@budimandjatmiko@MIT China berambisi menjadi nomor 1 dunia di #ZamanAI
Mereka serius mulai dari keputusan Kongres PKC & Keputusan Dewan Negara untuk investasi, mendanai riset, hingga pendidikan dari dasar sampai tinggi.
@MIT Dan di #ZamanAI ini China berambisi utk jadi nomor 1 di dunia. Mereka serius banget mulai dr keputusan Kongres PKC & Keputusan Dewan Negara utk investasi, mendanai riset & pendidikannya mulai pendidikan dasar sampai pendidikan tinggi https://t.co/tCuZQRepF1
Jangan puas dengan fee rendah. Beralih ke Sociotizer yang memberikan Rp4 per-viewer secara flat tanpa syarat target besar.
link:
https://t.co/wNdKlCpMpA
#sociotizer
@budimandjatmiko@MIT Keren banget ya, AI malah bisa jadi peluang kerja buat emak-emak sama petani di desa. Bukan cuma buat anak muda urban, tapi bener-bener ngebuka pintu ekonomi sampai ke pelosok. Padat karya + teknologi tinggi, mantap.
#PindahKeAI
@MIT Bahkan fenomena #PindahKeAI pun sampai melibatkan emak2 & petani2 di perdesaan China utk membangun rantai pasok & rantai nilai industri AI (Akal Imitasi) yang PADAT KARYA utk mengentaskan kemiskinan! https://t.co/Z1WjIn9wW5
@budimandjatmiko Setuju. Kalau alat AI-nya masih dikunci dan mahal, ya cuma orang kaya yang diuntungkan. Harus open source biar semua orang bisa akses dan kembangkan.
#SosialismeDanAI
#SosialismeDanAI hanya bisa berlaku jika alat kerjanya pertama2 bisa digratiskan sehingga bisa diakses semua orang secara bebas (sumber kodenya terbuka, bisa dimanfaatkan & dikembangkan siapapun). Hasil kerjanya didistribusikan dgn cepat, akurat & terjangkau
@MellisA_An Gus Yaqut justru yang memikirkan keberlanjutan dana nilai manfaat agar tidak cepat tergerus. Ini kebijakan yang jauh ke depan, bukan pelanggaran.
Ini dokumen usulan kemenag untuk 8000 kuota tambahan diberikan sepenuhnya kepada haji reguler. Lalu dalam rapat selanjutnya tgl 22 Mei 2023 DPR justru mengusulkan untuk diserahkan kepada haji khusus saja dgn mempertimbangan suistanable dana nilai manfaaf. Mrk sampaikan bahaya jika setiap kuota tambahakan diberikan kepada haji reguler yg disubsidi dana manfaat. Bahaya dana nilai manfaat akan cepat tergerus sementara nilai manfaat juga hak jamaah tahun selanjutnya
@budimandjatmiko@elonmusk@TheEconomist Perubahan besar memang sering menuntut cara berpikir yang baru. Yang penting kita siap beradaptasi tanpa kehilangan kemampuan berpikir kritis.
#DuniaAI
@Franken_blues Gus Yaqut memang tidak terbukti terima uang. Yang jadi tersangka hanya karena kebijakan, bukan korupsi pribadi. KPK harus lebih hati-hati.
Gus Yaqut tdk terbukti terima uang atau keuntungan dari korupsi kuota haji.
Ditetapkan tersangka karena kebijakan atau diskresi yg dinilai salah oleh KPK.
Barbuk yg didapatkan KPK cuma HP milik orang lain.
Sementara saksi yg kembalikan uang tdk ada yg jadi tersangka.
Tragis!
@BosPurwa@YaqutCQoumas Lucu banget, orang lagi nunggu proses hukum aja udah diejekin gini. Kalau P21 = kalah, berarti semua orang yang pernah P21 otomatis bersalah ya? Logika hukumnya beneran sebegini dangkal?
@creeping5ilence Wah masih kangen teriak-teriak NKRI harga mati ya? Padahal Gus Yaqut udah bilang buka-bukaan di sidang. Kalau emang ada dalang, biar terungkap di pengadilan, bukan di postingan provokasi. Sabar nunggu fakta, jangan cuma ngelesin orang.
@MellisA_An Kuasa hukum udah paparin datanya dengan rapi. Gus Yaqut justru yang minta kuota tambahan buat jemaah reguler & lansia. Kok jadi disalahin?
KPK menyebutkan dalam prescon bahwa thn 2023 Gus yaqut melanggar kesepakatan awal dgn DPR yg meminta kuota tambahan sebanyak 8000 itu diberikan kpd haji khusus semua. Gus yaqut disalahkan krn akhirnya membagi dgn skema 92:8. Mrk menyebutkan bahkan membagi 92:8 itupun salah.
Padahal jelas-jelas dalam notulensi rapat bersama komisi 8 tsb justru komisi 8 yang menginginkan 8000 kuota tambahan diberikan sepenuhnha kepada haji khusus. Dan gus yaqut lah yg meminta diberikan kpd haji reguler krn pasca covid jamaah lansia sdh banyak dan 8000 kuota tambahan itu masih bisa diakomodir. Tapi lagi-lagi narasi dipaksakan. Fakta diputar balik. Prescon ini disiarkan scr umum dgn narasi yg bs dibantah dgn data dan fakta. Apakah spt ini asas praduga tak bersalah itu?
@Heraloebss Ini yang bikin publik bingung. Gus Yaqut sudah berulang kali bantah terima uang, tapi malah jadi tersangka utama. Sementara yang diuntungkan dari kuota haji masih aman-aman saja.
KEJANGGALAN STATUS TERSANGKA GUS YAQUT
Mengapa dalam kasus dugaan korupsi kuota haji 2023-2024 pihak2 yang disebut menerima aliran uang (seperti staf khusus dan pejabat terkait) atau yang memperoleh keuntungan tidak sah dari pengaturan kuota justru sebagian belum/ tidak langsung dijadikan tersangka❓
Sementara Gus Yaqut yang menurut kuasa hukumnya tidak menerima aliran dana justru telah menjadi tersangka?
Pertanyaan ini wajar muncul demi memastikan asas persamaan di hadapan hukum benar-benar ditegakkan. Tak sedik1it pula yang bertanya, apakah penanganan kasus ini murni didasarkan pada alat bukti, atau justru menimbulkan kesan bahwa Gus Yaqut,yang selama ini dikenal vokal menolak intoleransi, sedang menjadi sasaran. Jawaban yang transparan dari aparat penegak hukum sangat diperlukan agar kepercayaan publik tetap terjaga.
Sementara Gus Yaqut yang berulang kali membantah pernah menerima uang malah ditetapkan sebagai tersangka utama atas kebijakan diskresi pembagian kuota? Apakah penanganan kasus ini sesungguhnya menarget Gus Yaqut karena latar belakangnya sebagai tokoh yang selama ini berdiri kokoh menolak aksi dan gelombang intoleransi di Indonesia?