aku juga capek menjadi manusia yang harus selalu memahami orang orang di sekitarku, aku juga kesakitan menerima semua perlakuan egois mereka. tapi dimata mereka aku adalah sosok yang tidak pengertian. terkadang aku bingung apa yang tidak aku coba pahami dari apa yang selalu mereka beri padaku? disaat aku marah aku juga harus menerima amarah mereka dan memilih untuk meredam paksa amarahku sendiri, aku ngga boleh memberontak sedikitpun walau hanya sepatah kata. aku harus selalu menjelaskan banyak hal dan meminta maaf atasa segala kesalahan yang sebetulnya bukan salahku. aku harus mengerti kondisi mereka disaat aku juga kelelahan dengan semuanya. aku ngga pernah di beri ruang pengertian oleh siapapun akulah sosok egois tak berperasaan yang selalu salah ketika aku ingin menyuarakan isi hati dan amarah yang selalu aku pendam. entah sampai kapan, entah di dunia mana yang aku bisa menjadi aku yang bisa bebas menunjukkan ekspresiku sebagai manusia biasa tanpa adanya penghakiman.
@killersmachine [ lupa abang saya lurus banget. Rut itu kayak lagi siklus kawin gitu lah bagi alpha (dominan) jadi lebih agresif, lebih teritorial. Kalo gak hasrat biologisnya muncak. Hasrat berantemnya yang naik.
@killersmachine [ reply ]
: gak nyangka lo sepayah ini.
: dan gak nyangka (2) lo berhasil menipu gue dengan microwave itu.
: jauh jauh lah dari dapur gue.
— sent
@killersmachine [ reply ]
: kalo lo dirumah. Di kulkas ada chicken wings yang udah gue marinasi.
: JANGAN LO GORENG NTAR MELEDUG DAPUR.
: lo masukin air fryer aja yak. Please.
: ada sup jagung juga, ntu lo masukin microwave.
: nah selamat mencoba
— sent
i usually disappear. not because i want anyone to chase me, but because i don’t know how to explain what’s going on in my head without sounding like i’m asking for pity