Indonesian cinema has the opportunity to make something like Obsession with those pelet stuff, but choose to make cheap horror setan jawir story, what a wasted opportunity
Gak usah sok keras!
Dulu komunis
Dulu (mungkin sampai sekarang) etnis Tionghoa
Sekarang teman2 LQBTQ+
Tapi bisa aja
Besok Kpopers
Besok supporter bola
Besok pembaca
Besok anak gym
Besok sinefil
Besok penonton Spongebob
etc
Tak ada yg pernah tahu kelompok mana yg akan dijadikan kambing hitam di negara yg bobrok ini. Jadi, kasihilah sesamamu manusia, wahai manusia. Yang iblis ya udah sih emang susah dibilangin.
#wtb#zonauangㅤ guys ada yang mau preloved-in keranjang rio atau pet cargo ga, kucingku mau steril tapi pet cargonya ilang please butuh urgent prefer daerah pamulang dan sekitarnya
@ssdariwarga Inget ucapan bahwa kita cuman once accident away to become a disabled.
Cuman butuh 1 kecelakaan yang bisa bikin kita menjadi seorang penyandang disabilitas..
Bagaimana pun yang valid dan licit adalah komuni Katolik (menurut perspektif Katolik) jadi kalo tidak dalam keterpaksaan ga ada alasan nerima komuni di gereja lain, ortodoks sekalipun (imam ortodoksnya juga gamau ngasih awokwok)
Secara umum, umat Katolik Roma tidak diperbolehkan menerima perjamuan kudus (komuni) di gereja-gereja Protestan. Alasannya :
1. Tidak ada jalur suksesi apostolik.
Imam pada gereja Protestan tidak memperoleh sakramen seperti imam Katolik yang memperoleh sakramen imamat. Artinya, perkataan konsekrasi atau “kata-kata/ doa Yesus untuk merubah roti dan anggur menjadi Tubuh dan Darah Kristus oleh kekuatan Roh Kudus” harus dilakukan oleh imam yang ditahbiskan oleh Uskup yang mempunyai jalur apostolik, yang kalau ditelusuri maka rahmat tahbisan yang diperoleh dari penumpangan tangan ini adalah berasal dari para rasul, yang menerima mandat dari Yesus sendiri.
Dengan demikian, Gereja Katolik tidak dapat mengakui keabsahan Ekaristi dari gereja lain, kecuali dari Gereja Timur Ortodox yang juga mempunyai tahbisan yang sah (mempunyai jalur apostolik), sehingga sakramen yang dilakukan dalam gereja mereka juga sah.
2. Transubstantiation (Trans-substansiasi) dan Consubstantiation (Konsubstansiasi): Gereja Katolik mengajarkan bahwa roti dan anggur berubah menjadi Tubuh dan Darah Kristus setelah konsekrasi (disebut: trans-substansiasi). Ini artinya, bahwa yang termakan atau sisa dari Roti yang sudah dikonsekrasi adalah benar-benar Tubuh Kristus. Ini menyebabkan Gereja Katolik menyimpannya dalam tabernakel, dan juga ada doa Adorasi, yaitu doa di depan Sakramen Maha Kudus.
Jadi, jika seorang Katolik menghadiri ibadah Protestan, ia dapat ikut berdoa dan berpartisipasi dalam bagian-bagian yang sesuai, tetapi tidak menerima perjamuan kudus Protestan. Sebaliknya, jika menghadiri Misa Katolik dan belum dapat menerima komuni, seseorang dapat tetap maju dengan tangan menyilang di dada untuk menerima berkat (jika praktik itu berlaku di tempat tersebut).
Dasar hukum :
Kitab Hukum Kanonik kanon 844.
Katekismus Gereja Katolik nomor 1398–1401.