Makanya laki-laki dianjurkan untuk di rumah saja. Kalaupun mau keluar, ya harus ditemani sama pasangannya. Tidak boleh sendiri. Pun saat keluar, diperhatikan pakaiannya. Jangan sampai memperlihat tonjolan atau lekuk tubuh.
Ibaratnya kucing dikasih ikan asing, pasti dimakan.
Dulu kami kirim putra2 terbaik melalui Indonesia Mengajar dan Guru Garis Depan utk mengabdi ke pelosok sbg pengormatan thdp setiap jengkal wilayah NKRI.
Memberi stigma buruk pada Papua, Malut, dan daerah terluar NKRI sbg tujuan mutasi hukuman sama dgn menghukum daerahnya juga.
@aditoss@wickedbunnies Waduh kalo impian semua orang yg lelah kerja, kok bisa cewe2 yg kerja tetep kompeten. Kalo istri2 begitu jg, gmn nasib rumah dan anak2nya ya
Guys, gue mau ngasih info, terserah kalian mau percaya atau tidak, gue gak bakal detail banget cerita soal MBG, soalnya demi keselamatan emak gue juga, nah, mak gue sebagai guru cerita pada gue kalo dia ditugaskan untuk mengembalikan ompreng MBG setelah para siswa makan dan kualitas makanan yang dikasih itu lebih hina dari makanan binatang.
Guru-guru di sekolah emak gue ini tuh dibayar 20.000 rupiah dan dibagi jumlah guru yang bertugas soal ompreng MBG ini, hasil pembagiannya itu dapat sekitar 600 rupiah/hari, karena segitu gak layaknya, akhirnya emak gue dan guru-guru lain sepakat buat membagikan uang ini ke satpam sekolah, dan satpam sekolah emak gue dapat 20.000 rupiah/hari.
Kalian sendiri tau lah kan gimana peringatan, ancaman dan tindakan represif dari aparat yang ada di SPPG dan BGN itu tuh, mereka memberitahukan kalo cerita ini tuh jangan diberitahukan di sosial media, termasuk keseharian MBG di sekolah emak gue.
Tapi gue tetap bersuara mengenai hal ini, gue butuh banget bantuan kalian kalo gue kena masalah sama aparat karena cerita gue ini.
Maaf kalau bahasa gue kacau, karena gue sepenuhnya menyuarakan ini pakai hati dan gak pakai AI sama sekali
cc:threadmohammad_habbelda_zulfie
PELECEHAN!!! KESEL BANGET!
Sengaja banget ini nyentuh kupingnya!
Sentuhan fisik yang tidak diinginkan oleh anak, seperti mengelus rambut atau menyentuh bagian tubuhnya, apalagi yang sensitif, seperti telinga, termasuk ke dalam pelecehan pada anak. Apalagi di video ini anaknya nampak tidak nyaman!
Anak yang mengalami pelecehan seksual berpotensi mengalami PTSD, depresi, ansietas, rasa malu, gangguan tidur, tidak aman, hingga tidak percaya pada orang dewasa. Bahkan pada kondisi berat bisa berujung pada self-harm.
Jangan normalisasi tindakan seperti ini ya!
Sumber:
Hailes (2020). Long-term outcomes of childhood sexual abuse: an umbrella review.
@Evansigfar@Dtamtu@MiskinTV_ Standar ganda gmn, org korban laki2 aja yg belain malah perempuan, dan laki2 lain komennya malah apa? "Coba gua yg di posisi itu" dsb. Kalian2 sendiri yg menganggap itu biasa
@JoeJoe123adq @gooodpapa@MiskinTV_ Ya bisa aja blg gt, knp ngga? Byk kok cewe yg negor cewe lain kalo udh berlebihan bercandanya.
Tp kalo yg cowonya merasa itu biasa2 aja gmn kita belanya. Ada cowo yg jelas2 jd korban aja komen cowo2 malah "beruntung bgt" "pengen jg"
Notice how when a man breaks things after his team loses, it is seen as normal but when a woman reacts to street harassment, they “escalate their reactions x100”