After Messi scored a hat-trick and walked off to a standing ovation, Argentina coach Lionel Scaloni sat on the bench with tears in his eyes. He tried to stay strong, but the emotion was too heavy. Then Messi came over, hugged him, and Scaloni completely broke down. ๐ฆ๐ท๐ฅบ
He later explained why he was crying:
"I cried because it's Messi's last World Cup, it's coming to an end, and every time I think about it, I start to cry. It's a privilege to watch this guy play."
For almost two decades, Messi has made millions of people fall in love with football.
Now even his own coach cannot hold back the tears because he knows we are watching the final pages of a story we may never see again.
Enjoy Messi while he is still here. One day, we will tell our children we watched magic live. ๐๐โฝ๏ธ
#FIFAWorldCup
GURU DIDUGA GAMPAR MURID KARENA PANJAT TEMBOK HINGGA ROBOH, ORANG TUA MURID PROTES๐โผ
Seorang ayah di Subang, Jawa Barat, mendatangi sekolah anaknya, ia tidak terima anaknya digampar oleh guru. Peristiwa tersebut bermula ketika beberapa orang siswa memanjat tembok sekolah hingga roboh. Sang guru yang menegur kemudian diduga melakukan kekerasan fisik terhadap siswa-siswa tersebut.
Dalam unggahan di media sosial, sang ayah mengakui bahwa anaknya bersalah karena merusak tembok sekolah, namun ia menilai tindakan guru yang menggunakan kekerasan tidak dapat dibenarkan. Ia juga menyebut bukan hanya anaknya yang digampar, tetapi ada 8 siswa lain yang turut mendapat perlakuan serupa.
Pihak sekolah dan orang tua murid kini diminta menyelesaikan masalah tersebut secara bijak agar tidak menimbulkan konflik lebih lanjut.
Via: mangdans_
#elshintaviral