@DokterTifa@prabowo@gibran_tweet Kita sudah banyak mengambil pelajaran dari negara - negara di dunia yang hancur gegara antek bayaran Aseng dan asing seperti ibu yang berhasil memprovokasi bangsanya sendiri untuk anti terhadap pemimpinnya.
Ibukan orang Islam: udah jelas yah taatilah Allah, rosul & pmimpin kita.
@DokterTifa Sadis banget ibu ngomong gini kepemimpin sendiri, saya kira ibu ini antek Aseng dan asing.
Coba ngatain pak @prabowo berani nggak Bu? Karena mas @gibran_tweet itu merupakan tangan kanan pak Prabowo.
Udahlah bu jangan buat negara ini seperti libya hancur berantakan.
@chicohakim Bang sikat aja si Silvester Quin mulut sampah itu, orang seperti matituna alias belut ini mesti di gasin, dan nggak cocok di ruang publik....
Nggak punya etika forum, tidak faham batasan komunikasi.... 🖕🖕 Silvester
Seorang demonstran AS yg mendukung Gaza memegang poster yg bertuliskan: “Dunia mengira Gaza diduduki oleh Israel, namun faktanya seluruh dunia diduduki oleh Israel, kecuali Gaza.” Badai Al-Aqsa menjungkir balikkan dunia.
#SaveGazaCivilians#SavePalestinianPeople
PESAN UNTUK TA'MIR MASJID
Ada sahabat kami yang menyarankan seandainya kami mampu membangun masjid.
*Maka kami berpesan ‘bukalah pintu masjidmu 24 jam, agar Engkau tidak malu di hadapan Allah yang telah membukakan pintu ampunan-Nya untuk kita semua disetiap waktu.’
Barangkali ada saudara kita yang ingin beri’tikaf malam atau bertahajjud dan pintu masjid yang dijaga oleh ta’mir tetap terbuka.
**Pesan kedua, Jangan pernah engkau tulis ‘Dilarang Tidur di Masjid‘ karena kamu tidak tahu ada beberapa musafir yang sama sekali tidak punya uang untuk menginap di Hotel/penginapan dan perkarangan lantai depan masjid lah mereka bisa untuk mengistirahatkan kepenatannya.
**Pesan yang ketiga, Jangan pernah kamu tulis ‘Selain jamaah masjid dilarang menggunakan toilet atau Toilet Bukan Untuk Mandi‘.
Mengapa begitu perhitungannya kita dengan musafir, hanya menumpang buang air kecil pun atau untuk membersihkan diri harus dicegah? Padahal ceramah Khotib mengatakan “kebersihan sebagian dari iman”.
**Pesan Keempat, Jangan pernah kamu tulis “Jangan membawa anak kecil”, atau berkata “Hus jangan brisik!” Ketahuilah anak anak kecil itulah yang akan menjadi penerus kita nanti, baik selagi hidup atau sudah wafat. Biasakanlah anak-anak kita dengan masjid.
**Pesan Kelima, ‘Bangunlah masjidmu senyaman mungkin, karena masjid bukan hanya sekedar tempat bersujud‘ tetapi bisa digunakan untuk bermusyawarah, mengurusi masalah ummat, menimba ilmu serta menenangkan hati dan mengistirahatkan dzahir dan batin kita.
**Pesan Keenam, sebelum kuakhiri, bila kamu jadi pengurus masjid, ‘Jangan bangga jumlah infak yang ratusan juta, tapi tidak digunakan untuk kemakmuran masjid’.
Ingatlah!
Orang berinfak ke masjid itu berharap pahala jariyah. Bagaimana mereka akan mendapatkan pahala amal jariyah dan kamu mendapatkan pahala menjaga amanah nya, sedangkan uang infak mereka tidak kamu gunakan, karena kamu hanya bangga dengan ‘total saldo‘ nya saja!
Apakah kamu tahu, di sekitar mesjid ada yang terjerat rentenir demi memulai usaha mikro atau usaha kecil?
Dana yang kamu kumpulkan bisa dikelola oleh BMT.
Permudahlah setiap orang yang mampir ke masjidmu, barangkali karena amal kecil itu bisa menjadi sebabmu ke sorgaNya.
*Sumber NN*