sedih banget, tadi abis foto buat pasfoto. lagi nunggu abangnya ngedit sm di print. tbtb ada kakek2 masuk sambil senyum2 nawarin dagangan 👨🏼🦳(kakek es campur): permisi bapak mau nawarin,bapak jualan es campur😊
👱🏻♂️(abang foto) : maaf pak,engga. makasih😊🙏🏻
👩🏻 (gue) : *senyum manggut* (agak gak engeh dia ngomong apa)
gue berusaha engehin bapaknya nawarin apa pas tau es campur gue cuma liatin dia jalan keluar aja pelan2 bgt dan gak maksa. gue pikir tuh dia jualan minuman instant gitu,sampe akhirnya
gue liatin dia jalan keluar ternyata dia beneran jual es campur di gerobak gede gitu. gue langsung mikir hah dia sampe segitunya nawarin dan nyamperin orang bahkan sampe masuk. langsung gue ikutin dan beli sambil nyamperin dijalan keluar itu udh ngembeng. terus gue tanya
👩🏻: pak, oh es campur ya pak? masih ada pak? (ini basa basi bgt karna ga enak tadi di dalem gue kaya senyum doang nolak)
👨🏼🦳: masih masih neng, ini masih banyak banget liat tuh yaampun dari pagi masih penuh begitu neng.
👩🏻: *madep belakang,netes* saya mau pak bungkus ya pake plastik.
1 porsi harganya 15k, pas buka dompet cuma ada cash 20k 🥹🥹🥹
tadinya mau beli beberapa tapi bener2 lagi buru2 banget ngejar waktu buat ngumpulin berkas2 gak sempet ambil cash juga dan bapaknya ga ada Qris.
demi apapun kasihan banget ya dari pagi masih banyak banget dan saking ga ada yg beli dia nawarin dan nyamperin orang buat beli😭
namanya es campur goyang inul. ini tadi di daerah sentiong. warga kalo ketemu blio tolong beli ya😭. besok deh ah mau cari lagi si bapak ini,sehat ya pak laku ya pak Aamiin😭🙏🏻
Guys plis kalo liat bapak nya tolong beli ya🥹
Min x do your magic🙏🙏🙏
Bantu larisin guys🥹🙏
Kalo bukan sesama kita siapa lagi🥲
sc:threadstalktomyeye
YoonA came to film LeMouton's commercial in her personal clothes, but she also wore her LeMouton shoes 🥹
As expected from YoonA with her attitude and professionalism, she is really the best brand ambassador 🥹💚
https://t.co/t7jLroX9fd
#YoonA#윤아#임윤아#LimYoonA
GILA!!! seorang pendemo di persekusi masal oleh kejati
Rekaman video yang memperlihatkan dugaan tindakan represif oleh oknum pegawai Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Tenggara terhadap seorang demonstran viral di media sosial.
Dalam video yang dilihat Kendariinfo pada Minggu (14/6/2026), tampak seorang peserta aksi diseret dan ditarik paksa saat diamankan di lingkungan Kantor Kejati Sultra. Meski demikian, belum diketahui kapan kejadian tersebut. Insiden itu terjadi ketika sekelompok mahasiswa menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Kejati Sultra.
Ketegangan meningkat setelah salah seorang demonstran berhasil masuk ke area kantor yang menjadi lokasi pengamanan. Saat proses pengamanan berlangsung, seorang perekam video berupaya mendokumentasikan kejadian tersebut. Namun, upaya itu mendapat penolakan dari pihak yang berada di lokasi. “Jangan menghalangi-halangi kita kerja pak, lihat pemirsa, pihak Kejati mengahalangi media,” ujar perekam dalam video.
Video yang beredar menunjukkan seorang demonstran ditarik secara paksa menuju bagian dalam kantor. Dalam rekaman itu juga terlihat tindakan menarik rambut dan pakaian demonstran yang kemudian menuai kritik dari masyarakat karena dinilai berlebihan.
@SistersInDanger@BudiBukanIntel Imbauan terkait penggunaan atribut dan menghindari area yang tidak kondusif disampaikan demi menjaga keamanan dan keselamatan Mitra. Terima kasih atas perhatian dan masukannya. Kami terbuka untuk terus mendengar. (2/2)
🚨 🇮🇩 Mass protests erupt across Indonesia after gasoline prices jumped more than 30% overnight.
Pertamax, the country's most popular fuel, rose from 12,300 to 16,250 rupiah per liter (+32%) on June 10, with subsidized Pertalite up 30% as well. Crowds have filled the streets of Jakarta, with motorcycle taxi drivers and students out in force.
Fuel hikes have brought down governments here before. The 1998 price riots ended Suharto's 31-year rule.
"Kita nggak dapat apa-apa, Kak, dari demo ini?"
Kita dapat satu hal yang pasti: kita jadi tahu bahwa yang brengsek itu penguasanya, bukan rakyatnya.
ibu-ibu berdiri di posko logistik, memasak, membungkus makanan, dan memastikan anak-anak yang turun ke jalan tidak kelaparan. Bapak-bapak dengan sukarela menjadi runner, mengantar air minum, obat-obatan, dan kebutuhan lain agar mahasiswa tetap kuat bertahan.