Iran yang Syiah sudah menyerang zionis
Irlandia yg Katolik sudah sejak lama mengecam zionis
Belgia yg Protestan belakangan memboikot zionis
Negara2 Arab yg Muslim Sunni? Yang tahu benar pentingnya kemanusiaan, ukhuwwah Islamiyyah & posisi Masjid Al Aqsa? Ngapain aja?
Modal Surat Izin Perkebunan Sawit, Kayu hutan dibabat. Jual ke Surabaya, Ekspor ke China. Jadi dah modal awal usaha! Tinggal pura2 tanam sawit, gk lama alasan... Gagal, Struktur tanah gk cocok untuk sawit.
HANYA di INDONESIA, babi yang TERTANGKAP ketika dipamerkan di muka umum akan DIDANDANI aparat dengan Kopiah Haji untuk yang jantan dan Jilbab untuk yang betina.
@MUIPusat@muhammadiyah@nahdlatululama
Cuman mau mengingatkan @officialMKRI, di lambang MK itu ada Garudanya sbg Simbol Lembaga Negara, dan bukan ada foto "Keluarga Jokowi".
Maka buktikan bahwa MK adalah Mahkamah Konstitusi Negara dan bukan Mahkamah Keluarga.
Paham ya?
Masa engga Paham?.
#ShareSampai1JutaAgarMKBaca
@choymarkochoy 9 cacing kremi sipit pada patungan demi kelangsungan hidup menguasai sumber alam Indonesia.
Duit yg dikeluarkan juga tak seberapa dibanding hasil yg mrk peroleh dari segala bidang. Emas, nikel, uranium, minyak, batu bara, dsb.
Mari Rakyat Akal Sehat kita bersatu langitkan doa.
Manusia Indonesia paling mahal sedunia namanya @aniesbaswedan
Utk menghambatnya jadi Presiden kalian garong uang negara Rp 400 Triliun buat Bansos
Sekarang utk melawan dia di MK kalian pakai ratusan Pengacara kondang!
Harus uang rakyat juga yang bayar semua pengacara ini?
"Sekarang saat-saat yang kritis, ada kekuatan-kekuatan yang punya uang merasa bisa menentukan siapa yang akan jadi bupati, wali kota, gubernur, bahkan presiden Republik Indonesia yang akan datang," kata Prabowo.
Dia tahu dan dipraktekkan.
https://t.co/8vCsrkFfX4
Teman² saya sudah dilepaskan dari polda metro jaya serta mendapatkan tanda tangan beberapa jahitan di kepala. Tetap semangat berjuang demi tegaknya keadilan dan kesejahteraan untuk seluruh rakyat.
- Hasta La Victoria Siempre -
"Misteri Angka 58, Misteri dalam Dunia Togel"
Sejak tanggal 13 Februari (satu hari sebelum pencoblosan) ada lembaga survei merilis perolehan suara Prabowo 58 % sampai tanggal 20 Maret, tetap sama. Ada apa? Kok bisa?
Sore hari, 14 Februari, hampir semua lembaga survei (QC), serempak memenangkan Prabowo di angka 58 %. Sebuah drakor yang luar biasa. Ada apa di balik misteri angka 58?
Soal misteri angka, ada buku bertajuk "The Mystery of Numbers" karya Annemarie Schimmel, layak dibaca. Annemarie Schimmel, orientalis Jerman, pernah ketemu Gus Dur (waktu itu GD masih presiden), diajak Dubes Jerman untuk Indonesia. Dia terkesan atas pertemuan tersebut:
"Topik obrolan kami sangat beragam. Dari mulai musik simponi nomor 9-nya Beethoven, politik, mazhab-mazhab sufi dalam Islam hingga sepakbola.”
Kembali ke angka 58 dalam perspektif Feng shui Cina, sebenarnya angka buruk, angka sial yang membawa kemiskinan, membawa kesengsaraan.
Tapi dalam sejarah pertogelan, angka 58 dikenal sebagai "salah satu angka rajah, angka yang dianggap memiliki kekuatan magis atau spiritual." Ada yang mengatakan angka 58 ini, memiliki hubungan dengan kuasa mistis dan dapat membawa pemiliknya memperoleh keberuntungan, kesejahteraan dan kekayaan. Atas kepercayaan inilah, para penjudi meyakini angka 58 dapat membawa hoki dan mereka melakukan ritual khusus tuk pasang taruhan agar gol. Angka 58 dianggap punya vibrasi positif dalam dunia pertogelan, dunia perjudian. Anehnya, sampai sekarang para penjudi tak bisa memberi alasan secara spesifik kenapa memilih angka 58 bukan 57 atau 59. Alasan yang berkembang saat ini, hanya cerita dari mulut ke mulut. Angka 58 masih jadi misteri.
Dugaan saya, Pak Jokowi sebagai Bapak Mistik Indonesia, ikut cawe-cawe soal misteri angka 58 ini.
@prabowo@jokowi
Dua guru besar Fakultas kedokteran baru saja dipecat, dgn berbagai alasan hanya krn berani mengkritik kebijakan kesehatan yg makin amburadul..
Dokter- dokter yg kritis dapat surat panggilan termasuk saya sehingga akhirnya banyak yg terpaksa memilih diam
Jika penguasa anti kritik, maka kebijakan yg berjalan tidak akan mencapai tujuan, apalagi jika terus mengabaikan para ahlinya
Akankah kita terus berdiam, memilih jalan aman walaupun akhirnya hidup semakin tertekan dalam kesengsaraan..??
Mari tentukan nasib kita ✊️