Baca komen di MV Sal Priadi
“Untuk seluruh anak,
jika bapakmu gak judi online, gak merokok, gak gila perempuan, gak malas, tapi masih kurang waktu dan uang, percayalah dia sebenarnya sudah berjuang. Hanya nasib dan takdirnya saja yang belum seberuntung itu untuk membahagiakanmu sebagai anaknya dengan uang dan waktu.” 🥹
Saya suka merasa layanan pemerintah itu sering banget pakai istilah bahasa hukum atau singkatan internal masing-masing.
Memang itu akan memudahkan pelaporan dan administrasi negara, tapi kan jadi sering menyusahkan masyarakat awam.
Contoh, ada pertanyaan di Coretax
“Apakah anda menerima penghasilan yang tidak termasuk objek pajak?”
Kan bisa diganti…
“Apakah Anda menerima uang yang bebas pajak (seperti warisan atau hibah)?”
Istilah "objek pajak" itu sering bikin dahi berkerut karena terdengar seperti bahasa hukum yang berat.
Intinya, pertanyaan itu kan ingin tahu apakah kita punya pemasukan yang bebas pajak atau kagak.
WE FOUND IT! We trekked day and night through tiger-patrolled Sumatran rainforests accessible only under permit for this: Rafflesia hasseltii. Few people have ever seen this flower, and we watched it open by night. Magic.
> Kuliah Ekonomi Akuntansi
> 3 hari setelah wisuda kerja jadi guru seni tari
> tahun depannya jadi Wakepsek Humas sampai 6 tahun
> Tiba2 skrg ngurusin bidang pariwisata dan multimedia
The reason why I will never go back living in Jakarta. It is just getting worse over time.
I love my privilege living only 2.5KM from my workplace, allowing me to commute by bike less than 15 minutes. This is now my criteria to consider where to live and work.