Coba deh tanyakan ke Psikaternya kenapa di diagnosa demikian agar tidak ada pikiran macam ini. Ada dalam kedokteran tuh namanya "working diagnosis". Gampangnya "diagnosis sementara", karena sistem mengharuskan kita memberikan diagnosis saat itu juga.
Jujur sebenernya gw mulai mikir jangan-jangan bipolar/bpd dijadiin semacam "lazy diagnosis" biar mereka bisa avoid diskusi lebih lanjut, apalagi psikiater BPJS.
Gimana mau jelas kalo setiap pasien menjelaskan kondisi udah dicap 'lagi manik'
sebagai orang yang udah dapat diagnosa klinis dari profesional sehingga yakin ADHD: nggak usah diagnosa ges. nunjukin hasil tes dan diagnosa ke psikiater aja nggak menjamin mereka bakal mengakuin kamu ADHD. especially kalo kamu udah dewasa. paling kenceng bipolar.
jujur yg bedain psikiater rumah sakit swasta berbayar sama psikiater bpjs ya proses administrasi sama harganya, kualitas psikiaternya mah gacha juga lol
ga setuju sama pendapat psikiater di RS swasta bisa menjamin kualitas si psikiaternya, krn gw aja pernah kok udah bayar mahal2 1.8 juta per sesi tetep disuruh solat ujung2nya 😂😂
Saranku ke kalian kalau kalian sering susah fokus & punya motivasi yang rendah buat ngapa2in:
- Selalu sediakan todo-list (kalau bisa yang ada remindernya). Ini supaya kalau lagi ga fokus atau ga mood, kalian bisa catat kerjaan yang perlu dilakukan nanti & gak lupa. Ini penting supaya hal2 kayak tagihan dll. terbayar; Jangan andalkan ingatan, terutama saat kalian mumet. Kalau bisa pakai todolist online / elektronik yang ada autoremindernya. Microsoft Tasks sama Todoist bisa diset dengan sekedar nulis "Pay Electric bills every 10th". Dengan gitu tiap tanggal 10 muncul notifikasi di HP & laptop
- Selalu hapalkan shortcut atau pakai aplikasi yang mendukung banyak shortcut; Semakin sedikit langkah buat lakuin suatu hal, maka semakin sedikit pula fokus yang diperlukan. JANGAN biarkan suatu proses berlangsung terlalu lama, karena nanti kalian hilang fokusnya
- Selalu set handphone ke Do Not Disturb. Kalau bisa, JANGAN pernah pakai mode lain sama sekali. Kalau sering ditelpon orang lewat WA pas kerja, usahakan liat dari aplikasi Desktopnya aja. Yang lain bisa nunggu. Kalau orang beneran perlu, dia bakalan nelpon berkali2, jadi pasti keliatan
- JANGAN mulai hari dengan scroll. Kalau bisa jauhkan HP dari tempat tidur; Kalau tidak bisa, set alarm khusus untuk stop scrolling di pagi hari-
- Semua barang2 penting kayak kunci rumah, kunci kendaraan, dll., kalau bisa dipasangin ke karabiner ada talinya / yang bisa ditarik, & pasang ke celana atau tas yang selalu dipakai untuk kegiatan. Ini supaya gak kelupaan lokasi kunci
- Barang2 seperti gunting, alat potong kuku, dll, SEMUANYA kalau bisa dimasukkan ke 1 lokasi khusus. Kalau tak bisa, ikat dengan tali ke kaki meja; Ini supaya gak kelupaan letakin di mana
- Selalu sediakan kopi yang BISA SECEPATNYA dibikin. Ini supaya saat fokus menurun, kalian bisa cepat2 minum kopi sebelum terdistraksi oleh hal lain
- Selalu sediakan tempat khusus untuk hal2 apapun seperti baju kotor, dll. Jangan biarkan barang2 bertebaran di mana2. Dengan adanya 1 tempat khusus, kalian gak perlu mikir banyak2 lagi soal itu + Kalian lebih cepat menemukan barang. Ingat: Banyak mikir -> Distraksi -> Kerjaan jadi ga beres -> Mumet
- Kalau kalian susah fokus baca buku, coba ganti dengan audiobook / text-to-speech; Dengerin kontennya saat jalan / nyetrika / nyuci baju / beres2. Pas jalan, jumlah distraksi lebih kecil, jadi lebih mudah fokus dengan isi buku / teks
- Semua hal yang bisa dibuat otomatis, buatlah supaya otomatis. Kalau perlu nabung setiap gajian, set di aplikasi bank supaya transfer sekian uang ke rekening tabungan, atau set autodebet biar nyala. JANGAN mengandalkan niat pribadi; Tak ada yang bisa tau niat kita itu apa di masa gajian
- Kalau fokus masih rendah, pastikan kalian punya daftar kegiatan2 yang bisa dilakukan saat fokus rendah; Contoh: Beresin meja, beresin kamar, nyuci piring dll. Ini supaya saat fokus lagi tinggi2nya, kalian gak perlu habisin waktu buat lakuin kerjaan yang ga perlu banyak fokus
@tidakbakatldr Mungkin karna pasien membludak + keterbatasan waktu
Tapi yaa ini poin yang mau aku sampaikan dari opiniku, diagnose tanpa alat test, tanpa observasi lanjutan dan evaluasi yang jelas bahkan ketika pasien nanya. Cuma dari lisan itu juga kadang kena cut.
Eh srs I don't care if someone self-projecting me like gw jahat smth just because one two or maybe more mistake. I don't care cus I am evil anyway. Let them judge me what they want to see me deh, terserah huhu yg penting I tried to be kind with everyone near me idc I DO CARE.
actual convo with a psychiatrist btw:
"saya kan kemarin test ADHD di RS ini dan terdiagnosa, dok. bagaimana ya caranya untuk meregulasi emosi saya dan mengatasi prokrastinasi dan mood-mood-an ini sebagai ADHD?"
"kamu tidak terlihat seperti punya ADHD."
???