Bgst ini yg ngedit 😂... Rupanya di tengah kesibukan World Cup.. Messi ditemani presiden FIFA menyempatkan berkunjung ke rumah Bapak Jokowi meminta dukungan buat Argentina
Sebuah video mengharukan yang memperlihatkan pertemuan seorang ibu dengan buah hatinya di balik jeruji tahanan, viral di media sosial.
Ibu tersebut, Tina Rambe, terlihat memeluk erat anak balitanya. Ia ditangkap karena menolak pengoperasian pabrik kelapa sawit di Kabupaten Labuhanbatu, Sumatera Utara, pada Senin (20/5/2024) lalu.
Kala itu, ratusan warga Kelurahan Pulopadang, Kecamatan Rantau Utara, Kabupaten Labuhanbatu, melakukan aksi menolak pengoperasian Pabrik Kelapa Sawit (PKS) PT PPSP karena lokasinya berdekatan dengan pemukiman mereka. Warga khawatir pabrik itu menyebabkan pencemaran lingkungan dan kebisingan dari mesin-mesin yang dioperasikan.
Dalam video yang viral itu, terlihat Sang Ibu (Tina Rambe) menahan tangis sambil mencium dan memeluk buah hatinya, sambil tetap berusaha menenangkannya. "Jangan sedih," ucapnya seraya menghapus air mata di pipi sang anak.
| Narasi Daily
Ini dari uang pajak kita semua.
Kalo 1M bisa rebuild 1 sekolah, seharusnya 125M bisa dipake buat rebuild 125 sekolah di aceh, sumbar, sumut dibanding mendanai Ponpes yang nyata-nyata lalai dan seharusnya dihukum.
Tapi ini Indonesia bung. Akal sehat dan pejabat dijual terpisah.
#Gempa Mag:4.9, 20-Aug-2025 19:54:55WIB, Lok:6.48LS, 107.24BT (14 km Tenggara KAB-BEKASI-JABAR), Kedlmn:10 Km #BMKG
Disclaimer:Informasi ini mengutamakan kecepatan, sehingga hasil pengolahan data belum stabil dan bisa berubah seiring kelengkapan data
MasyaAllah Tabarakallah
Pahlawan masa kini tanpa jubah kesayangan kita semua terciduk kamera sedang beramah tamah dan bersalaman dgn pengendara lainnya.
Sangat mengayomi sekali. 🫰
@profesor_saham Padahal gak usah capek2, buang waktu dan buang anggaran. Cukup panggil wartawan konpers: DPR AKAN SECEPATNYA SAHKAN UU PERAMPASAN ASET KORUPTOR!! Dijamin langsung melejit ijo semua saham2
@neVerAl0nely Gue tebak, pemilik warung cacat bahkan bisa mati, si preman dipenjara paling lama 5 tahun potong masa tahanan, 3.5 tahun bisa bebas, pas keluar reputasi dia sebagai preman di daerah sana makin disegani, punya anak buah dan makin gencar malak pengusaha disana wkwkw banyak contoh
Damai sich damai, tp Pak Kapolri @ListyoSigitP harus punya sikap sendiri, skorsing dan turunin pangkatnya, biar pelajaran bagi yang lain, apalagi sekelas AKP dan jabatan Wakapolres!
Abdul Kodir (42), pemilik parkir sepeda motor di dekat Stasiun Cakung, Jakarta Timur, mengaku bahwa dirinya harus membayar ke Dinas Perhubungan (Dishub) untuk meminta izin.
_
"Kami izin ke Dishub aja. Per bulannya ada yang minta Rp 600.000. Itu kena bulanan. Itu biaya izin aja, sebenarnya," ujar Kodir saat ditemui di kediamannya, Senin (29/1/2024).
_
Kodir tak menampik bahwa dirinya heran dengan adanya biaya untuk izin parkir.
_
Sebab, parkiran motor yang ia kelola berada di halaman rumahnya sendiri.
_
"Padahal ini kan (parkiran motor) fasilitas pribadi. Kita kan enggak pakai akses jalan pemerintah, ini tanah pribadi," jelasnya.
_
Adapun Kodir membuka jasa parkir motor untuk para pengguna kereta api yang naik dari Stasiun Cakung. Setiap harinya, warga asli Betawi itu mendapat penghasilan tidak kurang dari Rp 1 juta dari 150 motor yang terparkir di rumahnya.
_
"Per motor kami beri tarif Rp 5.000. Dari pukull 05.00 WIB, sampai pukul 00.00 WIB. Semuanya, kami jaga. Sampai kereta terakhir jam 12.15 WIB. Kalau menginap, itu Rp 15.000," kata Kodir.
_
"150 motor sehari. Jadi total kotornya itu bisa Rp 1 juta, tidak kurang," lanjutnya. (Kompascom)