Sedianya Letto akan konser di Kuala Lumpur awal Januari. Tapi apa daya, postponed. Situasi KL sangat buruk akibat asap karhutla. Saya sangat malu sbagai manusia Indonesia, berkali-kali justru sy yg meminta maaf krn postponed ini. "Oh tidak perlu, ini bukan salahmu. Kami yg harus minta maaf krn terpaksa postponed".
Keadaan skrg, asap menyelimuti KL di level mengganggu. Bbrp wktu lalu ada 3 siswa meninggal ketika pulang dr sekolah (krn tutup akibat asap), akibat menabrak lori(?). Ya, meninggal.
Netijen MY masif melakukan aksi boikot smua produk IND, trmasuk ya band²annya. Kopi Kenangan yg sangat tenar di sana pun skrg sepi. Kalau mrk bilang boikot, means boikot beneran. Gak kayak kita yg cuma bacot saja.
Salah 1 gubernur Kalimantan nonton F1 dan liburan di Singapura. Mentri koasu tetap menjabat. Paprabs menerima info tinggal 630an Ha hutan yg terbakar.
Pemrentah Ind adalah seburuk²nya kumpulan manusia yg berserikat, yg masih hidup di dunia. Mantan pejabat yg punya saham karhutla di rezim lalu berganti casting menyoal ke pemerintah; seakan kita buta peran jahat mereka, dulu.
@prabowo@RajaJuliAntoni tedi bahlil jkowi dan kronimu, saya tidak akan pernah membuang doa utk kalian. Kalian hanya pantas menerima sumpah buruk dari saya dan orang² yg kalian paksa sakit, menderita, dan tidak sanggup berbuat apa².
Kekuasaan yang dikelilingi pembohong dan ABS adalah salah satu akar lambatnya penanganan karhutla saat ini. Pemda yang inkompeten dan gapunya empati. Menteri dan Kepala Badan yang memberi informasi palsu. Dan setiap hari masyarakat kian hidup normal dengan asap beracun
Genap 10 hari lalu kami bersama teman-teman muda di Kalimantan mendesak 8 tuntutan dan menyerukan Presiden serta jajarannya berkantor langsung di Kalimantan. Tidak ada jalan lain. Buktikan omongan kami bahwa banyak pembohong di seklilingnya dengan Presiden turun langsung melihat penderitaan rakyat!
⚠️𝗧𝗪 // 𝗔𝗕𝗨𝗦𝗘𝗠𝗘𝗡𝗧!
Silakan Handai Tolan tengok dan perhatikan secara seksama rekaman layar ini. Kami tampilkan ke Handai Tolan sekelian dampak nyata apabila pekerja tidak memiliki serikat, apalagi yang kita bicarakan ini adalah Kepala SPPG.
Kepala SPPG Cikande, Julang, Serang, Banten ini mengaku dihajar habis-habisan oleh mitra HINGGA PATAH KAKI. Penyebabnya? Karena mitra tidak berterima rumahnya satu aliran listrik dengan dapur SPPG yang ia (mitra) miliki sendiri. Memang aneh. Dapur-dapur dia sendiri, ada problema layout / tata desain bangunan kok yang jadi samsak pihak Kepala SPPG(??)
Ajakan kami untuk berserikat sudah sejak Agustus, tapi entah, mungkin kami se-powerless itu hingga suara persuasif kami tak bisa menembus satupun kuping pejabat Kepala SPPG. Kami jelas sangat amat ingin membantu mereka; entah dalam hal pengadvokasian, berjejaring, penghubung / koneksi pada pihak-pihak tertentu, dll. Tapi apa boleh buat. Mungkin memang betul adanya, mungkin cita-cita utopis memantik suatu kelompok pekerja untuk berserikat itu membutuhkan waktu, kesabaran, dan tenaga yang 'lebih'. Tapi kuat atau tidak kuatnya kami jelas kerap menjadi pertanyaan bagi kami sendiri.
Menilik hampir saban hari kami juga dihantam oleh kabar peracunan. Kabar tersebut jelas mengiris kesabaran kami perlahan-lahan.
Udah sampe ke kalimantan tapi ga cek ke lokasi cuma staycation di hotel trs balik lagi, ada otak lu kek gitu?
Terus laporan “semua sudah tertangani dan baik2 saja” bangsat emang!! Geruduk aja klo ketemu dia dijalan
@kemenhut_ri@prabowo@DPR_RI@Gerindra
Akhirnya ada yang meluapkan kekesalannya kepada bapak Gubernur yang terhormat.
Bukan pengendara yang antri BBM, tapi petugas SPBU yang juga sudah sangat lelah.
Lelah dengan kondisi yang ada seolah tanpa solusi.
Logika kami betul² gak bisa nyampai, mungkin kami yang terlampau bodoh (kami sangat akui itu). Kok bisa-bisanya ada mahasiswa yang kuliah di PTN, dan dengan sangat pede mendaku mengidolakan prabowo?
Kalau pas sebelum nyapres masih okelah, but, setelah 2 tahun ini? How? Why?