@mrtweepsID Just reminder guys, membangun kost itu = membangun ekosistem
Kalau ekosistem nya rusak, kedepannya bisnis kosan kalian gaakan sehat a.k.a udah jadi bom waktu aja
@mrtweepsID Senjata mematikan saya untuk penghuni LV di kos2an saya ya ini hehe. Bagi teman-teman yang tertarik ngekost daerah tangerang bisa cek link mamikos ku di bawah ya
Masih ada 7 property lagi yang aku pegang di Tangerang dan sekitarnya ๐
https://t.co/GqDfruVIEA
@asturobot3@mrtweepsID Itu lah kenapa setiap ada penghuni masuk ke kost saya ada kewajiban mengisi input kontak orangtua/terdekat๐
Terima kasih atas tambahannya, secara UX tenant sebenarnya case nya sangat jarang masuk ke ayat (2). Karena liat kaya gini aja udah ga nyaman buat pencari kost LV๐
Bismillahirrahmanirrahim, hari putusan sidang.
Sesungguhnya beserta kesulitan ada kemudahan, dan kebaikan teman2 sekalian sangat memudahkan kesulitan kami sekeluarga.
Terima kasih ya untuk dukungan baik seperti di bawah, bantu kami merasa ngga sendirian setiap menuju sidang. ๐๐ผ
Masih ada yang cari kost daerah Kelapa Dua, Gading Serpong dan sekitar nya?
Bisa cek dulu ke Kost Jabal ya, kamar nya sisa 7 unit dan baru Grand Launching 13 April kemarin
Terima kasih!
Google Maps
https://t.co/zKGuEuvQIu
Masih ada yang cari kost daerah Kelapa Dua, Gading Serpong dan sekitar nya?
Bisa cek dulu ke Kost Jabal ya, kamar nya sisa 7 unit dan baru Grand Launching 13 April kemarin
Terima kasih!
Google Maps
https://t.co/zKGuEuvQIu
Tonton kepanikan pejabat saat upaya mengkambinghitamkan Ibam runtuh di sidang ๐๐ผ
Masukan netral Ibam, dipelintir pejabat jadi Chromebook, sambil bilang itu arahan Ibam.
Pejabat tersebut akui terima aliran dana, dan membocorkan spek Chromebook ke vendor pemenang.
Tapi dia bebas, tidak jadi tersangka sama sekali, sedangkan Ibam dituntut 15 tahun penjara, denda Rp16,9 miliar, dan tambahan 7,5 tahun penjara jika tidak bisa bayar.
Dan kami sudah pasti tidak bisa bayar, Rp16,9 miliar itu dari salah paham surat saham, dan hanya "patut diduga" tanpa adanya bukti aliran dana sama sekali.
Tapi kebenaran sudah terungkap lewat fakta-fakta di persidangan.
Dari semua kebenaran yang terungkap, perkara Chromebook untuk kasus Ibam ini sebenarnya sederhana.
Ibam sebagai konsultan, sudah netral, profesional, tanpa kewenangan, tanpa kuasa, namun dikambinghitamkan pejabat-pejabat yang terlibat dalam pengadaan.
Kita tentu berharap proses hukum berjalan secara adil, jernih, dan berdasarkan fakta yang terungkap di persidangan.
Namun tuntutan 22,5 tahun yang tidak masuk akal dan penuh ketidakadilan seperti menampar harapan kami tersebut. Kekuatiran kami terhadap adanya kriminalisasi terstruktur semakin dalam.
Kini harapan kami tertumpu pada teman-teman sekalian yang membaca pesan kami.
Tolong, suarakan ketidakadilan ini.
Kepada Presiden Prabowo, kepada Komisi III DPR, kepada siapapun yang kita tahu punya kepedulian dan kemampuan menyediakan perlindungan hukum dari kriminalisasi.
Sembilan hari menuju putusan. Kita masih bisa jadikan perkara ini preseden baik bagi semua profesional yang ingin berbakti bagi negara dengan keahlian mereka.
Bahwa tetap bisa ada perlindungan hukum dari kriminalisasi bagi seluruh pekerja pengetahuan yang ingin bantu Indonesia.
Ada yang sedang mencari Kos2an dari Gading Serpong/Karawaci, Tangerang?
Kos nya baru aja Soft Launching bulan ini
Jika ada yang berminat bisa langsung hubungi aku ya. Terima kasih!