Masyaa Allaah....tiada yg tau kalau kakek ini usia 95 thn ternyata dulunya seorang dosen di fakultas ternama dan gelar S3, di usia lansianya menikmati hidup apa adanya.... sangat bagus petuah hidup nya ...
Beliau berasal dr Sumbar ..
Apakah ada yg kenal?
โผ๏ธWARNING โผ๏ธ Ada pelaku pelecehan Verbal di kereta arah Garut-Purwakarta, kronologi :
kereta dari cicalengka sudah sangat penuh hingga banyak yg gak kebagian tempat duduk, aku dan beberapa orng berdiri di dekat pintu keluar kereta yg di sebelahnya ada toilet.
Ada segerombolan laki2, memakai sarung dan peci sekitar 7-8 orng, ada juga 3 orng yg membawa tas carier, mereka berdiri di dekat Toilet, saya dan bbrp saksi mendengar gerombolan tsb slalu berkata demikian "ADA YANG KE TOILET GA TAPI PERAWAN AJA, JANGAN BUKA PINTU KERETA KECUALI PERAWAN"
Sampai ada seorang penumpang perempuan yg izin mau ke toilet dan tau mereka bilang apa? " TEH PIPISNYA DI SIRAM GA?, TEH KALAU PIPIS JANGAN DI TUTUP PINTUNYA, TEH PIPISNYA MAU DI TEMENIN GA?, salah satu dari mereka juga bilang AWAS TEH ADA MUSANG BIRAHI " " MUSANG BIRAHI SAYA JADI BANGUN" kek wtf? Kan, Aku yg berada d sebelah mereka risih dan sempet ngomong " GAK SOPAN BGT".
terus mereka akhirnya masuk ke dalem gerbong buat duduk, beberapa menit kemudian ada penumpang perempuan & laki2 ( Mahasiwa ) melaporkan hal tsb ke satpam, mereka berkata segerombolan laki2 tsb cat calling dan berkata tidak senonoh.
Satpam & masinis entah pramugara kereta menegur mereka semua, terjadi kericuhan, ada banyak saksi kejadian termasuk saya, dan ada korban lain yg di "Cat calling'", situasi cukup memanas, beberapa orng meneriaki mereka cabul, menyuruh mereka turun, proses hukum, bahkan ada penumpang yg nampar mulut pelaku
Akhirnya segerombolan pelaku tsb di turunkan d ST kiaracondong ( kalau tidak salah) untuk di proses lebih lanjut, satpam & pramugara kereta meminta identitas pelapor, korban dan beberapa saksi, karena jelas korban tidak terima dgn hal tsb dan meminta mereka untuk d proses lebih lanjut.
Terimakasih kpd para saksi yg speak up, pelapor yang berani mengutaran kebenaran, serta para satpam dan pramugara kereta yang cepat tanggap dan tegas menanggapi kasus seperti ini.
Smoga tidak ada korban lain dan smoga kejadian yg sama tidak terulang kembali, jangan pernah takut untuk melaporkan pelaku pelecehan, baik verbal atau non verbal.
SC : maudyphoenix
Rumah dinas untuk prajurit aktif bukan untuk diwariskan ke anak cucu
Yang berjasa kepada bangsa ini bukan hanya orang tuamu saja, di republik ini ada ribuan orang yang juga berjuang untuk kemerdekaan, artinya ada jutaan juga keturunanya.
Aku hormat atas pengorbanan sang kakek, tapi kalo setiap orang menuntut yang sama bagaiman dengan jutaan keturunan pejuang2 lainnya.
Rumah dinas sudah ada aturannya ,untuk prajurit aktif bukan harta warisan atau Gono gini
@dittaprastiwi Rumah Dinas itu Milik Instansi yg bersangkutan.. Dimanapun jika sdh tdk berdinas aktif lagI, WAJIB PINDAH !! .. lalu alasan nya krn sdh Berjuang ?? kan sdh tahu masuk Tentara tuh berkorban Nyawa.. Kenapa dulu masuk Tentara ?!?! Yg reseh dan Bodoh biasa nya sih keturunan nya ๐คฆ๐ผโโ๏ธ
Rumah dinas prajurit itu sudah diatur dalam UU dan Kep Panglima TNI beserta aturan turunannya di masing-masing matra.
Rumah dinas TNI diatur berlapis:
- UU TNI (2004) โ menjamin hak perumahan
- UU Perumahan (2011) โ kerangka umum rumah negara
- PP Rumah Negara (1994) โ aturan inti status & penggunaan
- Permenhan โ teknis pelaksanaan
- Perpang/Perkas โ implementasi di lapangan
Banyak prajurit dan keluarganya masih terlena dengan keberadaan rumah dinas, bahwa itu bukan milik pribadi dan HARUS DIKEMBALIKAN setelah tidak lagi berdinas sebagai prajurit tapi lupa mempersiapkan rumah pribadi.
Kalau di TNI AU, prajurit diberikan waktu maksimal 2 tahun setelah pensiun utk tetap menempati rumah dinas, setelah itu harus pindah, kecuali yg gugur --> biasanya ada kebijakan khusus, misal sampai jandanya menikah lagi atau sampai anak2nya selesai kuliah. Dan biasanya diawali dengan surat pemberitahuan sampai 3x serta sosialisasi oleh lanud setempat (seringkali diacuhkan oleh bbrp keluarga).
Matra lain bahkan ada yg sampai prajurit tsb wafat, hal ini yg seringkali disalahartikan oleh keturunannya yg kebetulan tidak ada yg menjadi prajurit/ASN TNI.
No offense just two cents.