💔🇨🇻 La emotiva confesión de Vozinha, arquero de Cabo Verde, tras el histórico partido ante España.
“Trabajé toda mi vida para vivir este momento. Muchas generaciones soñaron con algo así y no pudieron lograrlo. Nosotros estamos aquí porque luchamos muchísimo para conseguirlo y merecíamos estar en este Mundial”.
Pero lo más duro llegó después:
“Después del partido lloré. Crecí con mis abuelos y ellos ya no están aquí para verlo. Lo dieron todo por mí. Mi mamá tampoco pudo venir por un problema con la visa; no conseguimos el dinero para completar el trámite a tiempo. Me hubiera encantado que estuviera aquí conmigo”.
🥹 Aun así, Vozinha cerró con orgullo:
“Estoy muy feliz por todo el pueblo de Cabo Verde”.
El fútbol también cuenta historias como esta 🇨🇻⚽️
Pelatih kepala tim nasional Senegal, Pape Thiaw, menjadi topik pembicaraan di Amerika karena pernyataan yang dibuatnya saat konferensi pers, terkait dengan ibadah sholat Jum'at
Wartawan :
"Hari ini ada angin yang sangat kencang di negara bagian New Jersey, dan petugas keamanan menyarankan anggota delegasi untuk tidak keluar demi keselamatan kalian... mengapa Anda tetap keluar untuk menunaikan sholat...?"
Pape Thiaw :
"Apakah ada yang lebih penting daripada sholat? saya rasa itu bukan urusan Anda... kalian takut pada angin, sementara kami takut kepada Allah, Zat yang menciptakan angin... kita datang ke sini untuk sebuah pertandingan hiburan, lantas kita lupa bahwa kita diciptakan untuk menyembah Allah...
Bahkan kalo final Piala Dunia FIFA digelar hari ini dan kami adalah salah satu tim finalisnya, kami tetap akan keluar untuk menunaikan sholat Jum'at, meski itu berarti kehilangan gelar juara...
Jangan ceramahi kami tentang ritual dan kewajiban agama kami..."
#PialaDunia
Baru 18 tahun, tapi Ayyoub Bouaddi bermain tanpa rasa gugup di panggung Piala Dunia. 🇲🇦🌟
Debutnya melawan Brasil langsung menunjukkan kenapa ia dianggap sebagai salah satu talenta muda paling menjanjikan milik Maroko. #FIFAWorldCup
Kalau ilmuwan itu Tuhan dan arwana itu kita, maka apa yang terjadi pada kita setelah di uji berkali?
Perhatikan diri sendiri, baru orang lain disekitar.
Kita tidak lebih dari seorang arwana dalam bertahan hidup di dunia.
Ada rasa takut, tapi mulai saja dulu.
[TIMNAS PUTRI INDONESIA]
Sudah sering saya bahas ini tim, untuk menjadi tim nasional yang kompetitif itu harus ada turnamen atau liga yang kompetitif, tapi ya tetap saja apa yang dilakukan pihak @PSSI, selalu bebal
Ibarat Timnas Putri ini adalah "Belati"
@womensfootie_id Ingat juga, ini Singapur dulu juga peserta AFF Cup loh
Tapi mereka berbenah, sekarang lihat kualitas nya,
Ini kita yang menurun, atau Singapur yang lebih bagus.?
Jangan sampai ada pisau dapur yang akan tajam dikemudian hari (re : Brunei, Malaysia, Timor-Leste, dll)