Anak-anak Gaza memang bermental baja. Mereka masih bisa tersenyum di antara puing-puing reruntuhan bangunan yang hancur dibombardir oleh penjajah. Ketika ditanya apakah kamu takut, "Aku hanya takut kepada Allah".
Mereka ditempatkan di kamp Holokaus oleh orang Eropa. Dipersekusi, dibantai bahkan digas oleh orang Eropa. Hingga akhirnya diusir dari Eropa oleh orang Eropa.
Mereka pun menyelamatkan diri ke Palestina dan tanah Muslim lainnya, namun ternyata dibantu oleh Inggris, AS dan PBB mereka menikam dari belakang. Mereka yang awalnya pengungsi yang dibantu ini lalu angkat senjata dan mengusir penduduk pribumi dari tanahnya. Air susu sungguh dibalas oleh air tuba.
Dalam 15 tahun, 12 ribu roket pejuang Gaza ditembakkan dan total pemukim Israel yang tewas karena roket itu, 33 orang. Israel dan buzzer-nya memaksa kita mempercayai 1 roket pejuang Gaza bisa membunuh 500an orang dalam 1 malam saja.
Dan pada video di bawah tampak jelas radius ledakan roket standar buatan pejuang Gaza.
Israel dan buzzer-nya memaksa kita mempercayai bahwa roket pejuang Gaza inilah yang meledakkan rumah sakit di Gaza dan membunuh 500an warga sipil.
Mereka berdusta soal pejuang H4mas memenggal 40 kepala bayi Israel dan sekarang mereka kembali berdusta soal roket pejuang yang katanya meluluhlantakkan rumah sakit.
Frederic Landau dari Pasukan Khusus Intelijen Israel ketar ketir melihat warna pakaian sari yang dipakai presenter media India, Shreya Dhoundial. Dia menuduh bahwa presenter itu, sengaja memakai pakaian sari dengan warna yang dianggap sebagai representasi warna bendera Palestina. Shreya membantahnya bahwa pakaian sari itu tidak ada hubungannya dengan pihak manapun dan itu adalah milik neneknya yang jika masih hidup, dia berusia 105 tahun (jauh lebih tua dari Israel).
Shreya membungkam Frederic dengan kalimat luar biasa, "Saya tidak akan membiarkan Anda memilih apa yang saya kenakan dan saya tidak akan membiarkan Anda memilih apa yang saya katakan. Saya akan katakan apa yang harus saya katakan. Dan saya akan sampaikan kebenaran sebagaimana yang saya saksikan."
Intelijen penjajah ternyata lemah...
"Anda mengatakan bahwa semua gambar yang kami saksikan di layar TV telah dipalsukan dari suatu tempat, gambar semua anak yang ditarik dari puing-puing reruntuhan dan dibawa ke rumah sakit yang kehabisan persediaan sebagai gambar palsu?"
"Berapa bangunan apartemen yang telah Anda hancurkan di Gaza? Satelit pengintai Anda mungkin bisa menghitungnya. Berapa bangunan sipil yang telah Anda hancurkan di kota Gaza?"
"Jadi bangunan apa itu yang Anda hancurkan? Di Beit Hanoun di perbatasan saya saksikan dengan mata kepala saya sendiri."
Jarang-jarang ada media Barat yang berani mencecar pejabat Zi0nis penjajah seperti itu...
UPDATE #GazaGenocide
Sebagian orang
pergi tidur memeluk keluarga
Sebagian lain
dilenakan musik
Keluarga #Gaza kita
pergi tidur memeluk maut
'Musik' mereka
dentuman bom
desingan rudal
tangis kesakitan
tarikan nafas terakhir
لا اله الا الله محمد رسول الله
@alqudsalbwsalah
6 #PerangGaza terakhir melawan Zionist ‘Israel’.
Ya Allah akhirilah dg kemenangan & kemerdekaan #BaitulMaqdis, terpulihkannya semua hak & kembalinya keluarga #PalestinaKita ke rumah & kampung halaman mereka.
Yaa Aziz, yaa Qawi. @sahabatalaqsha
(Infografis revisi)
UPDATE #GazaGenocide
Kamis 19/10/2023, #AlQassam keluarkan 12 pengumuman ttg pergerakannya (plus 1 nasyid) dlm #TaufanAlAqsha. Termasuk serangan ke arah instalasi2 militer Zionis: Tel Aviv, B'ir Sab'a, Asqalan, Sdeirot, Asdud, Netifot & ke arah tank Zionis dekat Khan Younis.
UPDATE #GazaGenocide
Kamis 19/10/2023, pembantaian rakyat #Gaza oleh Zionist 'Israel' masih berjalan terus. Dalam sehari ini, sedikitnya 40 orang warga syahid karena serangan-serangan Zionist. Yang ini adalah keluarga #PalestinaKita di Jabalia.
@AlQastalps
UPDATE #Gaza
Sesudah banyak kendaraan militernya dihancurkan Mujahidin, hari ini militer 'Israel' dapat kiriman baru dr AS. Sejak pecah perang #TaufanAlAqsha Sabtu 7/10/2023, AS sudah 5 x kirimkan persenjataan & amunisi ke 'Israel'.
@QudsN | #TaufanAlAqsha | @sahabatalaqsha
Seperti tidur.
Semoga tidur yang penuh kegembiraan,
hai Ananda.
Semoga Allah jumpakan lagi dengan
Mama-Baba
di tempat tak ada lagi
kekejaman
penindasan
kesakitan
penderitaan...
@qudsplus#TaufanAlAqsha
Adakah ‘lato-lato’ di Surga?
Ya Allah, karuniakanlah semua kesenangan bermain di Surga bagi Ananda #Gaza yang dibunuh Zionist ‘Israel’ ini, dalam keadaan masih memegang permainan kesayangannya.
#GazaGenocide@gazaalannet Jumat 20/10/2023
@qudsn@Aljazeera kabarkann, sedikitnya 8 orang yang berlindung di Gereja Ortodoks St Porphyrius #Gaza tewas dalam serangan Zionist 'Israel' semalam, Jumat 20/10/2023
اِنّا لِلّهِ وَاِنّا اِلَيْهِ رَجِعُوْنَ
URGENT #GazaGenocide
Bom Zionist ‘Israel’ jatuh di atas 400 warga #Gaza Kristen & Muslim yang berlindung di St. Porphyrius Church/كنيسة القديس برفيريوس
“Kemana kami mesti pergi?!” teriak seorang warga Kristen #Gaza@QudsN | @Sahabatalaqsha
Sabtu dini hari 20/10/2023
URGENT #GazaGenocide
Zionist ‘Israel’ bom Gereja Ortodoks #Gaza, tempat sekitar 400 warga Kristen & Muslim berlindung selama berhari-hari. Belum diketahui jumlah korban.
@QudsN Jumat 20/10/2023
WARNING
Mohon maaf, video ini mungkin terlalu menyedihkan.
Seorang pemuda #Gaza yang sakaratul maut, dituntun untuk bersyahadat. Dia satu dari 3500 warga #Gaza yang dibantai dengan sadis oleh Zionist 'Israel.'
Semoga Allah ampuni dan masukkan dia ke JannahNya.
@wissamgaza