Di umur 30-an, kesepian terasa beda.
Bukan soal gak punya teman, tapi soal "nggak semua orang bisa diajak ngobrol sedalam yang kita butuh"
Obrolan ringan tetap ada, tapi jarang yang nyentuh isi kepala dan hati.
Kita mulai milih diam daripada basa-basi, milih sendiri daripada merasa gak nyambung. Dan itu bukan sombong atau antisosial. Itu tanda kita makin kenal diri sendiri.
Kesepian seperti ini normal bahkan sering jadi pintu ke kedewasaan emosional.
Selalu menarik memang karya-karyanya bang @jokoanwar hidup lebih lama bang, supaya sampai tua saya gak kehabisan tontonan film Indonesia yang seleranya saya banget. Salam buat orang orang keren dibalik layar, terutama divisi ART nya! Apikkk
Filmnya jelek.
Banyak yang nonton purely karena kredibilitas Jokan sebagai director. Salah satunya saya. Ekspektasi saya ketinggian 🥲
Terlalu banyak yg mau dibahas dan dikritik sampe keliatan maksa dari segi dialog maupun storytelling.
Aku coba review. Spoiler dikit.
Terakhir, apresiasi yang sebesar-besarnya untuk om Kiki Narendra. Saya ngefans banget om dari pas series Nightmares and Daydreams dan Pengepungan di Bukit Duri, bukan karakter utama tapi actingnya itu sangat membekas. Apalagi pas ngobrol sama si rakabuming. Cok penjilat handal.
Selama nonton cuma nungguin “hasil karya” setannya. Dan gong banget emang pas hasil karya terakhir! Amazed. Bang @jokoanwar ajak saya jadi figuran di projectmu banggg.
Jarang2 di pemutaran bioskop biasa (bukan special screening atau gala premier), penonton pada tepuk tangan pas filmnya selesai.
GHOST IN THE CELL nampilin kematian berdarah yang brutal sekaligus artsy. Comedic timing-nya sempurna, lucu banget. Soo damn good. Highly recommended!