@TamagoPost Sur / 1993
Cap jelek yang terdengar sampai telinga? Gak pernah. Gak tau yang di belakang punggung.
Dapat cep jelek begitu, responmu gimana, Mel?
️️ ️️
Ketakutannya akan kata terakhir kali, membungkus dirinya dengan rapat, jadi Mawar memutuskan untuk menerima tawaran milik Sur.
Ia bergeming, tidak sanggup meminta apa-apa.
(@piqtip)
@piqtip ️️ ️️
Ia memajukan posisi tubuhnya mendekat kearah Sur.
Mawar mengesampingkan gengsinya. Mungkin pelukan Sur dapat menjadi obat dari segala apa yang menjanggal di hatinya selama ini. Mungkin setelah ini ada hati yang lebih tenang, meski boroknya akan tetap menganga.
@ofthepoems Kali ini tatapan Sur dibalas Mawar, memanggil namanya pelan.
Tawarannya menggantung, tak ada tanda-tanda @ofthepoems ingin memeluknya.
“Gak mau?”
️️ ️️
Mawar berfikir kembali setelah tangisannya mereda. Kepalanya terangkat. Dengan muka yang basah dan mata yang sembab, ia menatap Sur lekat-lekat, badannya kaku. Bahkan jika ia ingin memeluk Sur lebih dulu, rasanya begitu sulit.
"Sur..."
(@piqtip)
️️ ️️
Isakkan Mawar masih mengalun, sementara Sur tidak juga beranjak. Ia kebingungan, tidak bisakah Sur langsung memeluknya saja tanpa harus bertanya?
Gengsi, tapi gadis itu juga tidak ingin kehilangan kesempatan.
@piqtip ️️ ️️
Mawar terjebak di antara keinginannya untuk memeluk Sur dengan erat dan rasa sesal yang membuatnya enggan mengangkat muka di depan pria itu.
Bagaimana jika ini benar terakhir kali?
Bagaimana jika Sur memang tidak akan kembali apapun yang terjadi?