Pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor tetap memilih pendidikan didepan Prabowo!
"Maaf ya Pak Presiden, saya ngomong tidak enak. Sorry ye!"
"Jangan sekali-kali melupakan sejarah, bergurulah pada sejarah!"
"Gontor tidak puas! Gontor memilih, Cerdaslah menyikapi sejarah!!!!"
se mindful mindfulnya si maudy ayunda masih lebih mindful pak prabowo, itu baru 𝘴𝘵𝘰𝘪𝘬 final boss,
mau ada gempa, erupsi, karhutla, keracunan mbg dst, tetap tidak akan bergeming.
DBH itu bagi hasil dari pemungutan pajak. Pembayaran atau penundaannya tergantung dari pungutan pajak. Jika ditunda di 2025, seharusnya di akhir tahun dibayarkan, setelah konsolidasi hitungan beres. Ini tidak dilakukan purbaya.
SAL itu utk nutupin operasional APBN, jika penerimaan naik turun.
Mau SAL banyak atau tidak, penundaan DBH tetap bs terjadi, krn tergantung pembayaran pajak.
Logika dia nggak beres.
Janjinya khan kebijakan2 dia naikin ekon ke 8% setelah 3 bulan.
Faktualnya nggak.
Nah SAL yg terlanjur didistribusikan itu nggak bs seenaknya ditarik. Ini menjadi penyebab perseteruannya dg Perry sedari awal.
Jika ditarik, sementara di bawah belum balik, Himbara kolaps.
Masalahnya muncul, ketika cashflow APBN macet krn satu dan lain hal. Misal: Pajak telat bayar, panda bond nggak laku, rating jatuh krn isu tambang sumatra. Etc etc.
Gimana bayar PNS/tentara/polisi kalau buffernya gak bs ditarik?
Konsekwensinya, dia jadi harus motong2 yg lain2, mulai dari hibah inggris ke KKP yg 40T itu belum disalurkan ke kementriannya, potong DBH, anything, biar bs bayar PNS/tentara/polisi.
All the while pasar gak percaya dia, jadi gak bs ngutang.
Lalu dia bikin musuh juga dengan IMF/WB, whatever, membakar kapal2 yg bs membantu cashflow. Padahal ditawarkan talangan ringan tanpa austerity. Semua demi narasi heroik.
Dia menciptakan sendiri situasi2 agar Indonesia tak tertolong, hanya demi coli egonya.
ESTIMASI saya, walau detail pemotongan2 itu belum termasuk dalam estimasi ini: oktober seharusnya bulan terakhir PNS bs dibayar.
Kalau pemotongan2 itu efektif, mungkin nambah sampai desember.
Kalau pemasukan pajak tiba2 naik, pandabond laku, dapat pinjaman darurat dari IMF, mungkin selamat sampai akhir anggaran.
Alternatif terakhir adalah menarik SAL, dan menciptakan instabilitas moneter dari sebelah Himbara.
Semua pahit, dan tidak perlu terjadi dari sejak awal kalau tak sembrono di SAL.
Thus, menkeunya harus ganti, agar pasar percaya dulu, baru yg lain2 bs dilakukan. Dan bbrp pil pahit harus ditelan.
Maka saya mendukung 100% apapun yg dilakukan Suahasil Nazara utk keluar dari kubangan keamatiran Purbaya.
Fires are smoldering in Indonesia, which is in a severe and widespread drought. Some of these are tropical peatland fires, which burn slowly, release higher amounts of air pollution, and are notoriously difficult to extinguish.