i looOooOve being called "sayang" like it is actually the prettiest sweetest word. like a "iyaa sayangg?" "kenapa sayangg?" "sayanggkuu" it’s literally just a word… but why does it make me feel so loved? 🥹
Dideketin sama mas mas kayak gini. Sering banget ngabarin, tengil tapi pinter banget, pendengar yg baik, kalopun bales tuh bisa 30 +++ chat, visioner, sering ngasih aku advice, semangatin pas aku overthinking, gak banyak janji.
Ujiannya dimana? LDR 😭😭😭😭😭😭😭😭
Halo @KAI121 mohon jadi perhatian untuk setiap stasiun kecil ada pemberitahuan pemberhentian kereta yaa. Karna tadi ketiduran hampir terlewat stasiun tujuan 🥲
buka IG:
“pada jalan jalan nih”
“seru banget hidup orang”
“fotonya bagus ih”
buka X:
“jir kasus apalagi ini”
“ribut apalagi nih”
“stressss isinya orang stressss”
Guru saya pernah bilang...
"Saat kamu di luar jam kerjamu, tinggalkan posisimu, jabatanmu, dan gajimu.”
Dulu aku cuma manggut-manggut. Tapi makin kesini, aku ngerti maksudnya.
Di luar kerja, orang gak butuh tau kamu manager, supervisor, atau punya gaji dua digit.
Bergaullah tanpa seragam. Bersikaplah tanpa pangkat.
Justru di situ kerendahan hati diuji.
Kadang yang bikin orang nyaman bukan ilmu kita, tapi rendahnya nada bicara. Tidak menggurui, tidak pula meninggi.