Mentalitas Jepang dan Korea Selatan memang sudah berbeda.
Saat berhadapan dengan orang Eropa atau Amerika Latin sikap mereka di lapangan sudah penuh percaya diri.
Yang lain mungkin sudah lutut gemetar sampai pipis celana dikit.
Well, prediksi AI dan superkomputer setidaknya lumayan akurat.
Korea Selatan sukses menekuk Republik Ceko 2-1.
Tim Asia tak perlu minder lagi sama tim Eropa.
Iseng tanya ChatGPT dan lihat beberapa prediksi superkomputer lain, skor akhir mayoritas diprediksi Korea Selatan menang 1-0.
Kita lihat aja dulu seberapa akurat mereka.
0-0 di 45 menit pertama.
Korea Selatan gagah berani meladeni Republik Ceko.
Bermain terbuka & sempat hasilkan beberapa peluang.
Waspada di babak 2.
Republik Ceko bukan tim kemarin sore.
Tim Eropa dari segi taktikal sulit diprediksi.
Australia itu 2 tingkat diatas Indonesia.
Kalau kalah pun, tak perlu kaget.
Timnas senior yg parkir bus juga cuma bisa imbang 0-0 pas main kandang sebelum hancur lebur 1-4 saat bermain tandang.
Itu hal normal.
Australia sudah rutin bermain di Piala Dunia sejak tahun 2002.
Mereka juga lakukan proyek besar mulai dari akar rumput (akademi).
Sejak usia muda mereka sudah jago.
FYI, gol Cristiano Ronaldo (🇵🇹) di Piala Dunia baru menyentuh angka 8 gol.
Terbilang cukup rendah dan rasanya masih sangat jauh untuk setidaknya bisa mendekati rekor diatasnya.
Apalagi ini akan jadi Piala Dunia terakhirnya, rasanya akan jadi hal mustahil.
Kalau ingat Piala Dunia, sempat pernah berharap kalau Thomas Müller (🇩🇪) yg bakal jadi top scorer sepanjang masa disana.
Dia memulai dengan sangat baik di Piala Dunia 2010 dengan 5 gol. Kemudian bikin 5 gol lagi di Piala Dunia 2014.
Dia baru berumur 25 tahun waktu itu.
Yang terdekat dan kemungkinan besar masih bisa mengejar saat ini tentu saja Lionel Messi (🇦🇷).
13 gol miliknya berpeluang besar melampaui rekor lama tersebut.
Asal bisa bawa Argentina melaju sejauh mungkin, rasanya itu bakal tercapai.