mantan ketua MK, Arief Hidayat cerita pengalamannya ngobrol dgn hakim dari negara skandinavia saat kongres MK sedunia di Madrid
👴🏻: "negara anda 98% ateis, kok gada korupsi?"
👨🏻⚖️: "urusan dunia diselesaikan sebaik-baiknya di dunia"
👴🏻: "saya terpukul krn negeri saya 98% religius tapi justru rusak kyak sekarang ini"
Ferry Irwandi menyoroti fenomena banyaknya mobil yang terjual habis di ajang GIIAS 2026 di tengah kondisi ekonomi masyarakat yang masih menjadi perhatian.
Hal itu bermula dari unggahan Sheila Dulce di Threads yang menulis, “In this economy, noh mobil-mobil di GIIAS banyak yg sold out.”
Unggahan tersebut kemudian dibagikan Ferry. Ia menilai fenomena tersebut menunjukkan adanya kesenjangan yang cukup besar di masyarakat.
“Di satu sisi ada kelompok kecil masyarakat yang sebegitu gampangnya borong mobil di GIIAS saat sebagian besar lagi bahkan terguncang hanya untuk perkara mempertahankan kehidupan,” tulis Ferry.
Menurutnya, kondisi tersebut menjadi gambaran betapa jomplangnya distribusi pendapatan di masyarakat saat ini.
MENUJU INDONESIA BANGKRUT...
REFORMASI JILID II AKAN SEGERA TERJADI...
HUKUM CARUT MARUT,
BBM KEBUTUHAN POKOK MENINGGI,
MBG, KOPDES PROGRAM GA GUNA LADANG KORUPSI....‼️
#GantiTotalRezimPrabowo#GantiTotalRezimPrabowo
🆘🆗
Kenapa nggak ada di TV?
Ada temen gw yang kerja di Media, waktu upload konten tentang berita negatif dari salah satu instansi langsung kena teror, akhirnya menyebabkan Direkturnya males berurusan sama kawanan instansi tersebut.
Ada media yg terbungkam dengan alasan melindungi keluarga.
Intinya disini yang cacat adalah sistem kepemerintahan itu sendiri!
Saya akan kembali ke Postingan ini 2 tahun lagi.
- Banyak koperasi tidak sanggup membayar gaji manajer.
- Manajer profesional mundur, digantikan pengurus seadanya atau orang titipan.
- Dana Desa/APBD mulai dipakai menutup gaji, operasional, dan cicilan.
- Subsidi APBN diperpanjang atau diganti nama agar program tidak terlihat gagal.
- Koperasi tetap tercatat aktif, tetapi transaksi minim dan stok terbatas.
- Bank mulai mengeluh kredit macet meningkat.
Bule ini kasih tau kalau kemampuan warga di sebuah negara untuk bisa jalan2 keluar negeri adalah hasil dari keputusan politik.
Dia orang Belanda. Kasih contoh kalau dia mau ke Indonesia, dia tinggal terbang aja. Sementara orang Indo mau ke Belanda mesti buat visa dan bisa sebulan nunggu.
Contoh lain, meski bukan jalan2. Ada seorang supir taxi di Bali, tiap ditanya ttg resto apa yang enak, si supir sarankan ke resto bebek tertentu. Tapi, selama hidupnya, dia gak pernah makan disitu. Pertama kali dia makan, itu diajak sama turis yang naik taksinya.
Jadi kalau ada yang gak peduli sama politik, ya lu liat tuh. Lu bisa pergi keluar negeri dengan mudah/sulit bukan faktor duit doang, tapi faktor pemerintah lu jago atau katrok.