Susah bukan berarti nggak bisa, itu berarti butuh waktu lebih.
Jangan samain “ini susah” sama “ini mustahil.” Dua hal itu beda jauh, dan cara kamu ngelabelinnya nentuin seberapa jauh kamu mau coba.
Ya Allah, jauhkanlah aku dari banyaknya fikiran yang melelahkan, dari rasa takut yang berlebihan, dari gelisah yang merampas damai dalam diriku.
Lunakkan hatiku, tenangkan jiwaku, dan berikanlah aku ketenangan hati serta kejernihan fikiran, agar aku bisa menjalani hari hariku dengan penuh keikhlasan
lu pernah gasih nangis pas lagi stress dan capek bgt, terus tiba2 malah jadi nangisin keluarga, nangisin takdir, ekonomi dan nangisin kehidupan yang kek gini, bahkan sampe mikir “ini gua hidup disuruh Tuhan cuma buat ngerasain terpuruk kah? fase bahagianya kapan bjirrr”.
afirmasi positif :
mulai detik ini banyak hal baik datang kepadaku. aku sehat. aku kuat. aku tenang. aku bahagia. aku beruntung. rezeki datang dari segala arah. setiap usaha yang aku lakukan membawa hasil terbaik.
Bahasa tertinggi mencintai bukan
"I love you"
Tapi "I remember"
Contohnya:
"Aku beliin ini karena kamu pernah bilang kamu suka ini kan?"
"Aku lewat jalan ini keinget kamu suka mampir beli jajanan sini"
"Gak sengaja denger lagu ini, langsung keinget kamu"
Dicintai itu biasa.
Tapi diingat sampai hal kecil? Itu mahal.
Tolong normalisasikan :
Dari:
"Cari uang itu susah."
Menjadi:
"Alhamdulillah, sampai saat ini Allah masih mencukupkan rezeki kita. Semoga ke depannya Allah semakin melapangkan dan memudahkan rezeki kita. Aamiin."
seiring bertambahnya usia, permasalahan yang terjadi begitu kompleks.
tentang karir, asmara, keluarga, hingga masa depan.
kepala rasanya ingin pecah, hati harus tahan dengan luka, tubuh rapuh, emosi membara.
kenapa dulu bisa berkesimpulan bahwa dewasa itu menyenangkan?!
“lamaraannya sederhana”
“menikahnya sederhana”
“pestanya sederhana”
tapi setelah nikah ada punya mobil sendiri, rumah sendiri, keluarga kecil bahagia, usaha dimana-mana, dan punya mertua serta ipar yang baik.
Bahkan di titik terendah mu, saat dunia menyuruh berhenti, 37 triliyun sel di tubuh mu saling berbisik:
"bertahanlah, kami sedang melakukan segalanya untuk mu".
reminder of the day:
kupu-kupu berhenti saat hujan, karena itu akan merusak sayapnya. jadi it's okey untuk rest dan berhenti sejenak saat badai datang, nanti kamu akan terbang kembali setelah badainya reda. and when it does, yous keep going.
“kok lo suka banget tidur mulu sih?”
karema kalo gue tidur, gue gak overthinking, kepala gue gak berisik, gue gak melihat/membaca hal-hal yang triggering, gue menghilang aja gitu, i'm not existing for a while!
Lebaran kali ini pengennya sederhana aja: sholat Eid, habis itu pulang. Nggak ke mana-mana, nggak ketemu siapa-siapa. Di rumah aja, santai, nonton film, ngemil kue, kalau laper ya masak mie instan. Dua hari cukup kayak gitu.