JUJUR JUSTRUUUUU rasanya jadi capek karena mempertanyakan gue terlalu aware ya? kok orang lain gabisa paham yg gue rasakan? apa emang gue terlalu lebay? karena jadinya rasanya our standards itu ketinggian dibandingkan 'normal'nya orang lain. capek coy😇
“tas gaada gender” “jangan menormalisasi bahwa tas itu berkelamin” “TAS ITU DIPAKE APABILA MAMPU”
say it louder kak igun😗😗😝😝😝
jadi buat orang orang yang masih julid perkara renjun atau cowo manapun pake tas yang kata kalian itu buat cewe denger yaa “UPDATE FASHION”🫡🫡🫡
tiap ada opini bodoh rasanya gue pgn ngomong "kyk ga sekolah/lu sekolah ga sih" but on the deeper level i feel like it's not entirely their fault since pendidikan di sini emg ga merata so i just sit back and
Fasis twitter homofobik mentok cuci tangan setelah ikut menyiram bensin ke api kebencian yang bikin kelompok queer makin rentan: "bukan bermaksud membela boti atau membenarkan penyimpangan, tapi serang perilakunya bukan orangnya"
Giliran sama LGBT, kalian beringasnya minta ampun. Tapi begitu ada pemuka agama lecehin santri atau belasan laki-laki perkosa satu wanita, kalian mendadak bisu.
Gak usah sok keras!
Dulu komunis
Dulu (mungkin sampai sekarang) etnis Tionghoa
Sekarang teman2 LQBTQ+
Tapi bisa aja
Besok Kpopers
Besok supporter bola
Besok pembaca
Besok anak gym
Besok sinefil
Besok penonton Spongebob
etc
Tak ada yg pernah tahu kelompok mana yg akan dijadikan kambing hitam di negara yg bobrok ini. Jadi, kasihilah sesamamu manusia, wahai manusia. Yang iblis ya udah sih emang susah dibilangin.