OJOL STORY OF THE DAY
*baru mau pickup*
🗣️: atas nama handi ya ??
gw: oh bukan mas
(diem nunggu)
gw: mas bukan atas nama kay?
🗣️: (dia ngescroll) oh iya mas bener atas nama kay
(dijalan)
gw: tadi handi siapa mas?
🗣️: oh itu saya mas, salah baca
KOK BISA WOII BACA NAMA SENDIRI
terharu banget after office lagi meriang terus di manggarai naik krl arah bogor ada segerombolan anak remaja, dia masuk duluan terus dapet duduk tapi akhirnya berdiri lagi sambil mereka ngingetin satu sama lain, “kita berdiri aja guys kita kan abis main, biar yang duduk kaka yang pulang kerja” 🥺
sederhana tapi sangat menyentuh, semoga kalian selalu diberikan keringan yaa dek🥹
KONTEKSNYA :
jadi di salah satu sekolah korea selatan, seorang guru sedang melakukan praktik mengamati serangga, lalu guru tersebut melepaskan serangga serangga itu untuk bisa berinteraksi langsung dengan siswanya, ga di sangka ternyata serangganya terbang dan gurunya seneng, tapi siswa nya malah lari lari karena takut beberapa juga ada yang nangis, nah di foto ke 3 ada siswi cewek yang bawa raket nyamuk datang sebagai pahlawan buat matiin serangga serangganya😭😭
haii angkatan 24, 25, 26, dan angkatan pejuang ptn lain nya! aku jual akun pahamify ni🫰🏻ada bbrp to yang ga aku kerjaiin dan bisa dikerjaiin sama kalian nantii. dan pastinyaa masii bisa banget dong untuk snbt 2026😋 untuk lengkapnyaa bole dm yaah🫶🏻
#zonauang#zonajajanᅠ
Hormat untuk adik-adik mahasiswa di Merdeka Selatan. Mereka benar: Dana pendidikan adalah investasi masa depan, bukan 'bancakan' buat proyek MBG yang rawan korupsi & keracunan. Jangan korbankan kualitas otak bangsa demi populisme sesaat.
Sumber : wartakota
Apa ketakutan terbesar Lo?
Gua : Prabowo 2 periode. (Sumpah takut)
Terus nanti bakal ada peraturan
Buat bisa 3 periode
Polanya udah keliatan
Buruh di rangkul
Parpol semua didalam
Semua udah dikasih jatah
Tiba tiba seumur hidupp
Hukum Fisika dalam Pengereman Kereta Api.
Rasanya pilu banget denger berita kecelakaan Argo Bromo Anggrek dan KRL di Stasiun Bekasi Timur kemarin malam. Banyak keluarga yang tiba-tiba harus menerima kabar yang tidak mereka bayangkan sebelumnya. Aku turut berduka buat semua yang terdampak.
Di tengah duka itu, banyak yang mulai bertanya-tanya di kolom komentar: kenapa masinis tidak langsung ngerem? Kok bisa sampai tidak keburu berhenti?
Sebelum buru-buru menyalahkan, ada beberapa hal yang perlu kita pahami dulu. Soal fisika, soal inersia, momentum, dan energi.
Kereta api itu berat banget, satu rangkaian kereta jarak jauh beserta isinya bisa mencapai ratusan ton. Di sini, konsep fisika bernama inersia dan momentum masuk.
Inersia itu sederhananya adalah "keengganan" sebuah benda untuk mengubah kondisinya. Kalau diam, maunya tetap diam. Kalau bergerak, maunya tetap bergerak. Semakin berat bendanya, semakin besar inersianya, semakin susah kondisinya diubah.
Kita semua pernah ngerasain ini. Waktu naik motor dan tiba-tiba ngerem, badan kita reflek maju ke depan. Itu inersia. Tubuh kita "enggan" berhenti padahal motornya sudah berhenti.
Nah, kalau Momentum itu muncul saat sebuah benda mulai bergerak. Momentum adalah gabungan antara seberapa berat benda itu dan seberapa cepat dia melaju.
Nah, bayangkan itu terjadi pada benda seberat ratusan ton yang melaju di atas rel, dengan kecepatan tinggi. Sebesar apa momentumnya?
Momentum sebesar itu tidak bisa hilang begitu saja dalam hitungan detik, harus dilepaskan pelan-pelan lewat gesekan rem ke roda, dan roda ke jalan.
Nah, masalah berikutnya, roda kereta terbuat dari besi dan relnya juga besi. Gesekan antara keduanya jauh lebih kecil dibanding ban karet mobil di atas aspal.
Desain ini memang bikin kereta bisa melaju dengan efisien, tapi juga susah berhenti cepat. Kalau rem dipaksa sekuat tenaga, roda malah terkunci dan kereta akan tergelincir dan meluncur di atas rel, bukannya berhenti.
Kombinasi dari dua hal tadi menghasilkan jarak pengereman yang panjangnya bikin kaget. Kereta yang melaju 100 km/jam bisa memerlukan jarak lebih dari 1 kilometer untuk berhenti dengan aman. Masinis sudah harus mulai mengerem jauh sebelum halangan terlihat jelas.
Di kasus Bekasi kemarin, begitu KRL terhenti mendadak karena insiden taksi, Argo Bromo yang ada di belakangnya hampir tidak punya cukup jarak untuk bereaksi. Baru sebagian informasi sampai, sinyal langsung merah (sepertinya menandakan kereta sudah harus berhenti).
Investigasi masih berjalan, di kondisi duka ini, kita jangan menyalahkan siapapun.
Secara fisika, ini menunjukkan betapa kompleksnya keselamatan kereta api. Sistem sinyalnya, jarak amannya, semuanya dirancang karena kereta tidak bisa berhenti mendadak.
Makanya, kalau kamu lagi di perlintasan rel dan kereta sudah kelihatan, jangan coba-coba melintas. Masinis sudah pasti ngerem sekuat yang dia bisa. Tapi hukum fisika tidak peduli seberapa keras dia mencoba.
TRIK JAM TIDUR
BIAR PAS BANGUN GAK LEMES
1. Kalau lo harus bangun jam 7 pagi
Tidur di: 21.45 / 23.15 / 00.45 / 02.15
2. Kalau lo harus bangun jam 8 pagi
Tidur di: 22.45 / 00.15 / 01.45 / 03.15
3. Kalau lo harus bangun jam 6 pagi
Tidur di: 20.45 / 22.15 / 23.45 / 01.15
4. Kenapa jamnya aneh?
Karena tidur itu siklus (±90 menit),
kalau bangun di tengah siklus = badan lo
makin capek.
Fun fact: Virus penyakit seks menular pada manusia seperti herpes virus dan HIV disebabkan oleh konsumsi daging primata non-manusia seperti monyet dan kera. Penularan terjadi saat proses menguliti dan memotong daging di mana darahnya masuk ke luka kecil atau selaput mukosa.
Dogiyai Berdarah!
Bayangin aparat gabungan TNI/Polri melakukan penembakan membabi buta terhadap sipil & rumah warga di kampung-kampung
Itulah brutalitas aparat di Papua. Tiga warga Papua tewas dibunuh aparat
Kabar semacam ini selalu lepas dari perhatian publik & media!