Stiker 'We Are The Yellow Jackets' yg ditempel di kaca belakang mobil itu nggak norak sama sekali. Justru bagus. Karena kita harus tau lo anak UI. Makasih ya udah ngasih tau kita guys!! Orang2 dari kampus swasta HARUS DENGKI melihat kalian!! Congrats!! Ga keliatan sombong kok!!
Cowok2 yang ngegantungin kunci mobil nya di pinggang. Kalian keren. Kalian macho. Ga ada SATU PUN yg mikir kalian keliatan pamer atau sok kaya. Gak ada!! Lanjut! Kalo bisa pas di cafe, kunci nya ditaro jg dimeja diatas handphone supaya satu dunia ini liat logo mobil lo!! Mantap!!
Eh Maudy STOP!!!
Lu let them , let them lu pinter , lu cantik , lu laku , lu senyum dikulum komentator, Kecinkkkk masuk 2M , KITE !!!! 🤣🤣🤣
HAHAHAHA
Makan cilok , Nasib ga berubah-ubah 😭
Ah pindah lagi lah ke Amerika Maudy, biar kita dapat Kerjaan Sisaan 🤣🤣😭😭 Maudy Ayunda
Maudy Ayunda ngobrol soal capeknya menghadapi berita buruk yang datang terus-terusan.
Kalau kamu, biasanya gimana menghadapi berita buruk? Coba komen!
Content Creator: Dian Reinis
Produser: Akhdi Martin
#MaudyAyunda#Karhutla#Berita#ngerant
KORBAN DEMO TADI MALAM🚨
KRONOLOGI MENINGGALNYA ALM BAMBANG SETIAWAK🥀😭
Terkait laporan mengenai jatuhnya korban jiwa dan korban luka di kawasan Pejompongan, berikut adalah rekonstruksi kronologi kejadian serta analisis mengenai dinamika tanggung jawab penanggung jawab aksi unjuk rasa wak.
KRONOLOGI KEJADIAN di PEJOMPONGAN
1. Eskalasi Larut Malam (27–28 Agustus 2026):
Memasuki dini hari, penumpukan dan pergerakan massa cair bergeser dari perimeter Gedung DPR/MPR RI dan Slipi menuju koridor Pejompongan Raya, Petamburan, dan Tanah Abang.
2. Bentrokan di Ruang Publik:
Di tengah kondisi lapangan yang minim penerangan dan gangguan sinyal seluler, terjadi gesekan fisik di area Pejompongan yang melibatkan kelompok massa tak dikenal. Dalam insiden tersebut, seorang warga bernama BAMBANG SETIAWAN dilaporkan meninggal dunia akibat pengeroyokan, sementara seorang pelajar bernama FATHUR mengalami luka-luka dan kondisi terkini masih dalam pemantauan medis.
3. Pembersihan Konten Digital:
Sejumlah rekaman video amatir yang mengabadikan insiden pengeroyokan tersebut sempat beredar di platform media sosial sebelum akhirnya diturunkan/takedown Diduga oleh Kementerian Komunikasi dan Digital untuk mencegah penyebaran konten kekerasan serta menjaga kondusivitas situasi.
EVALUASI TANGGUNG JAWAB PENYELENGGARAAN AKSI (AMPB)
Insiden tragis ini menyoroti persoalan krusial dalam manajemen unjuk rasa skala besar di ibu kota:
* Tanggung Jawab Hukum dan Moral Korlap:
Sesuai ketentuan UU No. 9 Tahun 1998 tentang Kemerdekaan Menyampaikan Pendapat di Muka Umum, penanggung jawab aksi dan koordinator lapangan (korlap) memiliki kewajiban mutlak untuk memimpin, mengendalikan, serta memastikan keselamatan peserta maupun warga sekitar hingga massa benar-benar membubarkan diri secara tertib.
* Kelemahan Pengendalian Massa Cair:
Tindakan meninggalkan lokasi aksi lebih awal /walkout oleh koordinator lapang ketika massa dalam jumlah besar sudah terkumpul mencerminkan kegagalan manajemen risiko. Hal ini menciptakan kekosongan kepemimpinan/power vacuum, yang membuat massa aksi murni berbaur dengan kelompok penyusup atau provokator tanpa ada alur evakuasi yang jelas.
* Penyalahgunaan Ruang Demokrasi:
Aksi unjuk rasa di ibu kota yang berujung pada kekerasan dan jatuhnya korban jiwa warga sipil merusak legitimasi perjuangan aspirasi masyarakat. Penyelenggaraan aksi tanpa kesiapan logistik, pengamanan internal/ satgas aksi, dan skema pembubaran yang matang sangat berisiko dimanfaatkan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.
Guna mencegah berulangnya insiden serupa, penegak hukum perlu melakukan investigasi tuntas atas tindak pidana pengeroyokan tersebut serta memanggil para penanggung jawab aksi untuk dimintai pertanggungjawaban sesuai dengan hukum yang berlaku.
Yang rame di Kpopers~
Risya Azzahra Natakusumah, anak Achmad Dimyati Natakusumah, Wakil Gubernur Banten.
Di saat para Kpopers nabung untuk ketemu idol, si Risya malah pake APBN buat ketemu idol dg estimasi 25jt-40jt++.
Iya, make APBN. Hebat & salut!
BENTROKAN DI MATRAMAN
Kronologi versi pedagang (saksi mata) dan polisi:
> 2 orang membeli sarapan, karena (mungkin) tidak dilayani dengan baik mereka pergi sambil geber geber motor (versi polisi)
> versi pedagang 2 orang naik motor sambil geber geber
> diteriaki oleh warga sekitar
> mereka kembali lagi membawa rombongan dan mencari orang yang tadi meneriaki
> tidak mendapati ybs, mereka merusak gerobak pedagang
> warga masuk dan memanggil bantuan
> warga balik menyerang ke markas kelompok tsb
> warga membakar kendaraan dan markas kelompok tsb
> 2 orang di evakuasi dari tkp ke RSCM
> 1 orang kritis dan meninggal dunia
Stay safe, jangan mudah terprovokasi.
Jaga kawan, jaga lingkungan,
JAGA JAKARTA.
Warga sipil biasa, tak bersenjata, nerobos hotel mewah memprotes pembahasan diam-diam UU TNI.
Warga sipil biasa, tak bersenjata, jadi saksi judicial review UU TNI di MK.
Warga sipil biasa, tak bersenjata, mengungkap pelaku kerusuhan Agustus 2025.
Kita menyebutnya: NYALI
Indonesia akan jadi negara yang bertahan paling akhir di PD 3, dikala dunia bertempur antar negara dengan rudal hypersonic, drone dan artileri tempurnya yang dahsyat. Kita sibuk makan MBG sampai kenyang sambil kritik pemerintah dawg