Bukan:
Hate seeing people exercise.
Tapi:
Just hate seeing rich people.
Karena kalau yang diposting itu jogging keliling kompleks, lari CFD, atau futsal tiap Jumat, hampir gak ada yang ribut.
Orang bereaksi bukan karena aktivitasnya.
Tapi simbol yang ikut nempel di aktivitas itu.
Pilates.
Padel.
Membership jutaan.
Outfit olahraga belasan juta.
Brunch setelah workout.
Story estetik jam 10 pagi di hari kerja.
Olahraganya cuma 1 jam.
Lifestyle-nya yang dipamerin seharian.
Dan ketika sesuatu terasa seperti penanda kelas sosial, komentar sinis pasti lebih gampang muncul.
Lucunya, kalau besok pilates bisa dilakukan gratis di lapangan dekat rumah, kemungkinan besar separuh nyinyirnya langsung hilang.
Jadi masalahnya bukan exercise.
Tapi privilege yang kelihatan lewat exercise.
3 orang disekap, kaki diborgol, selama 3 MINGGU.
Di tengah Jakarta.
Di percetakan yang katanya "paling ramai, pekerjanya paling banyak."
Yang bongkar bukan polisi rutin patroli.
Bukan dinas tenaga kerja.
Bukan RT/RW.
Tapi LBH yang nyasar masuk buat ngira mau nyetak dokumen.
Tetangga warung yang tiap hari anter kopi ke lantai 2 itu bilang sendiri: "enggak curiga... mikirnya pulang kampung."
Coba bayangin. 3 minggu.
Manusia diborgol kakinya.
Dan sistem di sekitarnya : tetangga, sesama pekerja, lingkungan,ettingannya default-nya "gak nanya-nanya, gak curiga, anggep normal aja."
Motifnya pun receh: bos curiga ada pelat dicuri, terus solusinya nyekap-masung anak buah sendiri selama 3 minggu, bukan lapor polisi.
Ini bukan soal satu bos jahat doang.
Ini soal kenapa di republik ini, seorang manusia bisa hilang kebebasannya selama 21 hari di tengah kota, dan baru ketahuan gara-gara kebetulan ada orang LBH nyasar masuk.
Kalau yang nyelametin mereka itu kebetulan, bukan sistem , terus selama ini berapa banyak ruang serupa yang gak punya LBH yang nyasar?
😳
Meikarta 2020:
15.722 kreditur gugat pailit. Total tagihan: Rp 7 triliun.
Meikarta 2023:
Konsumen yang nuntut haknya DIGUGAT BALIK Rp 56 miliar ,tuduhan "pencemaran nama baik."
Gugatan dicabut setelah publik marah.
Meikarta 2026:
Tanahnya dihibahkan ke negara. Seremoni. Tepuk tangan.
Kewajiban ke konsumen yang udah cicil bertahun-tahun?
Masih "proses bertahap."
Kalau memang niat bantu rakyat , kenapa uang konsumen yang belum balik itu nggak kelar dulu sebelum seremoni hibah?
🤔
Orang sarjana, s2, s3 mungkin lebih banyak yang omset 10jt lebih
Kalo soal beginian selalu idem dengan statement dr Ryu Hasan ke anaknya yang gamau kuliah
“Dari 2 milliar orang orang yang ga sekolah, berapa orang yang kayak Steve Jobs (ga skolah tapi sukses)?
lalu dari jutaan direktur, berapa yang ga sekolah?
Pikirkan sendiri!
Jadi, tugasmu sekolah itu bukan untuk jadi apa2, tapi untuk MEMPERBESAR KEMUNGKINAN kamu hidup layak, karena gaada yang menjamin hidupmu kaya gimana nanti”
Pertamax naik: Rp 12.300 → Rp 16.250/liter.
Pertamax Green: Rp 12.900 → Rp 17.000/liter.
Waktu naik: tidak ada pengumuman dramatis. Langsung berlaku.
Harga minyak dunia sekarang turun ke US$71-74/barel.
Respons resmi Pertamina:
Komisaris Utama bicara ke media dulu.
Lalu akan diskusi dengan Direksi.
Lalu koordinasi dengan ESDM.
Lalu: "Insya Allah, doakan, mudah-mudahan bisa turun."
Naik: otomatis.
Turun: butuh doa.
Satu pertanyaan sederhana:
Kalau harga minyak dunia naik, Pertamina langsung tahu caranya. Kenapa kalau turun, tiba-tiba perlu prosedur panjang dan harapan?
Bulan lalu ibuku ulang tahun ke-55.
Aku tanya di telepon: "Bu, mau kado apa?"
Dia jawab: "Gak usah. Ibu gak butuh apa-apa."
Aku maksa: "Serius Bu, apapun."
Dia mikirlama. Lalu bilang: "Ibu bingung. Ibu gak tau mau apa."
Aku ketawa waktu itu. Kirain bercanda.
Sekarang,setelah aku pikir ulang,
itu ga bercanda.
