🇺🇸Trump naikin tarif ke China jadi 34%, trus 84%
🇨🇳China balas naikin tarif
🇺🇸Trump naikin tarif lagi jadi 145%
🇨🇳China balas lagi naikin tarif
🇺🇸Pemerintahan Trump memohon Xi untuk telpon
🇨🇳China ga respon
🇺🇸Trump mengumumkan bahwa ia siap untuk "membuat kesepakatan"
🇨🇳China tetap ga merespons
🇺🇸Trump cabut kembali tarif untuk beberapa segmen karena takut efek sangat negatif ke perusahaan teknologi Amerika
Hari yang ke-547.
Dalam bulatan itu bukan burung.
Tapi tubuh manusia yang melayang selepas dibedil Z.
Lebih tinggi daripada kepulan-kepulan asap.
Dengan suara-suara jeritan yang tak sempat didengari.
Dan tubuh-tubuh ini takkan dapat dikenal pasti lagi.
Tiada nama. Tiada wajah.
Hilang dalam puluhan ribu lagi angka kematian.
Ingatlah bahawa mereka ini bukan statistik.
Mereka ialah manusia yang punya cerita dan derita.
Krisis ekologis. Kekerasan, Dehumanisasi, dekadensi moral, kriminalitas, kesenjangan sosial, ancaman kelaparan, depresi, psikopat . Ini adalah penyakit peradaban semakin nyata sekarang bahwa problem problem besar zaman tidak di pahami dalam isolasi
Suatu ketika, Gus Dur memanggil Munir Said Thalib... menawarinya untuk menjadi Jaksa Agung... Tetapi Munir menjawab "Karier tertinggi seorang aktivis bukan jabatan, tapi mati"
Spanduk merah bertuliskan INDONESIA IS NOT FOR SALE, MERDEKA! terbentang di Jembatan Pulau Balang, Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, Sabtu (17/8/2024). Itu merupakan aksi yang dilakukan masyarakat yang tergabung dalam Koalisi Tanah untuk Rakyat, di sekitar Teluk Balikpapan dalam rangka perayaan HUT RI ke-79.
Lokasi pembentangan berjarak sekitar 40 km dari Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara. Jembatan tersebut merupakan akses utama menuju pusat IKN.
Aksi itu menjadi wujud ekspresi masyarakat sipil dalam menyuarakan penyelamatan lingkungan hidup dan demokrasi.
“Kami resah atas rezim Presiden Jokowi yang setelah dua periode ini mewariskan banyak persoalan untuk lingkungan hidup dan masyarakat, tapi di sisi lain memberi karpet merah untuk oligarki, misalnya dengan izin penguasaan lahan 190 tahun di IKN, ibarat mengobral Tanah Air,” kata Iqbal Damanik dari Koalisi Tanah untuk Rakyat.
| Narasi Daily
#NarasiDaily #NarasiNewsroom