Aktor intelektual tidak terungkap, aktor lapangan tidak jadi dipecat.
Setelah ini, siapapun bisa mengalami ini, disiram air keras, diteror, dibunuh, para pelakunya dilindungi negara.
guys,
- tali BH keliatan itu normal
- pakai pembalut itu normal
- bawa pembalut di tas itu normal
- noda darah haid di celana itu bisa kejadian dan normal
- beli pembalut di kasir itu normal
- bulu badan tumbuh itu normal
- punya stretch marks itu normal
- jerawatan itu normal
- nggak selalu tampil cantik/rapi itu normal
- nangis karena hal kecil itu normal
- bilang “aku lagi capek” itu normal
being a woman is literally just having a body. please let women exist without making everything embarrassing.
Karhutla yang sibuk handle malah Malaysia
Krakatau erupsi yang sibuk mantau dan planning mitigasi malah Jepang
Punya Presiden tapi perannya kek owner catering anjir! MBG doang yg diomongin, jelek
Paparan abu vulkanik yang sampai ke Jakarta aja uda menganggu, gimana Saudara kita yang terpapar Asap Kebakaran Hutan di Kalimantan, Sumatera dan lainnya selama berminggu-minggu.
Yang sekitaran Stasiun Sudirman & MRT Dukuh Atas, yuk bantu larisin dagangannya kakek Azuar. Beliau menjual gantungan kunci boneka yang lucu-lucu, harganya 15rb saja, kakek hanya berjualan dari sore hingga jam 10 malam.
Yang paling menyebalkan dari seluruh berita buruk Indonesia belakangan ini, Sumatera banjir, keracunan mbg, gempa bumi NTT dan dibakarnya hutan Kalimantan adalah; presiden dan pemerintah seolah bersikap Indonesia baik-baik aja.
Padahal korbannya ada bukan sekedar angka tapi nyawa
Dear warga di 2029 nanti, memohon dengan sangaaat untuk gak kayak gini lagi ya please banget. Pilpres itu bukan ajang kompetisi, bukan soal kalah menang tapi tanggung jawab ke negara loh. Urusannya nyawa ratusan juta orang termasuk dirimu. Stop goblok ya.