️ ️️
I stare at the salad sitting on the counter, then glance toward the windows as another loud crack of thunder shakes the house.
“You’ve gotta be kidding me.”
️ ️️
️ ️️
Setelah pelayan mencatat seluruh pesanan dan berlalu, suasana di meja kembali tenang. Eiken menyandarkan punggungnya ke kursi sambil melipat kedua tangan di depan dada.
"So." Sudut bibirnya bergerak tipis. "How was Singapore @NISKASWARA?"
️ ️️
️ ️️
𝙎𝘼𝙏𝙐𝙍𝘿𝘼𝙔, AUGUST 8.
Eiken akhirnya menepati janji makan malam yang sempat tertunda sebelumnya. Katanya, Illyanné baru kembali dari Singapore siang tadi bersama teman dekatnya, (c)
️ ️️
️ ️
Eiken mengangkat tangan, memberi isyarat kepada salah satu pelayan yang melintas di dekat meja mereka. Setelah pelayan itu mendekat, ia menyampaikan pesanan satu per satu dengan tenang.
"One seafood fried rice, one satay, one grilled fish, and three waters, please."
️ ️
️ ️️
"I'm getting grilled fish." Ia melirik daftar menu yang masih terbuka di hadapan @NISKASWARA. "Order the fried rice. Get the salted egg prawns. Then steal a little from Elias' plate and a little from mine."
"Unless you're still thinking about the seafood noodles."
️ ️
️ ️️
"Saté." Keputusannya sudah bulat. Dari seberang meja, Elias langsung mengangguk. "Definitely saté."
Eiken menggelengkan kepala lalu kembali alihkan perhatian kepada Illyanné. Tawaran untuk berbagi makanan membuat tatapannya tertahan pada gadis di hadapannya.
️ ️️
️ ️️
"Dat klopt niet!" protes Elias cepat.
Sudut bibir Eiken bergerak. Ia kemudian mengalihkan perhatian kepada @NISKASWARA yang tampaknya masih jauh lebih tertarik pada makanan daripada apa pun di sekitarnya. "Order whatever you want."
️ ️️
️ ️️
"Ik weet het nog niet." Jemarinya bergerak mengikuti daftar makanan yang tertulis. "Misschien saté."
Eiken melirik sekilas ke arah adiknya, lalu kembali menutup buku menu di tangannya. "He's not sharing his food."
️ ️️