5 tahun lalu bersyukur bgt bisa berangkat kerja ke Jepang setelah berjuang belajar bahasa Jepang dari nol sampe dapet N3.
Dulu:
• Sehari belajar >8 jam
• Ngulang buku minna no nihongo 1 (3x)
• Hafalin semua kotoba di buku minna
• Ga lulus ujian N4 (1x)
• Mensetsu (1x)
• Total waktu (1thn)
• Biaya buat berangkat (gratis)
Sekarang:
• Udah lulus N2
• Bisa sharing ilmu bahasa Jepang yg didapatkan pas kerja di sana dgn harga terjangkau
• Bisa bantu temen2 yg belajar dari nol sampe lulus JLPT N5, N4 & N3
• Skrg lagi ngajarin suami bahasa Jepang supaya bisa kerja di sana terus bisa bantu sharing soal Jepang lebih banyak dan bisa ngebukain jalan untuk temen2 yg mau ke Jepang juga
Menjauhlah dari orang orang yang merasa menjadi korban dari kesalahan yang mereka buat, serius orang orang kayak gini beneran ada. Mereka suka banget berlagak seperti korban, padahal mereka tersangkanya dan kalau lu imbangin kelakuannya, mereka langsung marah dan nganggep elu penjahatnya.
Kalo ketemu orang orang seperti ini, mending kabur sejauh jauhnya, orang orang kek gini ga bakalan bisa berubah.
@pandji Manusia2 yg galak bin arogan sama waiter, kasir, teller, CS, resepsionis, OB itu tipikal manusia yg gak pernah kerja dan gak pernah napak tanah bang🤣😂
katanya mau karir bagus, tapi tahajud aja gamau. katanya mau hidup dipermudah, tapi bangun 2 rakaat sebelum subuh aja susah. katanya mau dilancarkan rezekinya, tapi sholat dhuha aja ga pernah, katanya hidupnya pengen diperbaiki, tapi sholat wajib aja masih sering kelewat.
berjuanglah secara diam, menyusun rencana secara matang, menyusun plan-plan masa depan, dan meledak pada waktunya. selalu terapkan ‘hide the process’ agar orang lain tidak bisa menebak dirimu, sejatinya mereka benci kemajuanmu.
Dalam pelukan wanita pintar, pria miskin bisa tumbuh jadi kaya. Tapi digenggaman wanita cantik tanpa isi kepala, raja pun bisa kehilangan tahtanya.
Yang jadi persoalan, di zaman sekarang wanita pintar mana yang mau meluk pria miskin?
jangan beritahu siapapun tentang perasaanmu dan juga lukamu, belajarlah bangkit sendiri, belajarlah untuk menghibur diri sendiri tidak peduli betapa sedihnya dirimu.
jangan menyerah, kuburlah setiap perasaan burukmu dalam-dalam dan tersenyumlah, seakan tidak terjadi apa-apa.
Ali bin Abi Thalib juga memberikan banyak nasihat tentang jodoh, salah satunya adalah, "Jangan menikahkan wanita yang hanya dilihat dari kecantikannya saja, karena kecantikan akan pudar, namun jodoh akan terus bertahan." Beliau juga memperingatkan agar kita tidak tergesa-gesa dalam memilih pasangan, dan lebih mengedepankan kebaikan batin dan akhlak yang baik.
Percayalah, akan ada waktu dimana kamu bisa melepaskan sesuatu yang memang sudah waktunya untuk dilepaskan.
Ga peduli sesayang apapun itu, secinta apapun itu dan selama apapun itu dimulai.
Karena terkadang, hal-hal yang awalnya menyakitkan itu justru bisa memberikan sebuah jalan menuju kebahagiaan.
Biarkanlah dirimu itu sembuh, tumbuh dan berbahagia sebagai mungkin seperti sedia kala lagi.
Apresiasi untuk setiap orang yang sedang berjuang memperbaiki hidupnya.
Sendirian. Tanpa saudara kaya. Tanpa bantuan siapa pun. Tanpa uang dari ayah. Bahkan setelah melewati kekalahan dan tidak dihargai, masih tetap berdiri tegak.
Percayalah, kamu akan mencapai banyak hal dalam hidup.