Pagii guys, jangan instal M-Banking atau aplikasi pembayaran lainnya sebelum kalian melakukan dua setingan ini, yg udah terlanjur segera ceck apa udah dinonaktifkan apa belum 🥰🥰
Temenku Edo, dipuji banyak orang karena berani resign dari BUMN, buat buka toko kue sesuai passionnya.
Di Instagram, hidupnya keliatan aesthetic dan bahagia. Foto-foto kue cantik, caption inspiratif soal "berani ambil risiko demi passion."
Tapi kemarin,
Rapat orang tua di TK Ponakan. Biasanya isinya soal SPP sama jadwal libur. Biasanya gak pernah dengerin.
Tapi hari itu, gurunya,Bu Sari, udah 12 tahun ngajar, bilang satu hal yang bikin semua orang tua di ruangan itu fokus dan berhenti scroll HP:
"Bapak-Ibu, saya mau cerita satu hal yang Bapak-Ibu GAK PERNAH tau."
"Anak yang paling kalem, paling nurut, paling 'gak bikin masalah' di kelas, dia BERUBAH dalam 30 detik begitu orang tuanya datang jemput."
Karena banyak yg tanya, aku jelasin stepnya ya.. [thread]
1. Pertama kalian harus download dulu aplikasi namanya Digital Korlantas..
yang peru disiapin itu
- Foto SIM
- Foto KTP
- Pas Foto 3x4 (latar biru)
- Foto Tanda Tangan latar putih
2. Tes Kesehatan di e-rikkes/id ini ada di aplikasi korlantasnya tinggal ikuti stepnya, ini tes umum kaya riwayat sakit dan tes buta warna, ini gratis
3. Tes Psikologi di epPsi, ini ada didalam aplikasi korlantasnya, tinggal ikuti stepnya aja, ini lumayan banyak soalnya jadi harus sabar2, ini berbayar Rp 77.500
4. Kemudian pembayaran perpanjangannya
SIM = Rp 75.000
Biaya layanan = Rp 10.000
Biaya pengiriman = Rp 22.501 (kalau express 31.501
Total = Rp 107.501
pembayarannya hanya melalui virtual account bni
Jadi total aku bayar sekitar Rp 185.000
Dan pengiriman itu kurang lebih 3-5 hari tergantung lokasi, dan usahakan maksimal 2 minggu sebelum masa aktif SIM habis.
Selamat mencoba!
Aku pengemudi taksi online. Biasa ambil shift malam. Minggu lalu, sekitar pukul 11 malam, aku menjemput seorang pria tua. Ia masuk ke mobil dan berkata, “Jangan lihat tujuan di aplikasi. Tolong antar saya ke lima tempat malam ini. Saya bayar 1 juta rupiah. Tunai. Tapi kamu jangan tanya2 kenapa, sampai semuanya selesai.”
Ia menyerahkan lima alamat.
Tempat pertama: sebuah rumah di pinggiran kota. Ia tidak turun. Hanya duduk di mobil, menatap rumah itu sekitar sepuluh menit. Air matanya mengalir diam-diam. “Baik. Ke tempat berikutnya.” Aku pun mengemudi.
Tempat kedua: sebuah sekolah SD. Gelap. Sepi. Ia turun, berjalan ke taman bermain, duduk di ayunan. Dua puluh menit di sana. Kembali ke mobil dan berkata pelan, “Saya mengajar di sini. 43 tahun. Kenangan terindah dalam hidup saya.”
Tempat ketiga: sebuah kafe tua. Ia masuk, memesan kopi, duduk sendirian di pojok. Kopi tidak diminum. Hanya duduk dan memandangi ruangan. Lima belas menit. Saat kembali ia berkata, “Saya dan istri saya kencan pertama di sini. Tahun 1967.”
Tempat keempat: pemakaman. Ia berjalan ke sebuah nisan. Berdiri di sana. Berbicara pelan—saya tak bisa mendengar. Tiga puluh menit. Saat kembali, matanya merah. “Istri saya. Hari ini tepat tiga tahun.”
Tempat kelima: rumah sakit. Ia minta aku parkir dan menunggu. “Ini yang terakhir.” Ia menatap aku. Tetap duduk di mobil.
“Sekarang saya akan beri tahu alasannya. Saya kanker stadium empat. Mungkin tinggal hitungan minggu atau hari. Malam ini saya ingin melihat seluruh hidup saya sekali lagi. Sebelum saya tak bisa lagi.” Aku langsung menangis diam2 di kursi pengemudi.
