Entahlah,mungkin inilah waktu dimana diri ini harus menyerah kalah oleh kehidupan. Kerap kali ku fikirkan "apakah lebih baik aku menyusul orang2 terdahulu yg sudah lebih dulu meninggalkan dunia ini?" Kuharap,Tuhan tidak menghukum ku dengan keras.
Ku sudah mencoba yg terbaik yg kubisa,kata mereka aku hanyalah seorang yg menyimpan amarah padahal sejatinya aku lah yg selalu mendengarkan dengan seksama keluhan mereka dan kucoba kubantu apa yg ku bisa
Belakangan ini banyak orang yg tidak peduli akan lelahnya oranglain,cercaan,hinaan,bahkan fitnah kerap terjadi dalam kehidupan ku ini. Begitu indah. Mereka tidak ingin mendengarkan apa persoalan yg coba ku jelaskan.
Mungkin,mereka akan sadar jikalau diri ini pergi tuk selamanya
Berulang kali diri ini mencoba bangkit dari jatuh, berbagai problematika kehidupan yg datang tiada henti ; kegagalan dalam meraih mimpi, percintaan hingga keluarga.
Sangat menjenuhkan rasanya,meski aku begitu yakin pijakan kakiku ini sangat kokoh pasti suatu saat akan runtuh jg