izien menjelaskan dari sisi neuroscience.
setelah orgasme tubuh manusia mengalami perubahan zat kimia otak, dan ini yg bikin merasa tenang, ngantuk dan capek. ketika sagapung otak melepaskan dopamin (zat yg berhubungan dgn rasa senang&kepuasan), tapi setelah klimaks digantikan dengan hormon yg mendorong tubuh untuk beristirahat. contohnya, prolaktin: memberi sinyal pada tubuh untuk masuk ke fase istirahat, GABA: memperlambat aktivitas sistem saraf pusat. kombinasi ini yg membuat tubuh merasa rileks dan mengantuk setelah berhubungan seksual. hubungan seksual juga termasuk aktifitas fisik, mangkanya terasa capek. tapi rasa ngantuk setelah berhubungan seksual lebih banyak dialami oleh wanita daripada pria π
source: Gallup, G. G., Jr., Platek, S. M., Ampel, B. C., & Towne, J. P. (2020). Sex differences in the sedative properties of heterosexual intercourse. Evolutionary Behavioral Sciences https://t.co/2G4j4J9ZKR
α
udah, udah kakak hnghh. setiap ngentot sama kakak kaya mau gila rasanya. udah cum sampai pipis pipis juga, masih dirojokin kontol terus, masih dikucekin itilnya terus. kalau belum nangis belum distop sama kakak. πππ»
α
https://t.co/YrJYghWS2i