dr @tirta_cipeng : “usaha dulu atau tawakkal dulu?”
aldi taher : “tawakkal dulu, baru dagang”
dr tirta : “rugi tetep bersyukur, untung tetep…?”
aldi : “rugi itu di neraka bang. jadi kalo org usaha/dagang, tiba tiba dia rugi, itu bukan rugi. tapi emg rezekinya segitu. syukuri”
dr tirta : 👏🏻👏🏻👏🏻👏🏻👏🏻👏🏻👏🏻
padahal udah sering denger ceramah ustadz soal rezeki
tapi entah kenapa, kata kata aldi taher yg kali ini ngena bgt ke hati gue dan berhasil bener bener ngubah perspektif gue soal rezeki wkwkwk 😹
Kamu mungkin ngerasa gak punya apa-apa. No privilege, no backing, no connection.
Tapi Allah punya cara dari arah yang gak kamu sangka, ngangkat kamu, dan mempertemukan kamu dengan orang-orang yang tepat, di waktu yang paling tepat juga.
Jadi tenang aja, yang kamu butuhin cukup percayakan sama Allah.
“Setiap kali seorang hamba memperbaiki prasangkanya kepada Allah, memperindah harapannya kepada-Nya, dan meneguhkan tawakkalnya, maka Allah tidak akan menyia-nyiakan harapannya sedikit pun; karena Dia tidak akan mengecewakan orang yang berharap kepada-Nya, dan tidak pula menyia-nyiakan amal seorang yang beramal.”
—Ibn al-Qayyim
By..
sesekali cobalah jangan hanya meminta rezeki yg banyak.
tapi mintalah kepada Allah untuk menghancurkan apa yg selama ini menghalangi rezeki itu datang kepada kita.
mintalah agar Allah mencabut
kesombongan yg menutup pintu rejeki,
kemalasan yg menghambat ikhtiar
kebiasaan buruk dan dosa yg merusak keberkahan,
dan rasa tidak bersyukur yg membuat hati selalu merasa kurang.
Doa yang ikhlas, intropeksi dan mensucikan diri adalah kunci pemuka jalan menuju rezeki illahi.🖤
Orang tua, saudara dll yang kita temui di kampung halaman dengan pertanyaan yang kita anggap mengganggu itu sebenernya ya hanya ingin berkomunikasi dengan baik saja, atau ingin menunjukkan perhatian, tapi hanya itu cara komunikasi yang mereka tahu..
cantik banget kalimat ini :
"Kalau hujan yang nyentuh kulitmu aja harus nempuh perjalanan sejauh itu buat sampai ke kamu, berarti semua hal yang emang buatmu; rezeki, kesempatan, jabatan, bahkan orang-orang yang tepat, semuanya lagi berproses menujumu."
trust the delay.
@vyowiz_ Jdi inget salah satu dialog di drakor, bahasa di dunia itu jumlahnya sama dengan jumlah manusia, karena setiap manusia memiliki bahasa mrk masing masing, itu knp kita sering salah paham
Ada tulisan cantik banget, kira-kira begini isinya:
“semoga kamu selalu dipertemukan dengan seseorang yang dapat berbicara bahasa mu, sehingga kamu tidak perlu menghabiskan waktu seumur hidup untuk menerjemahkan jiwamu..”
“Normalisasi ga usah ngasih THR”
“Normalisasi gausah silaturahmi”
Guys, jangan coba-coba hilangin vibes lebaran ya. Kalo pelit dan males sendirian aja gausah sembunyi dibalik normalisasi😅
Menurutku, orang-orang yang nggak punya circle pertemanan khusus, sering ke mana-mana sendirian, tapi tetap hangat dan nyambung di berbagai lingkungan, biasanya adalah orang yang hidupnya sudah secure.
Mereka nggak tergantung pada satu geng atau kelompok buat merasa cukup. Bisa makan sendiri, nonton sendiri, jalan sendiri tanpa merasa rendah diri. Tapi tetap ramah, tetap terbuka, dan tetap bisa bergaul dengan siapa saja tanpa kehilangan diri sendiri.