Asher.
Otsukaresama untuk semua penghuni Durmstrang. Mohon maaf jika ada saya, Arthur dan kembarannya ada salah kata atau salah perbuatan. See you when I see you again.
After finishing the attendance check, Arthur bid farewell to Professor Rasmus, making sure to take one of the provided snacks with him. He then left the Quidditch field and headed back to the Katzenaugen dormitory to continue with his activities.
“Baiklah kalau begitu … kelas hari ini selesai. Ayo dibawa makanannya untuk mengganti energi yang hilang. Isi daftar hadir ya. Terima kasih semuanya, selamat sore, dan selamat beristirahat!”
🔗 [https://t.co/gj3nH5Pe3k]
𝐞𝐧𝐝 𝐨𝐟 𝐩𝐥𝐨𝐭.
Rasmus menyeringai. “Seru, ya? Memang begitu. Jadi Chaser itu seru. Apalagi kalau kamu terbang sambil bawa nama asrama … rasanya jadi double strike! Kira-kira siapa nih yang sudah tertarik menjadi Chaser?”
Jawaban: 333.190
“QUAFFLE IN EHRENADLER.”
“Camilla berhasil jawab 4 benar dari 5 pertanyaan. Arcturus juga keren nih berhasil menyalip Camilla lho tadi.”
Rasmus memperhatikan murid-muridnya. Beberapa masih berusaha menyeimbangkan diri di atas broomstick, sementara yang lain sudah terbang ke sana kemari, mencoba membangun feeling dan menyatu dengan broomstick mereka.
“Waktu menjawab 2 menit ya. Yuk … yuk semuanya fokus.”