Di sidang MK, 30 Juni 2026, dosen Cenuk minta perlindungan:
"Kami mempertaruhkan pekerjaan kami."
Ketua MK Suhartoyo peringatkan langsung:
"Kampus tidak boleh ada dampak negatif ke saksi."
Setelah sidang: penugasan akademik dicabut.
Riset bareng BRIN & MA tidak diakui.
Konferensi internasional harus bayar sendiri.
Doktorat Australia.
Publikasi Scopus.
Reviewer beasiswa internasional.
Kampus tidak intervensi, katanya.
Dinasti Jokowi sudah kehilangan taji ?
Terdapat 3 (tiga) gejala bhw dinasti Jokowi mulai kehilangan keistimewaan :
1) kembali normalnya proses penegakan hukum kasus ijazah palsu, dg gejala : (1) tidak ditahannya Roy Suryo dan dokter Tifa, dan (2) menangnya praperadilan Roy Suryo.
2) terbongkarnya bobrok bisnis anak-anak Jokowi
3) timbulnya penolakan safari Jokowi di daerah.
Terkait dengan bisnis anak-anak Jokowi :
1) Bisnis Gibran. Sebelumnya terdapat 8 (delapan) perusahaan milik Gibran, seperti Chilli Pari, Markobar, Mangkokku dll dibawah perusahaan induk PT Harapan Bangsa Kita (GK Hebat) sudah tidak terdengar lagi - bangkrut ?
2) Bisnis Kaesang. Dari 12 perusahaan milik Kaesang, seperti Sang Pisang, TernakKopi, Siap Mas, Es Doger dll, sebagian besar sudah bangkrut.
Artinya perusahaan tersebut memang tidak layak atau saat itu ada yang sedang “mencuci”.
Masih ingat “suntikan” dana Rp 71 Milyar ke perusahaan Kaesang untuk bisnis Es Doger ?
Bagaimana dg “suntikan” modal bisnis lainnya ?
Juli 2025: Menteri UMKM Maman ketahuan bawa keluarga ke Eropa pakai surat dinas → langsung datang ke KPK, bawa cetak rekening pribadi, buktikan bayar sendiri.
Juli 2026: Menteri PU Dody ketahuan bawa istri-anak ke New York jelang Final Piala Dunia → klarifikasinya: "tidak pakai APBN."
Standar transparansi sudah ada presedennya.
Satu menteri tunjukkan rekening.
Satu menteri tunjukkan... press release.
Kalau memang dana pribadi, rekeningnya mana, Pak?
Ketua MPR diutus Prabowo untuk hadiri pemakaman Khamenei dengan Menlu. Ini diutus sebagai kader apa sebagai ketua MPR. Kalo sebagai ketua MPR ngaco, MPR bukan bawahan presiden, kalo sebagai kader, kocak, buat nemenin Sugi doang 🙄
Bu Megawati malah ucapkan belasungkawa sampai ditayangkan oleh televisi Iran. Klo ayah takut diomelin trump apa gimana sampai diingatkan pak dino baru Menlu berangkat 🙄
Dinasti Jokowi sudah kehilangan taji ?
Terdapat 3 (tiga) gejala bhw dinasti Jokowi mulai kehilangan keistimewaan :
1) kembali normalnya proses penegakan hukum kasus ijazah palsu.
2) terbongkarnya bobrok bisnis anak-anak Jokowi
3) timbulnya penolakan safari Jokowi di daerah.
Terkait dengan bisnis anak-anak Jokowi :
1) Bisnis Gibran. Sebelumnya terdapat 8 (delapan) perusahaan milik Gibran, seperti Chilli Pari, Markobar, Mangkokku dll dibawah perusahaan induk PT Harapan Bangsa Kita (GK Hebat) sudah tidak terdengar lagi - bangkrut ?
2) Bisnis Kaesang. Dari 12 perusahaan milik Kaesang, seperti Sang Pisang, TernakKopi, Siap Mas, Es Doger dll, sebagian besar sudah bangkrut.
Artinya perusahaan tersebut memang tidak layak atau saat itu ada yang sedang “mencuci”.
Logika sederhana, kalau pakai APBN ya kenapa nama2nya masuk di surat dinas? 🙈 Btw, waktu kunkernya bisa bersamaan yaa dgn final Piala Dunia tgl 19 Juli di MetLife Stadion Newyork? Btw pak, ada salam dari rakyat Aceh yg patungan 1M buat bangun jembatan. Ini harusnya tugas bapak dan jajaran loh...
BGN makin layak disebut "bancakan gizi nasional". Mantan Wakil Kepala Badan Gizi Nasional Sony Sonjaya mengungkap ada puluhan pejabat, orang-orang dekatnya, dan elite BGN yang mendapat keuntungan dari anggaran makan bergizi gratis.
Kedatangan Ustaz Abdul Somad (UAS) ke Kabupaten Kutai Barat, Kalimantan Timur, yang sebelumnya sempat diwarnai aksi penolakan oleh sejumlah pihak, akhirnya berlangsung lancar.
Dai kondang tersebut tetap melanjutkan agenda dakwahnya dan mengisi Tabligh Akbar di Masjid Al-Mutaqqin Islamic Center diikuti ribuan jamaah.
Tamparan keras buat pemerintah daerah! ‼️
Karena jalanan tak kunjung diperbaiki, warga Lampung Timur akhirnya bergerak sendiri.
Mereka lebih memilih mengalokasikan uang pajak buat beli material bangunan daripada menunggu anggaran yang nggak pasti.
Inisiatif rakyat atau bukti kegagalan pejabat? 🙄🔥 #SindiranHalus #InfoLampung #PajakUntukRakyat #GotongRoyong
Maluku Utara adalah salah satu penghasil nikel terbesar di Indonesia, bahkan disebut memiliki pertumbuhan ekonomi tertinggi.
Namun kenyataannya wak, pemerintah daerah di sana tak sanggup membayar gaji guru P3K. Angka pengangguran pun masih tinggi.
Lalu awak bertanya untuk siapa sebenarnya kekayaan alam Maluku Utara ini?
Inilah wak bukti nyata wajah negara berbentuk unitarian. Kekayaan sumber daya alam mengalir deras ke pusat, sementara daerah hanya kebagian beban dan ketertinggalan
Andai Indonesia berbentuk federal, kejadian seperti ini hampir mustahil terjadi di daerah yang kaya SDA.