@LembagaKERIS Baru mau tidur tiba2 kayak pada panik semua OSINT di eropa gara2 pemerintah sini sama news outlet pada blg “siap-siap” gitu ke entah apa yang akan terjadi nanti (ntah dalam hari, minggu, atau bulan-bulan)
@zlazloj Rata2 rolling stock di London dari tahun 90an semua dan gak ada AC. Yang beneran agak modern cuma Circle/District/Metropolitan/Hammersmith yang rolling stocknya dari 2010an jadi ada ACnya. Rencana penggantinya dari rolling stock Piccadilly tapi dari 2024 delay terus
@txttransportasi@Rianhartanto387 Paling sering disana naik Jubilee line (rute kuping budek) sebenernya lebar kursi aman2 aja gak sempit juga. Tapi emang kalo armrest ya tergantung kalo dapet duluan pas emang lagi kosong wkwk. Kalo masalah kotoran, cerita horor paling sering dari Northern Line kayaknya
@MightyWar3 Akhir-akhir ini memang banyak kapal AAW ship tambah berat gara2 radarnya. Makanya F-127, dan Italy DDX lumayan berat gara2 harus bawa radar lebih gede yg by extension juga perlu power requirement lebih besar yg buat kapal AAW sekarang tambah besar ukurannya.
@magerhidupp Emang pasti beda drpd pas kerja, tapi gara2 ada break tengah minggu jadinya ada waktu untuk lakuin hal lain dan bisa dapet 1 slow day biar lebih produktif dihari lain. Karena mikirnya kalo aku sih long weekend buat beneran jadi mager.
@magerhidupp Walaupun ya cuma level Univ, tapi pas semester 3 atau 4. Pernah berhasil buat hari Rabu kosong gak ada kelas karena just so happen matkul di hari selain Rabu. Pas dapet mid week break emang kerasa beda seh drpd long weekend.
@MightyWar3 Ada faktor CdG juga kah karena mereka masih on the way ke Mediterranea timur? Walaupun ya mereka gak partisipasi secara offensive tapi CdG dan Escort nya disana aja udah cukup untuk GRF pindah ke Arabian Sea
@roynehans91@AndCav4@Id77Kgt Squadnya USMC itu lumayan gede. Kayak 3 Fireteam isi masing 4 orang plus 1 Squad Leader itu sekitar 13 orang total. Masih mending ideal ada SAW tapi volume of fire dari 13 orang lumayan byk seh. Liat vid Battle Order baru menarik seh liat eksperimen USMC tentang squadnya.
@Eiuendiduh@banirra09@EvoSwatch Ngl a mix of Rafale, KF-21, and maybe some amount ish of F-16V is a good mix than whatever bs that happen rn. But atp that’s a dream. I like the F-15EX but ngl sometimes I think at some point maybe more MRCA could be used to close the gap of not having heavy fighters.
@caprisunburst@KopiCobalagi@MelaoKamisama@69dirtyk@anvie “Cuman 2 yg militer sisanya orang sipil” tapi programnya dibawah kontrol DoD dan menggunakan sumberdaya dari NRL dan ACE. Kooperasi antara Sipil dan Militer pun saat awal peluncuran satelit Amerika pun gak bisa terhindarkan.
@caprisunburst@KopiCobalagi@MelaoKamisama@69dirtyk@anvie Artinya memang motivasi utama berasal dari kebutuhan militer kalau dana berasal dari DoD? Emang gak diskredit NASA karena malahan mereka saling membutuhkan. Tapi bukan artinya juga proyek seprti GPS pun tidak bisa terjadi tanpa bantuan militer
@caprisunburst@KopiCobalagi@MelaoKamisama@69dirtyk@anvie Tapi kalo mau sistem GNSS yang beneran pegangan sipil bukan militer itu Galileo punya Uni Eropa. Galileo di operate EUSPA bukan organisasi militer. Tapi selain itu emang rata2 GNSS punya asal muasal untuk penggunaan militer.
@caprisunburst@KopiCobalagi@MelaoKamisama@69dirtyk@anvie Ya tapi tadi bilang “Gak ada pihak militer pun tetep pihak sipil yang bakal jalanin” tapi ya faktanya juga yang jalanin militer kok (lewat USSF) diwebsite NASA sendiri dijelasin kok.
https://t.co/Ql7zVRfuJV
@caprisunburst@KopiCobalagi@MelaoKamisama@69dirtyk@anvie Ini cuma cari cepet aja dari internet tapi yang pegang satelit GPS sekarang (untuk pengguna sipil dan militer) itu Mission Delta 31 United States Space Force. Jadi satelit GPS sipil dan militer sampe sekarang masih dikontrol bawahnya militer juga.