Nikel: No 1 di dunia
Timah: No 1 di dunia
Batu Bara: No 2 di dunia
Tembaga: No 5 di dunia
Emas: No 6 di dunia
Bauksit: No 6 di dunia
Lalu kenapa mata uang kita lemah?
Dibilang Indonesia gelap ga terima, terus yang gelap siapa??
star coba liat bagusnya training SM, anak2 SM bukan cuma bisa kloning visual sunbaenya tapi bisa kloning suara sunbae sunbae mereka jg 😭😭😭 TVXQ x RIIZE SEMUANYA KERENNN HARI INIII 🔥🔥
https://t.co/XLsqa6dclk
Banyak yang bilang tatapan Maya Regev kepada seorang pejuang Hamas adalah tatapan jatuh cinta. Ada yang mengaitkan dengan Stockholm syndrome. Apa itu? Suatu "gangguan psikologis", di mana korban penculikan justru memiliki rasa kasih sayang dan empati terhadap pelaku penculikan. Benarkah begitu?
Tentu saya kurang tahu. Yang jelas, hal ini menguatkan bukti-bukti bahwa Pejuang Hamas memperlakukan tawanan dengan baik, karena bukan hanya peristiwa Maya Regev ini saja. Banyak kesaksian para sandera yang positif tentang Hamas. Bahkan, infonya Zionis melarang para sandera yang dibebaskan ini untuk speak up di media.
Di satu sisi, kita bisa melihat bagaimana para tentara Israel memperlakukan tawanan Palestina dengan begitu keji dan kejam. Termasuk kepada anak-anak.
Dalam perang, tawan-menawan itu suatu hal yang biasa. Yang tak biasa adalah bagaimana para tawanan diperlakukan dengan baik, bahkan diberikan makanan yang sama dengan yang dimakan para penawan. Yang tak biasa adalah bagaimana seorang penawan menggendong anak yang ditawan, membimbing masuk ke mobil, dan bersikap ramah. Yang tak biasa adalah seorang anak dengan spontan tersenyum dan melambaikan tangan saat hendak berpisah dengan penawannya.
Ya, ini bukan perang biasa. Ini perang yang penuh dengan kemuliaan akhlak dan tata krama.