🎁 : @clericius.
⠀⠀ tau tidak, siapa orang bodoh yang hampir melewatkan ulang tahun pacarnya sendiri cuma karena bingung harus memberi kado apa? andai kata sudah menikah, mungkin aku ga perlu pusing dan langsung menyerahkan diriku sebagai kado. 😋
@clericius mencoba menenangkan dirinya sendiri. “itu…mobil kakak…” jeda kembali terselip saat ia berusaha mengolah kata yang hendak diucap. “…mobil kakak nabrak?” mencoba mengakhiri ucap dalam pernyataan, karena terlalu gugup ia, justru menjadi pertanyaan.
@clericius hening atas tanya memakan sekon yang lama, bilah ranumnya seolah tercekat—mendadak bingung oleh kelalaiannya sendiri dalam berkendara. “kak remi…” lirih pamela sebutkan nama sang kasih sebagai awalan, beberapa kali melakukan tarikan napas panjang dan dihembuskannya perlahan, -
jalan.
butuh waktu sekian menit untuk seorang pamela memproses kejadian yang menimpa dirinya. lantas ia bergegas mengambil ponselnya kembali, dengan kuasanya yang bergetar serta jantungnya yang berdegup kencang, suara dering pada akhirnya terdengar manakala sambungan telepon -
@clericius setelah mengirimkan satu stiker lucu beruang tengah berpelukan dalam pesan, pamela kontan bergegas menuju tempat di mana mobilnya terparkir. entah keajaiban darimana ketika ia dapat dengan mudah menyetir keluar ke jalan raya dengan kemampuan pemulanya, keajaiban tekad? mungkin.
📝 : @clericius.
⠀⠀ mungkin masih jarang orang merayakan white’s day di sini. tapi aku pengen kasih balasan sesuatu buat kak remi meski ga sebanding. satu yang pasti: i love you more than anything in this world, and i am so grateful to have you by my side. ♡
@revceuse saja. “gue gak main gim, cuma sering lihat orang lain main. seru tapi gak paham cara mainnya. contohnya kayak yang lo mainin sekarang nih, misinya ngapain coba?” kedua alis saling bertaut menggambarkan ketidakpahamannya.
@revceuse angguk dari jemala menandakan bahwa pamela mengerti, “idola? dari atlet e-sport juga?” atensi sejemang jatuh pada sang tuan sebelum kembali pada layar gawai, mencoba memahami alur permainan yang sedang berlangsung. meski pada akhirnya ia memutuskan untuk sekedar memperhatikan -
bakal usaha buat berubah biar gak jadi pengecut lagi.” meski janji yang sesungguhnya adalah tindakan dari pamela sendiri, entah mengapa ia merasa perlu mengatakan itu. kuasa kini mewarnai bagian terakhir dari helai sang kasih, diletakkan mangkuk dan segala alat pendamping, -
mereka.” pamela berteguh untuk tidak membiarkan pikirannya berkecamuk pada satu orang. “kalau kak remi sendiri? ngapain aja selama kita gak ketemu?” @clericius.
menyelip sekian sekon pada tanya akhir, kemudian lirih ia ujarkan respons. “selama gak ketemu, aku berusaha buat menyibukkan diri sendiri. mulai dari sering pergi keluar entah buat belanja atau sekedar main. papa sama mama juga kadang ajarin aku sedikit-sedikit soal bisnis -