Pukulan telak bagi Saudi Arabia dari Iran.
Ketika utusan KSA datang memberikan penghormatan terakhir untuk Ali Khamenei, Iran menyambutnya dengan lantunan Ali 'Imran, ayat 13.
Ayat ini membicarakan soal pertempuran antara golongan Muslimin dengan Musyrikin di gelanggang Badar. Pertempuran yg sebenarnya didominiasi oleh golongan Musyrikin ini, baik dari segi kuantitas juga kualitas, ternyata mampu dimenangkan oleh golongan Muslimin.
Dengan pertolongan Allah, golongan Muslimin mampu merobohkan 900an lebih golongan Musyrikin, jumlah yg sebenarnya tidak sebanding dengan golongan Muslimin yg hanya menerjunkan 300an pasukan.
Jadi gini.. Iran memberikan pesan politik lewat ayat Al Quran saat pemakaman Ali Khamenei.
Saat delegasi negara lain datang ke pemakaman Sayyid Ali Khamenei untuk memberikan penghormatan terakhir.
Qari membacakan ayat Al Quran yang berbeda di setiap delegasi yang datang. Diduga ini terkait dengan hubungan Iran ke negara/entitas tersebut.
Kepada Saudi yang tak lain saingan Iran, disindir dengan Ali Imran ayat 13, yang menceritakan kemenangan kaum muslimin melawan musuh-musuhnya di Perang Badar, padahal jumlah mereka sedikit...
Ini menyindir Saudi yang dianggap tidak tegas dengan Amerika Serikat yang menyerang Iran dari wilayah Saudi.
Adapun kepada delegasi Turki, Iran melantunkan
فَضَّلَ اللَّهُ الْمُجَاهِدِينَ بِأَمْوَالِهِمْ وَأَنفُسِهِمْ عَلَى الْقَاعِدِينَ دَرَجَةً ۚ dan seterusnya..
"Allah melebihkan derajat orang-orang yang berjihad dengan harta dan jiwa mereka atas orang-orang yang duduk (tidak berjihad). (An Nisa 95)
Maksudnya di sini, Iran itu memahami dan menghargai posisi Turki yang netral (duduk) karena terkait dengan kepentingan nasional mereka. Yang membuat mereka tidak bisa seperti Iran.
Namun, Iran mengingatkan ke Turki bahwa melawan Amerika itu jauh lebih utama dan akan ditinggikan derajatnya sama Allah swt.
===
Bagi saya pribadi ini cerdik sih
Ini bukan memainkan ayat al quran, tetapi memberikan penghargaan sekaligus nasihat.
Memang dah orang Persia ini luar biasa gaya komunikasinya.
Menlu barusan klarifikasi, guys!
Alasan kenapa ga ada pejabat setingkat menteri, tidak bisa hadir untuk melayat ke Iran
Karena adanya pertimbangan teknis dan kesibukan pejabat.
Tapi akibatnya..
Dubes Indonesia yang melayat Alm. Ayatollah Ali Khamenei TIDAK DIKASIH AKSES ke area persemayaman beliau.
Soalnya, Iran hanya memperbolehkan pejabat setingkat menteri dan di atasnya untuk bisa masuk dan memberi penghormatan terakhir.
===
Padahal… kita punya 48 menteri dan 56 wakil menteri.
Wamenlu sendiri ada 3 orang. Salah satunya punya spesialisasi di Timur Tengah.
Bahkan kita bisa kirim Ketua DPR/MPR dan Utusan Khusus.
Masa sih semuanya pada ga bisa? Undangannya sudah diberikan oleh Iran sendiri loh.
Negara lain aja bisa kirim delegasi selevel menteri kok.
Wajar banyak yang bertanya-tanya, termasuk Dino Patti Djalal, soal keputusan pemerintah yang hanya mengirim dubes.
Padahal, ini Iran loh. Ini regional power di Timteng loh. Sayang banget kalau kita ga bisa berteman dengan Iran.
FOTO: KEMENLU, Khamenei (dot) ir
Diketahui: UMR di NTT = Rp2.4 juta.
Diminta: 400 KK di NTT belanja 1 juta per bulan = omset 400 juta.
Langkah taktis: setengah UMR warga dipakai untuk KDMP 🔥
#Prabowonomics#PrabowoMath
🚨 Dua kata lucu: Prabowo Ketipu 😭😭🤣🤣
padahal Prabowo mantan kopassus, punya banyak intel, temenan sama Donald Trump, ex-menteri pertahanan.. eh kena scam sama org India yg "ngaku2 jd CIA" 😭🤣
Emang harus clear makanya ada platformnya buat angkatan beginian.
Masalahnya ini jelas banget si orang yg lewat tu jalan ga masuk ke platform tapi di luar area platform, yg adalah area umum buat semua orang bukan cuma buat tripod & temen2nya si mbak.
Mirissss!!!
Baru sepekan dibuka kolam air di Lavella Green Lake City dah kayak kebanyakan sungai di Indonesia, jadi banyak sampah.
Tempat sampah banyak padahal di berbagai sisi.
alasan Prof. Stella Christie ikut bergabung ke kabinet Prabowo:
- Prabowo sangat mau mendengarkan
- Ia kaget karena tidak menyangka calon presiden terpilih semau itu mendengarkan masukan ilmiah.
- Melihat keseriusan Prabowo soal sains & teknologi
- Stella merasa Prabowo betul-betul ingin merealisasikan visinya memajukan Indonesia lewat sains dan teknologi, bukan sekadar formalitas.
- Cita-cita lama untuk berkontribusi ke Indonesia
- Kesempatan langka yang tak terulang
- ia mengakui hidupnya di luar negeri sudah sangat nyaman,
- tapi menganggap tawaran Prabowo sebagai "kehormatan besar"
- dan kesempatan yang tidak semua orang bisa dapatkan, sehingga ia rela melepas posisinya di luar negeri.
bernadya ternyata sampe sekarang masih ngekos:
- Dia bilang Aku selalu nyaman di kos gitu loh
- meski sudah punya 2 rumah
- dia merasa belum butuh-butuh amat untuk pindah:
- Enggak ada urgency gitu loh
- Rumah dianggaprepot dan perlu diurus, direnovasi, dimaintenance (khawatir bocor, dll)
- sementara di kos semua sudah beres diurus orang lain (satpam, OB ambilin paket).
- bagi dia kos adalah rumah versinya sendiri untuk bebas berkarya kapan saja tanpa gangguan