Bergabunglah dalam kemeriahan Festival Budaya Dayak Kenyah 2025 di Desa Budaya Pampang, Samarinda!
Acara ini akan memperingati Ulang Tahun dan Pesta Panen dengan berbagai atraksi budaya menarik. Mulai 19-22 Juni 2025, nikmati pertandingan olahraga tradisional seperti lomba sumpit, acara pentas kesenian Dayak, dan hiburan tari budaya dari berbagai daerah seperti Bugis, Sunda, dan Jawa.
Ikuti kami di @budayapampang untuk info lebih lanjut.
Ayo, rayakan kekayaan budaya bersama! #FestivalDayakKenyah2025 #BudayaPampang #WonderfulIndonesia
Kebakaran di Big Mall Samarinda:
Samarinda, 4 Juni 2025 – Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kota Samarinda, Hendra AH, memberikan keterangan resmi terkait kejadian kebakaran yang terjadi di Big Mall Samarinda pada Selasa malam, 3 Juni 2025, sekitar pukul 00.00 WITA. Insiden ini sempat menimbulkan kepanikan di kalangan masyarakat, namun berkat respons cepat dari tim pemadam kebakaran, situasi berhasil dikendalikan.
Kronologi Awal dan Respons Cepat
Menurut Hendra, informasi awal tentang kebakaran di area atrium Big Mall diterima oleh pihaknya setelah tim tiba di lokasi.
"Kami mendapati api sudah cukup besar, sementara asap telah memenuhi hampir seluruh ruangan mall," jelas Hendra dalam pernyataannya. Tim pemadam kebakaran langsung mengerahkan seluruh sumber daya yang ada untuk memadamkan api. Sistem proteksi kebakaran di gedung Big Mall, termasuk sprinkler otomatis, juga turut aktif membantu proses pemadaman. Namun, Hendra menegaskan bahwa sprinkler tersebut tidak berfungsi secara optimal selama kejadian berlangsung.
Penyelidikan dan Rekomendasi
Setelah api berhasil dipadamkan, tim Disdamkarmat melakukan inspeksi menyeluruh di lokasi kejadian. Hendra menyampaikan bahwa pihaknya telah merekomendasikan agar sistem sprinkler di Big Mall segera diperbaiki.
"Kami sudah beberapa kali menginspeksi Big Mall. Bahkan, kami telah mengeluarkan rekomendasi agar sprinkler segera diperbaiki. Namun, saat kejadian, sprinkler ternyata tidak aktif, sehingga pemadaman awal tidak terbantu sama sekali oleh sistem yang seharusnya menjadi garis pertahanan pertama," tegas Hendra.
Lebih lanjut, Hendra mengungkapkan bahwa sistem hidran yang tersedia di gedung juga dinilai tidak bekerja secara otomatis.
"Hidran di sini harus diaktifkan secara manual. Dalam situasi kebakaran, waktu sangat berharga. Ketika hidran dan sprinkler tidak aktif secara otomatis, respons awal menjadi terlambat. Ini tentu sangat berisiko," paparnya. Ia menyoroti pentingnya perawatan dan pengujian rutin terhadap sistem proteksi kebakaran untuk mencegah kejadian serupa di masa depan.
Penyebab Kebakaran dan Dampak
Hingga keterangan resmi ini disampaikan, penyebab pasti kebakaran masih dalam tahap penyelidikan. Tim dari Disdamkarmat bekerja sama dengan pihak kepolisian untuk menelusuri asal-usul api. Belum ada laporan mengenai korban jiwa dalam insiden ini, namun kerugian material diperkirakan cukup signifikan mengingat lokasi kebakaran berada di area atrium yang merupakan pusat aktivitas Big Mall.
Langkah ke Depan
Hendra menekankan pentingnya kesadaran pengelola gedung terhadap sistem proteksi kebakaran. Ia meminta agar pengelola Big Mall segera melakukan perbaikan menyeluruh terhadap sistem sprinkler dan hidran agar kejadian serupa tidak terulang. "Kami akan terus memantau dan memastikan bahwa rekomendasi yang kami berikan benar-benar dijalankan," ujarnya.
Kebakaran ini menjadi pengingat bagi semua pihak, baik pengelola gedung maupun masyarakat, akan pentingnya kesiapsiagaan dalam menghadapi situasi darurat. Disdamkarmat Kota Samarinda juga mengimbau masyarakat untuk selalu melaporkan potensi bahaya kebakaran secara cepat agar tindakan preventif dapat segera dilakukan.
Big Mall Samarinda untuk sementara ditutup hingga proses investigasi dan perbaikan selesai. Pihak pengelola Big Mall belum memberikan pernyataan resmi terkait kejadian ini, namun diharapkan mereka segera mengambil langkah konkret untuk memastikan keamanan gedung sebelum kembali beroperasi.