Semakin dibuat-buat aturan supaya semua orang harus ikut BPJS kesehatan untuk harus ikuti kemauan dari kebijakan dari pembuatan keputusan.
Warga tidak akan keberatan ikut serta BPJS tapi apakah BPJS itu bisa memberikan layanan maksimal seperti asuransi swasta sekarang ini.
Saya rasa masih sangat jauh, akal-akalan. Jika BPJS sudah dibenahi bahkan sudah memberikan contoh bahwa layanan yang diberikab sudah maksimal tunjukan ke publik.
Dalam negeri:
Beberapa waktu belakangan ini kasus pasien menunggu hampir 8 jam belum ada juga progress penganganan karena pakai BPJS, akhirnya meregang nyawa.
Siklus lain tentu akan berdampak? Ya pastinya duit di BPJS itu sudah tak dapat diharapkan bahkan sudah menunjukan galbay. Implikasinya tentu keikutsertaan pemegang BPJS akan terganggu untuk berobat.
Ini baru pasien saja, belum lagi ke Rumah Sakitnya. Tentu nilai uang yang belum dibayar lebih gong lagi, mungkin saja bayaran yang sudah ditagih tak kunjung dibayar karena galbay tadi.
Siklus itu akan berputar, efeknya ke semua pihak yang akan kena. Tidak hanya pasien saja, Rumah Sakit dan aspek yang bekerja didalamnya tentu akan terdampak.
Siapa yang disalahkan? Pasien, Rumah Sakit? Tentu tidak .....
Bukan cari kambing hitam ... tapi ya begitu yang terjadi. Banyak keikutsertaan dan uangnya terkumpul di BPJS eeehhh digunakan untuk hal yang lain ..... dampaknya ya begitu jadinya ...
Luar Negeri:
Jika buat paspor harus ada BPJS silahkan saja diberlakukan tapi bisa gak digunakan di LN, minimal di ASEAN deh.
Didalam negeri aja sudah galbay begitu, mau dibawa ke ASEAN sudah tau jawabanya seperti apa ...
This is absolute cinema 🔥
🇺🇸JD Vance: "The problem with Abdul is that he claims to stand for the working people, and yet he opposed Trump's policies."
🇺🇸Abdul El-Sayed: "The problem with Trump is that he claims to stand for Americans, and yet he spent $200 billion in a war for Israel." 🔥
Abdul absolutely cooked him 🔥💪
🚨 BREAKING:
American commentator Ana Kasparian:
“Why am I working and paying taxes for a disgusting, genocidal regime?
I hate Israel, and I’m not afraid to say it.
Watching people being slaughtered... These are disgusting people.”
Di Muhammadiyah tak ada istilah habib dan sejak dari tahun 1995 dalam struktural kepengurusan Muhammadiyah juga tak lagi memakai gelar kyai apalagi gus.
Muhammadiyah lebih mengedepankan gelar yg diperoleh dari instusi pendidikan formal bukan berdasarkan keturunan siapa.
Nabi Nuh punya anak seorang kafir.
Nabi Ibrahim punya ayah seorang kafir.
Garis keturunan tak bisa menjadi jaminan.
Pernyataan ini tak ada hubungannya dengan video.
Kecuali anda faham yg saya maksud.
Iranian Foreign Minister Abbas Araghchi has called on the "international community" not to be complacent:
The creation of a new maritime route between Iran and Oman does not mean that the Strait of Hormuz will be reopened.
The current situation is a result of the United States' violation of the memorandum of understanding, and the United States must fully rectify these violations.
We will not allow the violations of the memorandum of understanding to go unpunished, and we will not allow Iran's sovereignty over the Strait of Hormuz to be questioned.
BREAKING:
Yemen's Ansarullah claims it struck an Aramco refinery in Jizan, Saudi Arabia using a suicide drone in response to Saudi drone incursions into Yemeni airspace.
The Jazan refinery processes 400,000 barrels of crude oil per day.
klarifikasi pemda bandung soal fee proyek 1 %:
- yp itu statusnya pppk paruh waktu
- bukan asn tetap
- plt kepala dinas putr fauzan azima bilang iyp udah ditegur dan terancam sanksi mutasi
- iyp diklarifikasi dan ngaku live itu emang dia yang lakuin
- tapi dia bantah kalau itu dilakuin pas jam kerja meski lokasinya di tempat kerja
📍🇷🇺🇮🇷 NEW:
Russian & Iranian scientists use 'laser sword' to combat cancer.
The new non-invasive laser therapy is aimed at treating glioblastoma — the most aggressive brain cancer, which has extremely poor outcomes with standard surgery/chemo/radiation treatment.
Inna lillahi wa inna ilaihi rooji’uun…
Sudah 6 tahun “bermain hubungan” dengan pelaku genosida..!
Meski Indonesia-Israel tidak memiliki hubungan diplomatik resmi, berbagai bentuk interaksi antara kedua negara terus berlangsung.
Salah satunya melalui program Israel-Indonesia Futures yang diusung oleh Israel-Asia Center, yaitu sebuah program pertukaran gagasan dan kepemimpinan yang mempertemukan peserta dari Indonesia dan Israel untuk berdialog, berbagi pengalaman, serta membangun jejaring profesional lintas sektor.
Program yang telah berjalan selama enam tahun ini menunjukkan bahwa ruang komunikasi antara Indonesia dan Israel tetap terbuka.
Melalui keterlibatan akademisi, pengusaha, profesional, aktivis, hingga pemimpin muda dari kedua negara.
Penyelenggara menyebut program ini bertujuan membangun jembatan hubungan antarmasyarakat (people-to-people relations), memperkuat dialog lintas budaya, serta membuka peluang kolaborasi di berbagai bidang.
Pendaftaran untuk angkatan berikutnya dijadwalkan dibuka pada September 2026, sementara program akan kembali diselenggarakan pada 2027.
Melalui website resminya israelasiacenter. org, penyelenggara menegaskan jika mereka tidak akan mempublikasikan pembicara, peserta, partner atau lainnya yang terlibat di program ini karena permasalahan sensitivitas antar kedua negara.
Sc. maju. idn
JD Vance is warning Benjamin Netanyahu’s administration not to mess around with the United States, saying they may end up losing everything.
Vance says Trump is their last ally because the entire world already hates them.
"If I were in the cabinet of the Israeli government, I might not be attacking the only powerful ally I have."
So here we have China laying bare the brutal facts:
Donald Trump:
"It is costing us $2 billion a day to reopen the Strait of Hormuz"
China's Foreign Minister:
"The Strait was open before the war. The root of the problem lies in your illegal operations against Iran; you created a global crisis out of nothing"
banyak yang nyangkal pake “emang kalau kemarin yang menang bukan prabowo indonesia akan lebih baik?”
ya betul, ngga ada yang bisa menjamin. tapi seengganya kita ngga akan denger kata “goblok,” “bajingan” dan “londo ireng” diucapkan di atas podium