“Rumah tadi—itu tempat saya membesarkan anak-anak.
Sekolah—tempat saya menemukan tujuan hidup.
Kafe tadi—itu tempat saya jatuh cinta.
Pemakaman—tempat saya mengucap selamat tinggal.
Dan di sini… rumah sakit. Malam ini saya akan masuk. Lantai perawatan pasien terminal yang tunggu akhir. Saya tidak akan pulang lagi.”
Ia menyerahkan uang 1 juta rupiah. “Terima kasih sudah mengantar saya melewati hidup saya. Kamu orang tak dikenal yang berbuat baik pada saya. Saya ingin malam ini terasa hangat. Kamu membuatnya hangat.”
Aku menolak. “Saya tidak bisa menerima ini.” Ia bersikeras. “Tolong. Tidak ada yang bisa saya warisi. Anak saya sudah lama tidak bicara dengan saya. Teman sudah tak ada. Kamu memberi saya tiga jam kebaikan. Itu lebih berharga dari 1 juta rupiah.”
Ia turun. Mengambil koper kecilnya. Lalu berbalik. “Siapa namamu?” “Mariono.” “Terima kasih, ya. Kamu memberi pengalaman baik terakhir dalam hidup saya.” Ia berjalan masuk ke rumah sakit. Aku duduk terhenyak di mobil. Terisak. Hampir satu jam.
Keesokan harinya aku kembali. Menanyakan namanya. “Pak Sudarsono. Kamar 412.” Aku membawa kue sedikit. Mengetuk pintu. Ia tersenyum ketika melihat aku.
“Mariono. Kamu kembali.”
“Saya tidak bisa membiarkannya begitu saja. Apa Bapak baik-baik saja?”
“Sekarat. Tapi tadi malam saya sempat melihat hidup saya sekali lagi. Jadi ya… saya baik-baik saja.”
Kami berbicara dua jam. Tentang istrinya. Murid-muridnya. Tentang hidup yang telah ia jalani. Anak yang tidak mau menemuinya lagi; "Saya terlalu keras, katanya." Aku datang setiap hari selama dua minggu. Membawakan kopi. Membacakan berita. Kadang hanya duduk diam. Ia menceritakan segalanya—penyesalan, sukacita, momen yang ingin ia ulang.
-cont-
My father never liked the man I was going to marry from day one.
But I was in love… I didn’t listen.
We got married.
5 months later, we got divorced.
After that:
I lost my confidence
I lost my faith
I felt ashamed in front of my family
One day, I asked my father:
How were you so sure?
Calmly, he said:
@RahmatEgy2 Ramadhan biasanya jd momen ngumpul bareng Ibu yg rantau di Bali jd koki Namun beliau sudah berpulang. Meninggal di bulan ramadhan 2023. Ini jd lebaran ke 4 kali tanpa beliau. I miss her everyday. Hingga hari ini,masih menyimpan racikan tangan bumbu betutu beliau di freezerku
Aku mau giveaway buat satu orang. Tapi kalau sampainya setelah lebaran ga papa ya.
Syaratnya: follow akun aku, rt like postingan ini dan bawahnya.
Reply aja mau warna apa.
#giveaway#zonauang
Mau ..... buku gratis guys?
Pemenang dipilih acak oleh ... aku~ nanti uangnya aku trf, lalu bukunya?
Ofc bagi kakak2 yang menang (2 pemenang) wajib post pas beli dan pas buku dateng ya. Janlup tag aku!! Belinya nggak harus sebelum lebaran. Setelahnya pun oke. Konfirmasi saja lah.
Next?
Snk:
-rt like follow (kalau mau mutualan sampaikan di kolom komentar yak!)
-Fotoin koleksi buku kalian dan drop pas komen bersisian dengan buku yang mai dibeli yaa, biar aku yakin nggak bakal dijual lagi. Ehe
-Buku yg boleh diajukan HARUSA: ada satu tokoh yanh MATI
-Jumlah buku yg aku jajanin per akun 1 buku saja dg harga max 150 sudah include ongkirnya. Kalau ongkir mau ditanggung sendiri dan buku dimentokin 150, gas.
-Ditutup ... mmm, tanggal 19 jam 12.00 wib!!
-Aku umumin pemenangnya malam hari yak ❤️, segera qrt pengumuman pemenang/dm.
Love you all!