@Lamort_Inconnue Anak itb kalau gk rasis + classist nyanpein kritiknya bakalan gacor dah
Tapi sayangnya mereka lebih milih rasis + classist ke sunda ckckckck. Wasted potential 🤗
@perciivall Asli om, hampir disemua "konteks berdialektika" asal ketik asal sikat kiri kanan, teuing karna ngerasa anon atau faktor lain tp mun ditelaah mah emng meni raresep eta ngalebar kamana karep nateh ampun dahh🙃
Sepakat! Banyak hal yg terlalu dibiarkan ‘berlebihan’ di perayaan tahun ini dan itu perlu diakui. Hal tsb perlu dijadikan concern bersama, tanpa perlu mendiskriminasi Bobotoh lainnya apalagi sampe secara jamak bilang SDM rendah dan berkata rasis.
@Kafkaspuppy69 Bnrn nanya kek gini ke bobotoh? Kalo situ bnran berjejaring gk akan ada pertanyaan kek gitu. Pertanyaan lu menunjukkan ketidaktahuan dan ketidak napakan elu dalam berjejaring dan ber-"aksi" di bandung. Gk usah brsik di sosmed, sini ke dago elos kalo beneran mau tau jawabannya. 😉
@tagarabak Ini yg ngevideo sm warga yg laen apa gk gemes yak? Kalo sampe ke rumah gw pake kostum gt trs bawa sajam gw beneran jdiin pocong itu sumpah dahh🙃
Seluruh akar rumput kota Bandung selalu berjuang bersama Dago Elos yang dimana letaknya tidak jauh dari ITB, lantas dimana kelas "ekslusif" di moment krusial itu ? Mahasiswa kan ya? Call your dad baby 👌
Guys, peraturan H2H itu udah diketahui dan disepakati dari awal Liga mau mulai.
Terus datanglah para fans kardus tanya harusnya borneo yg juara GD nya lebih banyak.
Yg salah bukan aturannya, yg salah kamu baru nonton di minggu terakhir.
#OnThisDay (21 Mei 2018) Inter mengalahkan Lazio dengan skor 2-3. Pertandingan ini kerap dianggap sebagai garis finish banter era Inter. Gol Vecino menjelang akhir pertandingan adalah momen puncak yang meloloskan Inter ke UCL 2018/2019.
Berikan ruang untuk skuad Persib 25/26 menikmati hasil kerja keras mrk apapun hasilnya nanti, mrk yg layak menjadi sorotan utama di semua rangkaian perayaan. Dan jgn beri tempat para bajingan birokrat dan gangster atau sampah masyarakat lainnya untuk berulah.
“LAUK BURUK MILU MIJAH.” Ungkapan Sunda ini punya makna yang dalam. Kurang lebih menggambarkan orang-orang yang ikut muncul dan memanfaatkan keadaan di tengah momen besar, padahal kehadirannya justru bisa membawa masalah. Dalam suasana euforia Persib juara, istilah ini relevan sebagai pengingat agar semua pihak tetap waspada terhadap oknum yang mencoba menunggangi perayaan untuk membuat keributan, melakukan tindakan kriminal, atau memancing kekacauan.
Perayaan juara seharusnya jadi momen kebanggaan bagi Bandung dan seluruh bobotoh. Karena itu, mari rayakan dengan cara yang tertib dan saling menjaga. Jangan sampai kemenangan Persib justru meninggalkan citra buruk akibat ulah segelintir orang yang tidak bertanggung jawab. Konvoi harus tetap aman, nyaman, dan penuh rasa hormat terhadap sesama pengguna jalan maupun warga sekitar.
Hal yang sama juga berlaku saat laga terakhir Persib melawan Persijap di GBLA. Bobotoh cukup menikmati pertandingan dari tribun dan memberikan dukungan terbaik dengan cara yang dewasa. Tidak perlu turun ke lapangan setelah pertandingan selesai. Biarkan para pemain merayakan bersama bobotoh lewat victory lap, karena momen itu akan terasa lebih berkesan ketika semua berjalan tertib dan aman.
Selain itu, hindari membawa petasan ataupun menyalakan flare selama pertandingan berlangsung. Atmosfer GBLA tidak pernah membutuhkan hal-hal yang membahayakan untuk terlihat megah. Dukungan, nyanyian, dan loyalitas bobotoh sudah lebih dari cukup untuk menunjukkan betapa besarnya kecintaan terhadap Persib.
Jaga Bandung. Jaga GBLA. Jangan biarkan “lauk buruk milu mijah” merusak momen yang seharusnya menjadi kebanggaan bersama. Karena juara bukan hanya soal hasil di lapangan, tetapi juga tentang bagaimana suporternya mampu menjaga nama baik klub dan kotanya dengan penuh kedewasaan.
Mau mereka promosi jungkir balik satu kereta dijadiin promosi gini, boikot harus tetap ditegakkan ya gaes.
Sudah desperate sekali mereka sampe satu gerbong full Coca Cola gini. Dulu gak pernah mereka all-in sampe sebegininya.😂
Jangan goyah!
For all Bobotoh, You’re strictly banned from bringin’ and lettin’ off fireworks in the stands, and you ain’t to be chuckin’ anyfink at all, in any shape or form. No leggin’ it onto the pitch or wanderin’ down onto the grass, alright?