Apa bedanya kedua orang ini? Dadan & Naniek sama-sama gak kompeten di BGN.
Presiden gak serius memperbaiki pelaksanaan MBG, cuma ganti penyakit dari kelamin ke mulut doang.
PERINGATAN UNTUK SODARA FERRY IRWANDI DAN UCAPAN TERIMA KASIH KEPADA PEMILIK AKUN IG : KUCING KECIL , YANG TELAG MENTAKEDOWN POSTINGAN DI BAWAH INI
Sodaraku pemilik akun IG Kucing Kecil sudah memahami Posisi saya dalam kegaduhan selama beberapa hari ke belakang, karena Fakta Yang sebenarnya tudingan tudingan tersebut tidak benar dan menjurus kepada Fitnah
SELANJUTNYA
Saya Hera Enica Lubis alias #Heraloebs dan pengacara saya sedang mempertimbangkan untuk melayangkan somasi kepada sodara Ferry Irwandi alias Ferry
Profesi: Konten kreator, YouTuber
Atas Tuduhan fitnah dan pencemaran nama baik serta tindakan menyerang kehormatan saya dengan menyebarkan tuduhan yang tidak benar dan bertujuan merugikan saya,
Cuitan saya yang dijadikan dasar Fitnah adalah kegelisahan saya dan netizen pada umumnya sebagai warga negara.
Cuitan saya dilayangkan setelah melihat dinamika yang sudah jauh lebih dulu berhembus di Tiktok, IG X dan media masa
Tidak ada Provokasi atau Hasutan untuk melakukan Pembakaran seperti yang dituduhkan
Tiindakan sodara ferry irwandi telah membatasi kebebasan berbicara dan berpendapat saya sebagai sesama warga negara.
Salam
Hera Loebs
Tak ketinggalan ucapan terima Kasih Kepad pihak-pihak yang telah mendukung saya
Sejak Polri dipisahkan dari ABRI pasca Reformasi, maka semua anggota kepolisian menjadi bagian dari masyarakat sipil. Mereka tunduk kepada Hukum Sipil. Itu mengapa, ketika ada anggota polisi yang melakukan pelanggaran pidana, dia disidangkan di Pengadilan Negeri, sama seperti masyarakat sipil lainnya.
Lalu apa beda polisi dengan sipil-sipil yang bukan polisi seperti kita? Bedanya, mereka mendapat mandat dari negara untuk menegakkan hukum kepada masyarakat sipil lainnya. Sebagai penegak hukum yang harus netral, mereka juga tidak punya hak berpolitik seperti kita. Tidak boleh ada "Parcok-Parcokan" atau tunduk kepada kepentingan politik manapun.
Kalau kemudian ada seorang sipil yang berunjuk rasa dengan cara anarkis, maka polisi bertugas untuk menangkap dan memprosesnya secara hukum. Bukannya justeru MEMUKUL atau MENGANIAYA.
Jika sipil menggebuk sipil, itu namanya bukan PEMOLISIAN, bukan juga penegakan hukum, tapi TAWURAN! — "jeruk makan jeruk".
Jadi tolong dipahami, bahwa masyarakat sipil dan polisi itu sejatinya tunduk kepada hukum yang sama. Masing-masing tidak boleh saling tindas (apalagi melindas). Keduanya harus saling menghargai dan mendukung, terutama dalam negara demokrasi yang berbasis SUPREMASI SIPIL seperti kita.
Tumpukan Masalah IKN
Dua petinggi Otorita Ibu Kota Nusantara tiba-tiba mundur. Ada yang bilang keduanya dipecat karena tak menunjukkan kinerja bagus melayani hasrat Presiden Joko Widodo.
#MajalahTempo
Bank adalah tempat paling aman untuk menyimpan uang.
Apalagi Bank BTN milik BUMN.
Kalau uang bisa hilang gini, gimana masyarakat mau percaya ?
Puluhan nasabah mendatangi kantor pusat Bank BTN menyusul kasus dugaan hilangnya uang nasabah di rekening.
https://t.co/f7J3C7Y4nK
Kalau UU ITE dipakai untuk menangkap orang yg repost video rekaman Bocor di Kabupaten Batubara, tunjukkan perbuatan dan pasal apa yg menurut polisi telah dilanggar? Polisi jangan asal melaksanakan pesan tanpa mengkaji norma secara benar. Harus ada gelar perkara dengan menghadirkan ahli yg menunjukkan sudah ada pelanggaran hukum. Kalau sudah ada umumkan siapa ahlinya, tunjukkan pelanggaran hukumnya. Saya siap memberi keterangan ahli terkait ITE kasus ini. Tidak ada pasal UU ITE yg lama maupun yg baru dari hasil Revisi kedua yg dilanggar di kasus ini, apalagi yg bisa dipakai untuk menangkap atau menahan orang yg ditersangkakan.
Koruptor melakukan korupsi tidak pernah puas hanya sekali. Semua pejabat korup yg ditangkap adalah mereka yg sudah kaya oleh korupsi2 sebelumnya. Mereka ditangkap karena keserakahan dan uang haram yg membuatnya ketagihan.
Jadi, korupsi terjadi bukan karena sang pejabat sudah kaya atau masih miskin, tapi karena mental dan moral pejabatnya sudah bobrok. Mereka terjebak dalam situasi: "jika saya tidak korupsi, orang lain yang akan mengkorupsi." Akhirnya para pejabat itu terbiasa menormalisasi uang korupsi sebagai rejeki.
Paham mas Bowo?
Rusaknya mental oknum2 aparat kepala desa dalam berpolitik ini adalah tanggung jawab moral presiden Jokowi. Pemerintah itu wajib memastikan Pemilu berlangsung jujur dan adil. Ironi saat Presiden justru jadi contoh buruk karena membela dan mendukung anaknya sbg cawapres 2024. Tindakan Jokowi telah merusak nilai2 Demokrasi negeri ini.
Bertahun-tahun jadi relawan @jokowi aman.
Giliran berseberangan dengan Jokowi, ditangkap jam tiga pagi.
Pak lurah ngeriii!!!🤦
#SavePalti#KamiBersamaPaltiwes
Salah satu sisi positif Sandiaga Uno adalah dia mengundurkan diri sebagai Wagub DKI saat maju sebagai cawapres di 2019.
Etika yang makin langka akhir2 ini.