Ibu benar-benar sudah ga tahu apa yang dia inginkan.
Dan aku baru paham kenapa.
Enakan nikah dipestain mewah gede gedean sama mertua, pulang ke rumah yang dibeliin mertua pake mobil yang dibeliin mertua juga.
Gausah romantisasi nikah di KUA dengan narasi mendiskreditkan nikah mewah.
Gapapa nikah mewah, gapapa nikah di KUA.
Gapapa tinggal sendiri, gapapa juga tinggal sama mertua.
Yang ga boleh banding bandingin orang lain sama kehidupan kita.
" Seorang pria di Batang jadi tersangka usai mengubah sawahnya menjadi tambak udang. Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Jawa Tengah menyebut pria tersebut diduga melakukan tindak pidana alih fungsi Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan "
Waahhhh bapak ini coba suruh ke Kalimantan dimana hutan di tebang di jadikan IKN. Atau ke Sulawesi, Sumatera dimana hutan di alih fungsikan sebagai kebun sawit ! Kalo seorang pemilik sawah aja bisa di begitukan kenapa tidak berlaku ke orang yg telah membabat sawah untuk mendirikan bangunan kopdes merah putih !?
Giliran sama rakyat kecil aja guwalaknya bukan main, coba kalo sama oligarki udah nunduk2 itu.
Before the start of the World Cup:
1- Iraqi player Aymen Hussein was detained at the airport for 7 hours.
2- Japan national team complained that the stadium pitches were unsuitable for play.
3- The Iranian Football Federation has condemned, in an official statement, the United States’ refusal to grant entry visas to a number of Iranian officials ahead of the 2026 FIFA World Cup
4- Some national teams, including Norway, complained about the extremely high temperatures.
5- It is expected that a large number of matches may be suspended due weather conditions.
We are likely to witness many negative issues and failures because the United States is not a suitable country for football or for hosting major international tournaments.
Yang seharusnya tidak mahal ;
- BUAH,
- BUKU.
- DAGING
- SAYUR Fix
- Sekolah
- Faskes
- Minyak kelapa sawit
- Seafood
Yang harusnya naik:
- Gaji
- Pasar saham
- ekonomi negara
- Daya Beli masyarakat...
Amin Abdullah was the guard at the mosque in San Diego for years.
He was key in stopping the shooters from reaching the children today.
This was his final post on Facebook.
Dunia Mulai Kehilangan Warna?
Coba lihat ke sekelilingmu Mobil-mobil yang melintas, fasad gedung perkantoran, hingga gadget milikmu, kini didominasi oleh empat warna utama: putih, hitam, abu-abu, dan perak.
Berdasarkan riset global dari para ahli industri, kombinasi warna netral ini bahkan telah mendominasi lebih dari 80% pasar kendaraan baru di seluruh dunia.
Padahal beberapa dekade lalu, pemandangan kota masih dihiasi oleh merah yang menyala, hijau segar, dan kuning cerah.
Kira2 apa ya penyebabnya?
Agak campur aduk rasanya tentang hal ini. Yang fatal telah dia lakukan sebagai MC adakah kesalahan improvisasi yang buruk, terutama di acara semi-formal/institusional seperti LCC MPR. MC seharusnya bisa bilang sesuatu yang lebih netral, misalnya: “Bagaimana pendapat dewan juri? Apakah kita bisa melihat tayangan ulang?”Atau “Kita tanyakan dulu ke panitia apakah ada kesempatan review.” Daripada meremehkan protes peserta.
Realitas industri MC di Indonesia reputasi sangat penting. Satu kesalahan viral bisa langsung berdampak pada job berikutnya. Tapi memutus kontrak secara resmi hanya karena satu kekhilafan (yang sudah dia minta maaf) terasa seperti perusahaan ingin cepat “cuci tangan” demi citra mereka sendiri, bukan karena kesalahan fatal.
Menurutku memutus hubungan kerja adalah reaksi berlebihan yang tidak proporsional dengan tingkat kesalahannya. Yang lebih bertanggung jawab sebenarnya adalah juri yang tidak profesional, panitia yang tidak mengantisipasi situasi tegang, dan budaya “cari kambing hitam” di media sosial.
maaf OOT, sejak aku pindah ke ostrali, aku tu sering posting kakatua karena emang banyak di sini (di sekitar rumah, di taman, dimana2)
Reaksi temen/kerabat di Jakarta liat kalo aku posting kakatua:
"Kita punya nih" (gatau beli di mana, tp dikandangin)
"Kak tangkep aja di Indo bisa 10juta harganya"
ini gak cuma kakatua tp burung dara juga diginiin "wah banyak ya burung dara di sama, kalo di sini udah tangkepin atau digoreng"
apakah memang banyak yg mindsetnya bgitchuuu gabisa liat hewan liar hidup dgn semestinya, dan ya, berdampingan.
(Jadi inget suamiku kmaren lagi joging tb2 ada uler lewat depan dia juga dia biasa aja 😂😂)