@consurgea 「 aku juga, rasanya sepi sekali saat kota tutup dan tidak ada kalian. 😔 tuan rindu menyimpan deposit di bank? 😋 aku sangat baik, apalagi setelah bertemu dengan tuan wright. tuan sendiri bagaimana? 」
“Siap?” tanya Yoga sembari berbalik badan. Menyiapkan diri untuk melempar plushie ini sekuat tenaga.
“Satu, dua, tiga!!” Plushie tersebut pun berhasil dilempar kuat-kuat ke belakang.
[ QRT untuk menangkap Plushie Limited Editionnya Bantal! Ditunggu hingga 10 menit, ya. ]
Saling mengikat ikrar suci di depan altar dan seluruh khalayak yang menjadi saksi.
“Karena itu,” jeda diberikan dengan bisikan kecil, namun lebih dari cukup ‘tuk didengar oleh mereka berdua.
“Terima kasih untuk tetap bertahan hidup bersama denganku.”
Tanpa lidah, tanpa nafsu berlebih, namun dilakukan dengan penuh kelembutan dengan mencurahkan segala kasih sayang yang ia miliki.
𝗠𝗶𝗹𝗶𝗸𝗻𝘆𝗮.
𝗬𝗼𝗴𝗮 𝗮𝗱𝗮𝗹𝗮𝗵 𝗺𝗶𝗹𝗶𝗸𝗻𝘆𝗮 𝘀𝗲𝗼𝗿𝗮𝗻𝗴.
@aethramedeis Hari ini, Teren Santoro adalah sang 𝐩𝐞𝐦𝐚𝐧𝐠𝐤𝐮 𝐜𝐢𝐧𝐜𝐢𝐧—pengantar benda suci perlambang cinta kepunyaan dua insan yang tengah berdiri di atas altar dalam rengkuhan kasih. Sebongkah harta sakral akan mengikat mereka dalam komitmen kekal abadi.. cincin ini; kecil
@diafolie 「 oh~ dimana teman kak leo? aku sangat baik, bagaimana dengan kakak? ☺️ tentu saja yang lain ikut, apa kakak belum bertemu dengan yang lain? 」
Membiarkan perasaan bahagia itu ia lepas dengan senyuman lebar, dan segala rasa harunya tertuangkan oleh air mata yang jatuh.
“Ya, saya sangat bersedia.”
𝐷𝑎𝑛 𝑘𝑎𝑙𝑖 𝑖𝑛𝑖, 𝑎𝑘𝑢 𝑏𝑒𝑛𝑎𝑟-𝑏𝑒𝑛𝑎𝑟 𝑚𝑒���𝑗𝑎𝑑𝑖 𝑚𝑖𝑙𝑖𝑘𝑚𝑢 𝑠𝑒𝑜𝑟𝑎𝑛𝑔, 𝑩𝒐𝒓𝒚𝒂.
@consurgea
“𝘔𝘰𝘺 𝘻𝘢𝘺𝘤𝘩𝘪𝘬.”
Tangan besar ini terjulur pada sang kekasih. Dari teman sekelas menjadi pasangan hidup, altar pernikahan telah menunggu mereka di depan mata.
“Ayo.”
Seseorang yang berdiri di sampingnya saat ini, seorang teman, sahabat, kekasih, dan kelak, suaminya.
“... Boris,” panggil Yoga setelah berdiam begitu lama. Salahkah bila ia terlena dengan kilau emas itu sekarang? Kilau yang kini lebih berwarna dan jauh lebih cerah, ...