Jadi paham kan kenapa Pak Ignasius Jonan dipecat dari menteri perhubungan oleh jokowi dan sampai sekarang ga dipakai lagi? Karena rezim jokowi dan rezim prabowo, gak suka orang bener dan pinter ๐ซฃ
Beberapa kekuatan besar di Indonesia kalo bersatu demo semua,
- Mahasiswa
- Ojol
- Supporter Bola
- Kelompok Silat, Sound Horeg dan Komunitas motor CB
- Ibu-ibu Muslimat
Cici-cici sama Koko-koko Citraland, PIK, Pondok Indah dan daerah lainnya nggak usah ikut turun gpp
Kalian bagian logistik
Jujur ya mahasiswa dan masyarakat sekarang lebih pinter loh, ga lagi berkoar koar di depan gedung politikus yang sudah di setting untuk kosong, tapi memanfaatkan spotlight jalanan ibukota, banyak banget gedung gedung tinggi yang dimana para manusia, orang orang penting, pengusaha pengusaha, bisa melihat langsung kejadian tersebut dari balik jendela, media juga lebih banyak yang datang dan menyoroti, keren ๐๐ป๐ญ๐ฅ
Musuh republik ini adalah pejabat korup dan buang buang anggaran, bukan rakyat yang vokal menagih hak haknya. Berhentikan MBG dan evaluasi total! Krisis ekonomi di depan mata!
Massa aksi dari berbagai elemen mahasiswa tetap bersikeras menggelar demonstrasi di kawasan Bundaran HI, Jakarta Pusat, Jumat (12/6/2026), meski sempat mendapat penyekatan dari aparat kepolisian di sejumlah titik.
Ketua BEM UI, Yatalathof Ma'shum Imawan, mengaku mahasiswa mengalami pengadangan saat bergerak menuju lokasi aksi. Menurutnya, penyekatan terjadi di beberapa titik, mulai dari Dukuh Atas, Semanggi, kawasan GBK hingga Fairmont.
Yatalathof menilai tindakan tersebut menghambat mahasiswa yang telah menyampaikan pemberitahuan aksi secara resmi kepada pihak kepolisian.
Ia juga mempertanyakan alasan aparat menghalangi rombongan mahasiswa yang hendak melaksanakan ibadah salat Jumat.
Sementara itu, Dimas Rumi Chattaristo Ketua BEM FH UI, mengatakan pihaknya sejak awal telah merencanakan aksi di Bundaran HI dan sudah menyampaikan surat pemberitahuan kepada Kepolisian. Namun, saat massa bergerak menuju lokasi, mereka justru dihadang oleh aparat.
Menurut dia, mahasiswa juga menolak usulan pengalihan lokasi aksi ke kawasan DPR/MPR maupun Patung Kuda. Massa tetap memilih Bundaran HI sebagai titik penyampaian aspirasi.
-
Selengkapnya kunjungi website dengan klik link di bio atau download aplikasi di AppStore dan Google Play Store.
#inilahNews #DemoBEM #Inilahcom #TitikTengah #titikcerah
Azril, Khariq, Yogi, Azhar hanya sedikit dari ribuan orang muda yang ditangkap paksa dan jadi korban kekerasan oleh aparat. Tapi di saat bersamaan bukannya reformasi TNI-Polisi yang warga dapatkan, justru mereka malah diberi hadiah berupa jabatan di pos-pos sipil ๐
Kepada para pemimpin republik, kami orang muda bukan musuh bangsa ini. Jangan kerahkan tentara dan polisi untuk membatasi suara kami.
Ajak kami berdialog dan penuhi tuntutan kami. Kami bukan penyebab krisis, para pejabat brengsek itu adalah penyebab kekacauan ini.
perwakilan mahasiswa UI:
"kami ini mahasiswa, tidak membawa senjata. jgn anggapi kami musuh, jgn hadapi kami dgn senjata"
"kami tidak ditunggangi, niat kami tulus untuk bangsa Indonesia"
terharu bgt. semoga dalam lindungan Tuhan buat teman-teman yg turun ke jalan ๐ฅน
@MuhammadTuhasan Apabila sudah di konfirmasi dari teller untuk nomor rekening apakah sudah sesuai dan diinfo pemilik rekening sudah sesuai & dana sudah masuk ke rekening penerima (salah infoin nomor rekening dari pemilik rekening, salah nya sendiri, ada aturan perbankan. Bs tdk aman rekening.
Katanya sudah dipastikan nomornya benar sebelum transaksi dilakukan. Tapi setelah uang terkirim, justru muncul tuntutan agar uang dikembalikan. ๐ค๐ธ
Di satu sisi, kesalahan input bisa terjadi pada siapa saja. Namun di sisi lain, ada pertanyaan besar: jika nomor sudah dikonfirmasi sebelum transaksi, siapa yang seharusnya bertanggung jawab?
Video ini memicu perdebatan di kalangan netizen. Menurut kalian, ini murni kesalahpahaman, kelalaian, atau ada hal lain yang perlu diwaspadai? ๐
Kalau kalian ada di posisi pemilik konter, apa yang akan kalian lakukan?
Jumat, 12 Juni 2026. BEM Universitas Indonesia akan menggelar aksi demo dengan beberapa substansi tuntutan. Di antaranya adalah:
- Hentikan program MBG dan Koperasi Merah Putih
- Hentikan pemborosan APBN
- Menurunkan harga BBM dan kebutuhan pokok
- Hentikan militerisme di ruang sipil