1) Kpd Pendeta2 khususnya dari gereja2 kharismatik “mega-church” yg ada di kota-kota besar: walau mungkin belum bisa meniru “se ekstrim” apa yg dilakukan Sri Paus hari ini, kurangilah gaya kalian yg bermewah-mewah itu. Mobil mewah, jas mewah, jam mewah, istana mewah, makan mewah, hidup mewah dll. Pokoknya semua hal berbau mewah. Sudah kalah gaya pengusaha kalian buat. Bahkan jas dan baju yg kalian pakai naik mimbar utk memberi Kotbah pun jas dari rumah mode. Jas desainer.
2) Jemaat datang naik angkot kalian pulang naik Jaguar. Jikapun misalnya uang itu dari penghasilan kalian sendiri berperilaku “normallah” kalian, apalagi jika utk menopang kemewahan kalian itu berasal dari uang kolekte dan persepuluhan. Jadi kembalilah kalian berperilaku normal layaknya seorang pemuka agama dan Imam. Kami jemaat ini “daging” kami rentan dicobain, jangan juga daging kalian jadi sama dgn kami. Bahkan lebih dari jemaat. Biar ucapan kalian bisa didengar dan mengingatkan kami para jemaat ini jika salah jalan dan jadi penjahat ditempat kami masing2.
3) Kalian yg ingin menarik ajaran Kristen kembali ke akar dan memurnikannya, semurni yg tertulis di Alkitab, malah kalian sendiri yg bergaya paling mewah dgn segala pembenarannya.
Apa yg ditunjukkan Paus hari ini mengetuk banyak hal di sanubari kita.
Sehat utk kita semua.
Hormatku,
JS.