Hello!
After a long thought, I've decided to archive this account. I want to deactivate instead but I remember that I've posted threads I don't want to lose.
Thank you for being my mutuals for years! Feel free to reach me out in DMs if you still like to stay in touch with me.
jpanis badge HoneyWorks each 440 yen (kotor JP), avail yang ada namanya. Bakal pesen di m0n0 nanti dan ada dc buat jajan merch lainnya. Yg minat boleh ke @/iroasin
Update:
Udah dikirim sama ybs, makasih yang udah bantu share. Bagi yang ada urusan sama ybs bisa bilang ke aku ya, kalau urusan kalian sudah selesai, post ini akan aku takedown 🙏🏻
ga usah mendadak jadi game developer lo Ferry, stay on your goddamn lane ngejelekin Anies sana.
Saat lu mau rilis game di Steam, developer itu WAJIB is content survey. Kalau game-nya sudah rilis dan perlu match dengan badan regulator yang belum ada, kita bisa masukin rating dan descriptor mengacu pada content survey.
Content survey ini one-size-fits-all karena di mayoritas negara, list content descriptor yang perlu diisi itu sama.
Makanya rating yang didapat itu ga bakal jauh beda.
Di Jerman, self-rating ini DIAKUI karena content survey itu ga asal isi. Nanti juga di cek sama tim Steam. Sama juga di Indonesia.
See Steamworks documentation untuk UST (1) dan bandingin untuk IGRS (2).
Baik untuk UST dan IGRS dijelaskan kalau bakal jarang banget game dapat rating resmi karena ini masih sistem baru dan disarankan bagi developer yang sudah dapat rating resmi untuk tidak mengisi dan memperbarui content survey. Karena itu nanti jadi tanggung jawab badan rating untuk masukin ke sistem Steam.
Jadi flow-nya secara simpel gini
a) Developer isi content survey -> generate rating -> masih bisa rilis/jualan sambil menunggu badan rating jemput bola untuk verifikasi/random sampling
atau
b) Developer langsung ke badan rating -> generate rating -> BADAN RATING YANG MASUKIN KE STEAM
Tanggal 4 Maret kemarin, Steam sudah memberikan pemberitahuan kepada developer untuk mengupdate content survey berdasarkaan IGRS, dan dari situ bisa generate rating. Yang berarti dari tanggal 4 Maret dan sebelumnya, Steam sudah berkoordinasi dengan Kementrian terkait untuk sistem self-rating yang sudah sesuai dan terulis dalam aturan.
Mind you, this self-generating rating sampai menunggu verifikasi / random sampling dari badan rating itu industry standard practice.
Dan ini sudah sesuai dengan Pasal 6 Permenkominfo 2/2024.
Ga ada namanya mesti nunggu Menteri yang keluarin surat resminya di negara manapun.
Karena mostly negara lain punya akal sehat untuk membentuk badan rating independen, ga kayak Indonesia.
Kalau semuanya harus nunggu surat menteri terus baru boleh jualan, gimana skala prioritasnya? Apa cuman AAA games yang dilolosin?
Terus indie dev yang mostly solo atau tim kecil tanpa representasi hukum/representasi di Indonesia harus ngapain? Cari perantara/makelar rating? Emang mereka ada duitnya? Do you know how much game development cost?
Kecuali lu mau menteri kita kerjanya jadi rubber stamp verifikasi rating game karena dalam sehari, bisa ada 51 game yang rilis dari developer berbagai ukuran dan proses review rating itu biasanya dilakukan sebelum rilis karena tanggal rilis itu ga sembarang main kayak film.
A screenshot and link to the documentations of the content survey are attached because your bootlicker ass will never be a game developer anyway.
(1) https://t.co/p66ofs2W8T
(2)https://t.co/tcpp0Q3SyM
(3)https://t.co/G30WCgd4u2
Dear @Steam,
A special advisor from Komdigi in Indonesia has issued a statement stating that
1. Steam has created fake ratings
2. Steam is suspected of violating Indonesian law
Can you confirm these allegations? If they are untrue, can you take further action?
Ikut urun rembug soal IGRS boleh ya… Dulu pernah terlibat langsung dalam rapat-rapat inisiasi awal bersama Menkominfo saat kami bertugas di Kemdikbud.
Ada dua pendekatan melindungi anak di konten digital. Pertama, membuat lingkungan “steril” lewat sensor dan pemblokiran. Kedua, membangun “imunitas” pada anak serta keluarga. Pendekatan kekebalan jauh lebih berdampak dan berkelanjutan.
Rating game seharusnya menjadi alat bantu bagi orangtua untuk membangun kekebalan anak dgn melatihnya jadi mandiri dan cakap melindungi diri sendiri, bukan jadi instrumen sensor bagi pemerintah.
Oleh karena itu, pemerintah sebaiknya bekerja sama erat dengan komunitas game. Lebih baik lagi, biarkan komunitas itu sendiri yang menjalankan sepenuhnya dengan difasilitasi pemerintah. Tak perlu berpretensi serba tahu apa yang terbaik bagi setiap segmen masyarakat. Punya wewenang tidak otomatis punya pengetahuan.
IGRS selayaknya jadi alat pemberdayaan, bukan pembatasan. 🙏
——
Sosialisasi ESRB di 2016, saat belum ada IGRS: https://t.co/KE3lc9tkB0
[❤️🔁 appreciated!]
hi everynyan, here's my #cf22catalogue ! pick up for both days and mail order (local & overseas) available🥳
✨️ Hundred Line, Gnosia, Ghost Trick, Persona 5, Devil Survivor, Metaphor Refantazio, Project Moon, SMTV & more
PO closes on 15th, 🔗 below 1/3
"What should we do then?"
1.Make tons of noise, put the keyword "IGRS" and mention @/kemkomdigi that their rating system has flaws in the rating
2.make a noise to abolish "Refused Classification" rating as many games are rated unfairly
https://t.co/jvMswH4URY
Game A Space for the Unbound punya @togeproductions@kerissakti dirating 18+, sedangkan Call of Duty & Diablo IV cuma kena 3+.
Crusader Kings dan Expedition 33 malah diblokir. Make it make sense.
Lo gak kerja sekalinya kerja malah buat keputusan yang ngerugiin banyak orang @kemkomdigi
Mau buat pengalihan isu apa lagi sih sampe nyenggol hal begini lagi?
NGENTOT LU ANJG @kemkomdigi
GUA UDH SEUMUR UMUR MAIN YAKUZA SBLM NYA AMAN AJA LOH, KOK SKRG JADI GINI???
MENDING BENERIN KONEKSI INTERNET KONTOL DARIPADA GANGGUIN ENTERTAINMENT GUA NGENTOT
I made a tweet about Refused Classification in Indonesia Game Rating System and Indonesian players had reported "RC" or "not fit for distribution" rating is on Steam as well.
Games Affected so far:
Persona 5
Baldur's Gate 3
GTA V
Metaphor ReFantazio
NGENTOT LU ANJG @kemkomdigi
GUA UDH SEUMUR UMUR MAIN YAKUZA SBLM NYA AMAN AJA LOH, KOK SKRG JADI GINI???
MENDING BENERIN KONEKSI INTERNET KONTOL DARIPADA GANGGUIN ENTERTAINMENT GUA NGENTOT