sblm kami beneran jadian, topik obrolan aku sm cowokku ya seputar berdiskusi karna kami ini seneng bgt diskusi pake contoh kasus. dari diskusi itu aku bisa menilai karakter dan prinsip dia lewat opini yg dia sampaikan. misalnya, alih2 nanya "km setuju ga sm sistem patriarki?"
gw juga udah ngurangin banget ngeluh soal diri sendiri, instead gw malah lagi sering2nya romanticize diri sendiri yang lagi fase flourishing dan optimis ke depannya everything will get better, lighter, brighter!!
tapi soal ngeluh dan mara2 ke pamrenta mah makin naik💀
Dear women….
1. Always pair iron with vitamin c, never coffee.
2. Magnesium before your period = peace
3. Use salicylic acid on your underarms, not just your face.
4. Probiotic rich foods > probiotic supplements
5. Period pain isn’t always normal.. screen for endo early
6. Lymphatic drainage isn’t a luxury, it’s hygiene
7. Change your pillow case like you change your underwear
8. Start tracking your cervical mucus..not just your periods
vaginas?
1. Use baby wipes everyday
2. Drink at least 5 bottles of water a day
3. Incorporate grapefruit, pineapples, mangos, watermelon, berries & yoghurt to your diet
4. Exfoliate before you shave
5. Use tea tree oil to moisturize the areas that you shave
6. Take your vitamins
7. Invest in soaps that’s just for your vagina
"aku mau mengatasi ini sendiri, aku nggak mau cerita-cerita dulu."
"usahaku jangan sampai ada yang tahu, biar orang lihat hasilnya aja."
seringkali, hal menyakitkan bagi anak baik adalah ketidakpedulian keluarga menjelma jadi kebiasaan..
Bahasa Jawa kalau urusan bau detail banget😭
• Tengik = bau minyak basi
• Nyegrak = bau nyengat
• Sangit = bau gosong
• Langu = bau mentah
• Prengus = bau kambing
• Apek = bau lembap
• Banger = bau bangkai
• Pesing = bau pipis
• Anyir = bau darah/ikan
• Semribit = bau harum yang semerbak
"anak yg baik" itu justru dikasih standar yg ga masuk akal, kalo ga memenuhi standar itu dianggap gagal. kebalikannya "anak yg bandel" dikasih standar yg bare mininum bgt, yg penting gak bla bla bla aja udah dianggap pencapaian.
Setiap kali lo gagal, sebenernya lo lagi dikasih data
Data tentang:
– Apa yang belum siap
– Skill mana yang kurang
– Strategi mana yang salah
Itu feedback buat lo coba lagi dengan cara yang lebih baik
Inituh resep lama, bukan rahasia lagi.
Tapi kalian gen z:
1. Gak mau kerja di tambang & migas karena merusak alam
2. Gak mau kerja di bank, karena bisa gila
3. Gak mau jadi sales karena introvert
So, just enjoy your current salary, sambil gila juga karena tetep overworked and underpaid 😊
Sorry I do not reach out as often as I used to, I have been second guessing my career path,debating my life choices,and sleeping in any free time I get to escape the reality that is my life.
find this beautiful quote:
jika kamu tidak tau apa yang harus dikejar saat ini, kejarlah dirimu sendiri. berusahalah menjadi versi dirimu yang paling sehat, paling bahagia, dan paling percaya diri.
Ternyata duka dari menjadi anak baik sampe berpengaruh juga on how i see others and wanna treat them. Sampe aku menjadikan kemampuan mereka buat share deepest secret sebagai bahan bakar utama "egoku" dulu dan keliru dalam mendefinisikan kebaikan itu sendiri
Dulu senang banget kalo ada yg mau terbuka sama aku, rasanya seperti jadi orang yg dipilih, kayak aku berhasil memenuhi label "anak baik". Aku seneng melakukannya karena labelnya, aku seneng untuk diikutsertakan
Til one day aku merasa jadi "tong sampah" banyak orang tapi kesulitan untuk memberikan sampahku ke orang lain. Hal yg dulu terasa menyenangkan berubah jadi irritating. Dan disitu aku sadar konsepsi ku selama ini keliru
Aku mengira menjadi baik berarti selalu tersedia. Selalu memahami. Selalu menjadi tempat yang "aman", bahkan saat aku sendiri juga lagi butuh rasa aman. Aku mengira kepercayaan orang lain adalah bukti bahwa "aku berharga"
Waktu itu aku cuma tau konsep baik adalah "terus memberi ke luar." Padahal ternyata dia juga butuh untuk "diberi ke dalam"
Dan mungkin, setelah bertahun-tahun sibuk menjadi “anak baik” untuk semua orang, duka terbesarnya adalah menyadari bahwa aku belum pernah benar-benar belajar menjadi baik buat diriku sendiri
Dan sekarang setiap kali aku memberikan kebaikan, murni karena aku ingin memberi, bukan lagi untuk "memberi makan ego." Hasilnya? aku terlihat jadi versi yg meaner tapi buat orang orang yang paham, mereka mengartikannya sebagai batasan
Peluk jauh untuk mereka yang sedang in a phase of trying to make peace with all the disappointment, without having to blame anyone for the pain they’re feeling. Itu memang salah satu tahap paling berat dalam life, but trust me and believe, you will get through this.